Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Anggaran Operasional Dan Realisasinya Sebagai Alat Bantu Manajemen Dalam Penilaian Kinerja Perusahaan (Study Kasus Oakwood Premier Cozmo Jakarta) Budi Bagaskoro; Aulia Jihan
Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 2 No. 3 (2017): Jurnal Sains Terapan Pariwisata
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hotel merupakan akomodasi yang menggunakan sebagian atau seluruh bangunan dengan menyediakan jasa penginapan, makanan minuman serta jasa penunjang lainnya bagi umum yang dikelola secara komersial. Anggaran perusahaan merupakan rencana tentang kegiatan perusahaan yang didasari oleh uang, meskipun tidak semua rencana didasari oleh anggaran. Rencana ini mencakup berbagai kegiatan operasional yang didasari oleh cash flow dan dikenal dengan istilah Budget Perusahaan. Dengan adanya budget perusahaan maka pihak manajer dapat mengendalikan dan melakukan kontrol terhadap biaya yang akan dikeluarkan serta dapat dijadikan pedoman umum atau pemberi arah kerja yang tepat bagi pihak pelaksana dalam usaha pencapaian tujuan perusahaan. Analisis varians dalam penelitian ini adalah proses untuk mengidentifikasi adanya penyimpangan antara biaya produksi yang dianggarkan dengan realisasi biaya produksi yang terjadi. Analisis varians dapat dilakukan untuk menganalisis data yang berasal dari beberapa jenis dan desain penelitian. Selisih tahun 2014 sebesar Rp.18.170.253 meningkat pada tahun 2015 sebesar Rp.535.943.681 kemudian selisih menurun pada tahun 2016 sebesar Rp.-847.787.920 Anggaran yang disusun sifatnya tetap (fix), sehingga tidak dapat dipergunakan secara efektif, apabila terjadi penyimpangan dari yang telah direncanakan tidak bisa menyesuaikan terhadap anggaran. Sebaiknya perusahaan melakukan analisis variance biaya yang terjadi, sehingga penyebab terjadinya selisih dapat diketahui dengan cepat untuk menghindari terjadinya pemborosan atau hal yang tidak menguntungkan bagi perusahaan.
Strategi Hotel Manager Dalam Menangani Service-Related Complaints (SRC) Pada Budget Hotel Red Planet Nicko Gana Saputra; Budi Bagaskoro; Armand; Reza Imani Syawal; Vania Aurellia
Jurnal Sains Terapan Pariwisata Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Sains Terapan Pariwisata
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/jstp.v8i1.236

Abstract

Tujuan: Penelitian ini ditujukan untuk mencari tahu dan menjelaskan cara hotel manager hotel Red Planet dalam menangani service related complaints. Keluhan merupakan sebuah hal yang lazim terjadi di hotel. Penanganan keluhan adalah salah satu skill yang sangat diperlukan di industri servis, karena itu adalah sebuah kewajiban untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dengan tujuan untuk meningkatkan penilaian hotel dan sebuah tanda kepada hotel untuk meningkatkan pelayanan mereka.Terdapat 4 jenis keluhan, antara lain: Mechanical complaint, Attitudinal Complaint, Service Related Complaint, Unusual Complaint. Dalam penelitian ini penulis akan melakukan penelitian yang berkaitan dengan service-related complaint di hotel Red Planet Jakarta.Metode: Penelitian ini adalah penelitian kualitatif-deskriptif yang menggunakan observasi dan wawancara sebagai metode untuk pengambilan data.Implikasi: Populasi dalam penelitian ini adalah hotel manager serta staf meja depan atau resepsionis di hotel Red Planet. Hasil data yang terkumpul kemudian akan dijabarkan secara deskriptif.
Studi Kelayakan Bisnis pada Suluh & Salt Budi Bagaskoro; Alexcius Renold Yohan; Sahlan Toro; Ria Aryani; Muchamad Chilmi; Angennisa Prima Meidina
Journal of Social Service and Empowerment Vol. 3 No. 1 (2026): Journal of Social Service and Empowerment (JOSSE)
Publisher : Politeknik Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56743/josse.v3i1.478

Abstract

  ABSTRACT Tujuan: Untuk mengetahui kelayakan usaha pada Suluh & Salt yang merupakan produk home industri, terdapat aspek nonfinansial  yang ditinjau, yaitu aspek hukum, aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis dan teknologi, serta aspek lingkungan hidup dan aspek finansial yang di analisis dengan metode net present value (NPV), internal rate of return (IRR), net benefit/cost (Net B/C), payback periode (PP), break event point (BEP). Metodologi: Metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan studi literatur. Teknik analisis kualitatif untuk menilai aspek hukum, aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis dan teknologi serta aspek lingkungan hidup, dan analisis kuantitatif untuk menilai aspek finansial. Implikasi: Menunjukan bahwa Suluh & Salt: (1) Ditinjau dari aspek hukum Suluh & Salt dinyatakan “belum layak” untuk dijalankan karena belum memiliki izin apapun, (2) Ditinjau dari segi aspek pasar dan pemasaran, Suluh & Salt dinyatakan “layak” untuk dijalankan, (3) Ditinjau dari aspek teknis dan teknologi Suluh & Salt dinyatakan “layak” untuk dijalankan, (4) Ditinjau dari aspek lingkungan hidup Suluh & Salt dinyatakan “layak” untuk dijalankan, (5) Ditinjau dari aspek finansial Suluh & Salt dinyatakan “layak” untuk dijalankan tetapi dengan catatan yaitu ada satu metode dari aspek finansial yang masih belum tercapai yaitu net benefit/cost (Net B/C). Kata kunci: Kelayakan Usaha, Aspek Nonfinansial, Aspek Finansial, Home Industri ABSTRAK Purpose: The purpose is to determine the business feasibility of Suluh & Salt, a home industry product, in terms of non-financial aspects, namely legal aspects, market and marketing aspects, technical and technological aspects, environmental aspects, and financial aspects, which are analyzed by the net present value (NPV) method, internal rate of return (IRR), net benefit/cost (Net B/C), payback period (PP), and break even point (BEP). Methodology: The data collection method used observation techniques and literature studies. The data analysis technique assessed legal, market, and marketing aspects, technical and technological aspects, and environmental aspects, and quantitative analysis assessed financial aspects. The type of data used for this research consists of internal and external data, which are both qualitative and quantitative. Implications: The results of this study indicate that Suluh & Salt: (1) In terms of the legal aspect, Suluh & Salt is declared "not feasible" to run because it does not have any permits, (2) In terms of market and marketing aspects, Suluh & Salt is stated " feasible” to run, (3) From a technical and technological perspective, Suluh & Salt is declared “feasible” to run, (4) From an environmental perspective, Suluh & Salt is declared “feasible” to run, (5) From a financial perspective, Suluh & Salt & Salt was declared "feasible" to run but with a note that there is one method from the financial aspect that has not been achieved, namely net benefit/cost (Net B/C). Keywords: Business Feasibility, Non-financial Aspects, Financial Aspects, Home Industry