Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Indentifikasi Miskonsepsi Bioteknologi Pada Calon Guru Biologi dalam Penerapan Model STM Mar'atul Afidah afidah; Ribut Wahyu Eriyanti; Atok Miftachul Huda
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 3 (2023): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v21i3.12475

Abstract

ABSTRAK Sebagai calon mahasiswa calon guru harus terbebas dari miskonsepsi, pemahaman konsep sangat diperlukan dalam pembelajaran dan juga dalam kehidupan sehari-hari, jika pemahaman konsep kuat maka siswa dapat berkembang dan memahami konsep yang lebih tinggi, pentingnya menganalisis miskonsepsi khususnya pada materi bioteknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis miskonsepsi bioteknologi pada mahasiswa pendidikan biologi dalam penerapan model STM. Jenis penelitian ini termasuk penelitian deskriptif yang berfungsi untuk mendeskripsikan miskonsepsi yang terjadi pada siswa. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pre-test dan post-test. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes penguasaan konsep yang dilengkapi dengan angket keyakinan terhadap jawaban dengan skala likert. Teknik analisis data penelitian menggunakan teknik Certainty of Response Index (CRI) dan persentase tingkat miskonsepsi. Hasil penelitian diketahui bahwa mahasiswa mengalami miskonsepsi pada pengetahuan awalnya sebesar 37,8 % berada pada kategori sedang, sedangkan pada hasil analisis setelah pembelajaran melalui penerapan model STM mahasiswa mengalami miskonsepsi dengan menunjukkan nilai sebesar 55,2 % pada kategori tinggi. Temuan yang diperoleh adalah penerapan model STM dapat menimbulkan miskonsepsi pada mahasiswa pendidikan biologi.
Problem Dalam Menggunakan Mesin Terjemahan: Error Dalam Menterjemahkan Teks Bahasa Inggris ke dalam Bahasa Indonesia Refika Andriani; Ribut Wahyu Eriyanti; Atok Miftachul Huda
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2622

Abstract

Perkembangan teknologi dalam proses pembelajaran yang terjadi begitu masif memberikan berbagai kemudahan bagi para pelakunya. Seiring dengan perkembangan tersebut, akhir-akhir ini penggunaan mesin terjemahan online mencuri perhatian bagi sebagian besar penerjemah ataupun mahasiswa dalam menyelesaikan tugas mentransfer informasi, ide, ataupun pesan dari satu bahasa ke bahasa lainnya. Aplikasi terjemahan menjadi sebuah media yang menarik karena memiliki banyak fitur yang memberikan kemudahan-kemudahan bagi para penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan informasi terkait dengan kesalahan-kesalahan dalam menerjemahkan sebuah teks berbahasa inggris ke dalam bahasa Indonesia dengan menggunakan mesin terjemahan yang dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Pendidikan dan Vokasi Universitas Lancang Kuning. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif kuantitatif dengan sumber data pada penelitian ini ialah teks report yang disadur dari sumber cnn.com dengan judul artikel Authorities find Boat of Slain British Journalist and Indigenous Expert in Brazilian Amazon. Adapun hasil dari penelitian ini ialah terdapat kesalahan pada aspek sintaktik sebanyak 73 dengan tingkat persentasi 14.5 % dan kesalahan pada aspek leksikal sebanyak 447 dengan tingkat persentasi sebesar 85.5 %. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam menerjemahkan, keberadaan sebuah media atau alat yang dikenal sebagai mesin terjemahan pada dasarnya adalah sebuah alat bantu yang mana untuk mencapai hasil terjemahan yang memenuhi standar akurasi, keberterimaan, dan keterbacaan, seorang penerjemah harus tetap menggunakan pengetahuan dan keterampilannya dalam memoles kalimat ataupun teks sehingga mampu menghasilkan terjemahan yang berkualitas sesuai dengan standar.