Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : KOPEMAS

MEMBANGUN KESADARAN LINGKUNGAN SEJAK DINI MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN SAMPAH Naimatul Hasanah; A Rifqi Firmansyah; Trifita Aisyah M. A
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah sampah di Indonesia menjadi isu yang kompleks akibat pertumbuhan jumlah penduduk dan aktivitas manusia yang meningkatkan volume sampah. Penanganan sampah yang tidak efektif dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan. Artikel ini membahas kegiatan sosialisasi pemilahan sampah di SDN 2 Gunungrejo, Kecamatan Singosari, yang dilaksanakan oleh Kelompok 9 KSM-T UNISMA pada 21-23 Agustus 2024. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa kelas 1 hingga 3 tentang pentingnya pemilahan sampah organik dan anorganik. Metode yang digunakan meliputi pemaparan materi, diskusi, demonstrasi, dan pembagian pamflet. Hasil sosialisasi menunjukkan peningkatan pemahaman siswa dalam memisahkan sampah dan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Evaluasi kegiatan juga menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan siswa sejak dini, diharapkan dapat menjadi kebiasaan yang terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA DUNUNGREJO MELALUI PEMANFAATAN MINYAK JELANTAH MENJADI LILIN AROMATERAPI Naimatul Hasanah; Brendah Gita Cahyani; Kiki Setyowati; Nanik Diah Safitri; Amelia Putri Firdaus; Ainun Ulumi; Daffanta Rayya Elsandy; Ahmad Hamidan Barelvi; Utin Aila Fhariha; Yusrin Riszkiyah; Rejina Cecilia Nugraha; Romi Chandra Bahari
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencemaran lingkungan akibat pembuangan minyak jelantah sembarangan merupakan masalah yang masih banyak terjadi di berbagai wilayah, termasuk di Desa Gunungrejo, Kecamatan Singosari. Limbah minyak jelantah dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, baik pada tanah maupun air, dan mempengaruhi ekosistem secara negatif. Untuk mengatasi masalah ini, kelompok 10 KSM-Tematik Universitas Islam Malang (UNISMA) berinisiatif mengadakan sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan limbah yang baik serta memberikan solusi alternatif yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan. Melalui sosialisasi dan praktik pembuatan lilin aromaterapi, ibu-ibu RT 19 Dusun Kreweh memperoleh pengetahuan dan keterampilan tentang cara mengolah minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola limbah, serta menciptakan peluang ekonomi baru bagi warga Desa Gunungrejo.
PESONA BARU KEDOK OMBO: PROGRAM REVITALISASI DAN EKOWISATA BERKELANJUTAN Naimatul hasanah; Bimo Raditya Tanaya; Rizky Ayu Farida; Madha Dhava Pratama; Meril Arbela Sari; Fatimatullah Fatimatullah; Shabastian Wega Budianto; Abdul Haris; Ahmad Mustahiq Akmal; Iin Nur Inayatullah; Revy Mouri Putri Sujarwo; Lita Cecilia Barros Doutel
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian masyarakat di Desa Gunungrejo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, berfokus pada revitalisasi dan pengembangan ekowisata berkelanjutan di kawasan Kedok Ombo. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan memberikan edukasi kepada anak-anak desa serta memperbaiki infrastruktur yang mendukung pariwisata lokal. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi observasi dan pendekatan deskriptif kualitatif, di mana mahasiswa berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat. Program ini berhasil melibatkan masyarakat dalam partisipasi aktif dan kolaborasi multistakeholder. Hasil yang dicapai antara lain peningkatan fasilitas penerangan, perbaikan sarana wisata, pelatihan pengelolaan ekowisata, serta peningkatan pendapatan masyarakat yang terlibat. Meskipun demikian, tantangan seperti partisipasi masyarakat yang rendah dan kondisi cuaca yang tidak mendukung tetap menjadi kendala. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif terhadap revitalisasi infrastruktur desa, pengembangan ekowisata, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat lokal.
PENERAPAN STRATEGI PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DAN NON-ORGANIK DALAM UPAYA MEWUJUDKAN DESA BEBAS SAMPAH DI DESA GUNUNGREJO Naimatul Hasanah; Achmad Berril Pratama; Wulan Puspitasari; Mohammad Afrinaldi Primadani; M. Idris Assyafi’i; Daniel Bagus Prasetiyo; Mariati Mariati; Rendy Setiyawan; Nola Natalingga Najwa; Nisa Fadillah Aryani; Siti Nurhalizah; Dini Na'imatus Sofia
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan strategi pengelolaan sampah organik dan non-organik guna mewujudkan desa bebas sampah di Desa Gunungrejo. Dengan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), penelitian ini melibatkan masyarakat di setiap tahapan, mulai dari identifikasi masalah hingga implementasi solusi. Kegiatan utama meliputi sosialisasi yang melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, program pengomposan, dan pembuatan tong sampah dari bahan daur ulang. Sosialisasi ini meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemilahan sampah dan mendorong penerapannya di rumah tangga. Program pengomposan berhasil mengurangi volume sampah dan memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat, khususnya kelompok tani. Sementara itu, tong sampah daur ulang menjadi solusi atas minimnya tempat pembuangan sampah di desa dan menunjukkan potensi pemanfaatan sampah non-organik. Meskipun terdapat beberapa kendala, seperti resistensi dari sebagian kecil masyarakat, namun kolaborasi dengan tokoh masyarakat dan pemerintah setempat berhasil mengatasi tantangan tersebut. Sistem pemantauan partisipatif juga mendukung keberlanjutan program dengan memperkuat rasa kepemilikan masyarakat terhadap inisiatif ini. Hasilnya, program ini meletakkan fondasi yang kuat bagi pengelolaan sampah berkelanjutan di Desa Gunungrejo.