Iman sulaiman
STIPER Belitang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Potensi Kesiapan Petani Padi Sawah untuk Bisa Menerima Rencana Program Pengembangan Usaha Sutera Kerakyatan di Kawasan Irigasi Teknis Kecamatan Belitang Iman sulaiman; Maryadi; Mirza Antoni
Jurnal Bakti Agribisnis Vol. 3 No. 01 (2017): Jurnal Bakti Agribisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Belitang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.287 KB) | DOI: 10.53488/jba.v3i01.19

Abstract

The purposes of this research were to : (1) Measure the potential yard, free time, farmer’s income and potential of readiness farmers in establishing PUSK programme at the area technical irrigation channels, (2) Analyze opportunity of farmer’s decision to be clasified in accordance with social economic potenttially in PUSK programme. The research was conducted in Belitang Sub District OKU Timur Regency. This research was done on April until August 2015 by survey and disproporsionated stratified random sampling method, and also took 63 samples. The research found that farmers have a yard > 200 m2 were 93,65% and the free time of work were 169.045 HOK/year. While, the average farmer’s income were Rp.19.378.276./ha/year. The farmers might be potential and comitmen in PUSK proggram were 74,60%. There were correlation of the readness farmers with perseption farmers as supporting PUSK proggram α = 5 %, so PUSK proggram PUSK can to buid.
ANALISIS USAHA PERLEBAHAN TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA TANI DESA SIPATUHU 1 BANDING AGUNG KABUPATEN OKU SELATAN Iman Sulaiman
Jurnal Bakti Agribisnis Vol. 1 No. 01 (2015): Jurnal Bakti Agribisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Belitang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.415 KB) | DOI: 10.53488/jba.v1i01.33

Abstract

The purpose of this research were to : (1) To find out how much income and contributions received from businesses in the village beekeeping Sipatuhu, (2) To determine the feasibility of beekeeping in the village Sipatuhu. This study was conducted at the District Court of Appeal Sipatuhu 1 South OKU. The determination of this research is done intentionally (purposive), arguing there is only one beekeeping businesses in the village Sipatuhu 1 District of South OKU District Court of Appeal. Research has been conducted in May and June 2013. The study found that the average cost of production enterprises Apis mellifera beekeeping for one year is Rp 2,144,757, Rp reception 8.53125 million / year and an income of Rp 6,386,493 / year , Value beekeeping business contribution to the family income Apis mellifera is small with a value of 4.8%. Rated feasibility of Apis mellifera beekeeping Rp 47,224,232 NPV, IRR 130.81% and Net B / C of 6.94.
Analisis Tataniaga Beras di Desa Tugu Harum Kecamatan Belitang Madang Raya Kabupaten OKU Timur Iman Sulaiman; Zulkarnain
Jurnal Bakti Agribisnis Vol. 8 No. 02 (2022): Jurnal Bakti Agribisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Belitang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.186 KB) | DOI: 10.53488/jba.v8i02.144

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) mengetahui margin pemasaran di lembaga pemasaran beras di Desa Tugu Harum Kecamatan Belitang Madang Raya Kabupaten OKU Timur, 2) mengetahui farmer share di saluran pemasaran I, II, dan III pada tataniaga beras di Desa Tugu Harum Belitang Madang Raya Kabupaten OKU Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata–rata margin pemasaran pada produsen beras adalah Rp 2.927,87/kg, pedagang pengumpul adalah Rp 950,00/kg, dan pedagang pengecer adalah Rp1.050,00/kg. Rata – rata farmer share yang diperoleh petani pada saluran pemasaran I sebesar 57,59 %, saluran pemasaran II sebesar 50,61%, dan saluran pemasaran III, sebesar 44,64%.
Analisis Kinerja Penyuluh Pertanian Dalam Peningkatan Pendapatan Petani Padi Sawah di Kecamatan Belitang Madang Raya Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Ary Eko Prastya Putra; Iman Sulaiman; Arief Nurhidayad
Jurnal Bakti Agribisnis Vol. 11 No. 02 (2025): Jurnal Bakti Agribisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Belitang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53488/jba.v11i02.189

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) mendeskripsikan bentuk dan pelaksanaan kinerja penyuluh pertanian dalam pendampingan kepada petani padi sawah di Kecamatan Belitang Madang Raya. 2) menggali persepsi, pengalaman, dan respons petani terhadap peran penyuluh pertanian dalam mendukung kegiatan usahatani padi sawah. 3) mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas kinerja penyuluh pertanian dalam upaya peningkatan pendapatan petani padi sawah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Penyuluh Pertanian Berdasarkan hasil analisis deskriptif terhadap sembilan indikator, secara umum kinerja penyuluh pertanian dinilai baik oleh petani. Indikator dengan skor tertinggi adalah "Program Penyuluh" (mean 4,2381), sementara indikator dengan nilai terendah namun tetap positif adalah "Kemitraan Usaha" (mean 3,7802). Hal ini mengindikasikan bahwa pelaksanaan kegiatan penyuluhan telah berjalan secara efektif, meskipun terdapat aspek yang masih dapat ditingkatkan. Persepsi dan Pengalaman Petani terhadap Penyuluh Hasil temuan kualitatif menunjukkan bahwa petani memandang penyuluh sebagai sumber informasi dan pendamping teknis yang membantu mereka dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan budidaya, serta produktivitas. Meskipun belum berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan, petani merasakan manfaat dalam efisiensi usaha dan akses informasi. Kendalaang dihadapi adalah keterbatasan jumlah penyuluh dan luas wilayah binaan. Hubungan Kinerja Penyuluh dengan Pendapatan Petani Hasil analisis korelasi Pearson menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara ind ikator kinerja penyuluh dan pendapatan petani. Namun, beberapa indikator seperti "Rencana Kerja", "Kemitraan Usaha", dan "Produktivitas Agribisnis" menunjukkan hubungan positif lemah yang relevan secara praktis. Sedangkan Pengaruh Kinerja Penyuluh terhadap Pendapatan Petani Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa kinerja penyuluh secara simultan hanya mampu menjelaskan 8,9% variasi pendapatan petani (R Square = 0,089), dengan nilai ignifikansi sebesar 0,439 (> 0,05). Meskipun tidak signifikan secara statistik, indikator "Rencana Kerja Penyuluh" memiliki kontribusi paling besar secara praktis dalam memengaruhipendapatan