Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFEKTIVITAS SENAM AEROBIK LOW IMPACT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI KELURAHAN MELEBUNG Sivia Nora Anggreini; Khairannisa Khairannisa; Isna Ovari
Ensiklopedia of Journal Vol 5, No 4 (2023): Vol. 5 No. 4 Edisi 3 Juli 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v5i3.1881

Abstract

Hypertension is a condition of an abnormal increase in blood pressure and takes place continuously on several blood pressure checks to maintain normal blood pressure, hypertension occurs when the blood pressure is more than 140/90 mmHg. One of the non-pharmacological treatments for hypertension can be done with low impact aerobic exercise. The purpose of this study was to determine the effectiveness of low impact aerobic exercise on reducing blood pressure of hypertensive patients in the Melebung sub-district. This research method uses a descriptive method that uses a nursing care approach. So that there is a decrease in blood pressure after being given a low impact aerobic exercise intervention in patients with hypertension. Suggestions from low impact aerobic exercise interventions can be used as an effective way to control blood pressure in patients with hypertension.Keywords: Hypertension, Low Impact Aerobics.
Efektivitas Bueger Allen Exercise Berbasis Caring Education Terhadap Peningkatan Aktivitas Fungsional Ekstremitas Bawah Pada Lansia Di PSTW Husnul Khotimah Provinsi Riau Chindy Mariskha Andriani; Awaliyah Ulfah Ayudytha; Isna Ovari; Cucup Paradila
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 12 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia dan sering dikeluhkan oleh keluarga yang mempengaruhi ektremitas bawah yaitu kurang bergerak yang mengakibatkan gangguan pada sirkulasi, mudah jatuh akibat dari kekakuan sendi serta otot. Buerger Allen Exercise direkomendasikan sebagai salah satu pilihan dalam meningkatkan sirkulasi pada extremitas bawah dan bagi lansia. Masalah dalam kajian ini adalah bagaimana efektivitas Bueger Allen Exercise berbasis caring education terhadap peningkatan aktivitas fungsional ekstremitas bawah pada lansia di PSTW Khusnul Khotimah Provinsi Riau, dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas Bueger Allen Exercise berbasis caring education terhadap peningkatan aktivitas fungsional ekstremitas bawah pada lansia. Populasi berjumlah 66 orang. Menggunakan analisis PICOT dalam pencarian artikel penerapan EBNP (Evidance Based Nursing Practice). Setelah dilakukan kegiatan Bueger Allen Exercise terdapat perbedaan yang signifikan pada peningkatan aktivirtas ekstremitas bawah pada lansia sebelum dan sesudah.
Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Perawat dalam Menerapkan Pencegahan Resiko Jatuh pada Pasien Awaliyah Ulfah Ayudytha Ezdha; Melani Noval Dwi Juliana; Dwi Elka Fitri; Isna Ovari
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 6 (2025): Desember 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i6.1095

Abstract

Pencegahan risiko jatuh merupakan bagian penting dari keselamatan pasien dan menjadi salah satu indikator nasional mutu pelayanan rumah sakit. Namun, tingkat kepatuhan perawat dalam menerapkan pencegahan risiko jatuh masih bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam menerapkan pencegahan risiko jatuh pada pasien di ruang rawat inap RS Pekanbaru Medical Center. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian adalah seluruh perawat yang bekerja di ruang rawat inap RS Pekanbaru Medical Center sebanyak 47 orang dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Fisher’s Exact Test, karena asumsi uji chi-square tidak terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 53,2% perawat patuh dalam menerapkan pencegahan risiko jatuh. Mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan cukup (66%), motivasi sedang (87,2%), dan sikap baik (89,4%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kepatuhan perawat dalam menerapkan pencegahan risiko jatuh (p = 0,001). Sementara itu, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi (p = 0,134) dan sikap (p = 0,052) dengan kepatuhan perawat.