Reyno Iksan Derizky
Fakultas Hukum Universitas Udayana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONSEKUENSI HUKUM PENIMBUNAN MASKER DAN TABUNG OKSIGEN DI MASA PANDEMI COVID-19 Reyno Iksan Derizky; I Made Sarjana
Kertha Negara : Journal Ilmu Hukum Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Kertha Negara : Journal Ilmu Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this article is to find out and analyze the legal provisions and instruments for mask and oxygen tube stockpiling actions during the pandemic COVID-19 as well as finding out the legal sanctions or accountability for mask and oxygen tube stockpiling actions during the pandemic COVID-19. This article uses normative legal research that uses statutory and comparative approach. Based on the results of the analysis, it is known that legal provisions and instruments for mask and oxygen tube stockpiling actions during the pandemic COVID-19 are contained in Pasal 29 ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, Pasal 4 and 5 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, and Pasal 12 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. If a business actor is found to have committed an act of stockpiling mask and oxygen tube during pandemic COVID-19, the business actor may be subjected to administrative and criminal sanctions as regulated in Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan and Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Keywords: Stockpiling, Trade Competition, Monopoly
Implikasi Hukum Kesalahan Dalam Salinan Akta Notaris Terhadap Keautentikan Akta Asli Reyno Iksan Derizky; I Wayan Novy Purwanto
Acta Comitas : Jurnal Hukum Kenotariatan Vol 10 No 01 (2025)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/AC.2025.v10.i01.p11

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji akibat hukum kesalahan atau kekeliruan pada salinan akta notaris terhadap keaslian akta aslinya. Fokus penelitian ini adalah mengenai dampak kesalahan atau kekeliruan pada salinan tersebut terhadap kekuatan pembuktian akta otentik dan tanggung jawab hukum notaris yang diatur dalam Pasal 51 Peraturan Nomor 2 Tahun 2014 serta Pasal 1870 dan 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Republik Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif melalui studi kepustakaan, dengan fokus pada analisis produk hukum dan pustaka yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kesalahan atau kekeliruan pada salinan tidak mempengaruhi keabsahan akta aslinya, namun dapat menurunkan status salinan akta dari akta notaris otentik menjadi akta di bawah tangan, sehingga kekuatan pembuktiannya menjadi berkurang. Kesalahan atau kekeliruan tersebut juga dapat mengakibatkan tanggung jawab hukum bagi Notaris, baik secara administratif maupun perdata, terutama jika terbukti menimbulkan kerugian bagi pihak terkait. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya ketelitian dalam penyusunan dan penjiplakan akta, khususnya akta notaris, dan menyoroti perlunya peningkatan pengawasan terhadap profesi notaris untuk mengurangi potensi kesalahan atau kekeliruan. Ada beberapa upaya perbaikan, seperti melalui pencatatan resmi atau addendum, yang harus dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum guna menjaga integritas dokumen hukum.