Hanityo Adi Nugroho
Universitas Muhammadiyah Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Desa Sumogawe dalam Pembuatan Pupuk Organik dengan Metode Fermentasi Em4 Slamet Saefudin; Apondala Apondala; Ilham Yustar Afif; Dini Cahyandari; Purnomo Purnomo; Achmad Solichan; Hanityo Adi Nugroho
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v6i3.1892

Abstract

Desa Sumogawe, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, mayoritas penduduknya adalah peternak susu sapi yang menghasilkan limbah kotoran sapi melimpah. Banyaknya kotoran sapi yang dihasilkan sampai saat ini belum mampu dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat sebagai produk yang bermanfaat. Pemanfaatan kotoran sapi salah satunya dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa Sumogawe dengan memberikan informasi dan praktik cara pembuatan pupuk organik dengan fermentasi menggunakan bakteri Effective Microorganisms 4 (EM4). Metode yang dilakukan meliputi sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk organik dari limbah kotoran sapi yang dicampur dengan air cucian beras dan bakteri EM4. Setelah dilakukan sosialisasi masyarakat menyadari pentingnya pengolahan limbah sapi dan cara pengolahan menjadi pupuk dengan fermentasi bakteri EM4. Kegiatan pelatihan dengan praktik langsung telah berhasil membuat produk pupuk berbahan kotoran sapi yang dikemas dengan baik. Dari kegiatan ini, masyarakat mendapat pengetahuan dan mampu membuat pupuk organik untuk tanaman warga tanpa harus membeli pupuk di pasaranKata kunci: Pupuk organik, Kotoran sapi, Fermentasi, EM4
Peningkatan Keterampilan Menggambar Teknik menggunakan Software CAD untuk siswa SMK Saefudin, Slamet; Afif, Ilham Yustar; Raharjo, Samsudi; Nugroho, Hanityo Adi; Cahyandari, Dini; Subri, Muhammad; Zein, Husein Aliy Syamsu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyrakat Teknik (JPMT)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jpmt.6.2.91-97

Abstract

SMK Bina Utama Kendal baru-baru ini melaksanakan pengenalan robotika melalui pelatihan dan program ekstrakurikuler bagi siswa-siswinya. Pelatihan ini menitikberatkan pada keterampilan desain dan pembuatan rancangan menggunakan perangkat lunak 3D, dengan Solidwork sebagai salah satu software yang digunakan untuk mendesain objek, baik dalam format 2D maupun 3D. Pelatihan Solidwork memiliki peran strategis dalam mendukung pembelajaran robotika di sekolah ini. Dalam pelatihan ini, peserta akan memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengoperasikan perangkat lunak tersebut. Materi pelatihan mencakup berbagai fitur dan fungsi Solidwork, termasuk pembuatan model 3D. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman siswa-siswi SMK Bina Utama mengenai perangkat lunak Computer Aided Design (CAD) Solidwork serta meningkatkan kemampuan mereka dalam menggambar teknik menggunakan CAD Solidwork. Metode pelatihan yang digunakan adalah melalui sesi pelatihan langsung. Pengukuran hasil pelatihan dilakukan melalui pre-test dan post-test, serta penilaian terhadap hasil gambar yang dihasilkan peserta pelatihan sesuai dengan ketentuan dalam gambar teknik. Hasil dari kegiatan pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan kemampuan menggambar teknik para peserta. Dengan penguasaan Solidwork, peserta pelatihan diharapkan dapat merancang, menguji, dan mengoptimalkan robot dengan lebih efisien. Hal ini tidak hanya mendukung pembelajaran robotika, tetapi juga mendorong inovasi dalam desain serta meningkatkan daya saing mereka di bidang ini
Pelatihan Pengamatan Kondisi Terumbu Karang Menggunakan Metode Reef Check di Taman Nasional Taka Bonerate, Sulawesi Selatan Hanityo Adi Nugroho; Muhammad Yusuf; Aulia Seto Sandhi Sanova; Aditano Yani Retawimbi; Bayu Munandar; Elsa Lusia Agus
Journal of Community Development Vol. 5 No. 1 (2024): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v5i1.245

Abstract

Taman Nasional Taka Bonerate (TNTB) merupakan kawasan konservasi yang mempunyai ekosistem asli pesisir dan dikelola dengan sistem zonasi. Sistem ini bertujuan untuk kegiatan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata dan rekreasi. Beberapa ekosistem pesisir yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan penelitian dan wisata diantaranya adalah terumbu karang dan Lamun. Kegiatan ini bertujuan untuk pelatihan pengamatan kondisi terumbu karang sebagai upaya menjaga kelestarian ekosistem taman nasional. Kegiatan ini meggunakan metode reef check, dimana metode ini merupakan yang paling efektif dalam pemantauan terumbu karang. Keunggulan metode ini yaitu mudah dilakukan, tetapi memiliki hasil yang detail untuk pengelolaan kawasan terumbu karang. Metode ini telah terstandarisasi internasional dan dikenal dengan EcoDiver. Kegiatan dilaksanakan tanggal 28-29 November 2023 di Pulau Tarupa, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Peserta kegiatan adalah masyarakat dan karang taruna Pulau Tarupa, Balai TNTB dan mahasiswa Undip. Kegiatan terbagi menjadi 2 sesi, hari pertama pelatihan di ruang dan hari ke-2 pelatihan di laut. Materi pelatihan yaitu pengenalan metode reef check, pemilihan lokasi pendataan, identifikasi indikator ikan, identifikasi indikator substrat, dan identifikasi indikator invertebrata. Simulasi pendataan pertama dilakukan di darat dengan menggelar line transect sepanjang 100 m, kemudian line transect di bagi 4 segmen pendataan dengan jeda 5 m. Selanjutnya peserta melakukan simulasi pendataan kedua di pantai pulau Tinabo besar mengunakan peralatan selam. Simulasi ini peserta dibagi menjadi 2 tim berdasarkan 2 kedalaman pendataan terumbu karang yaitu kedalaman 2-6 m dan 6-12 m. Kegiatan ini telah meningkatkan pengetahuan masyarakat dan stackholder terkait tentang pemantauan kondisi ekosistem terumbu karang, khususnya di TNTB.