Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PELATIHAN KADER STUNTING MELALUI KEGIATAN KKN TEMATIK BIDADARI DI DESA JADI MULYA KECAMATAN AIR SUGIHAN OKI Majid, Yudi Abdul; Hardika, Bangun Dwi; Solikin, Imam; Suheryanto, Suheryanto; Arla, Zalanda Vidyani
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol 7 No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v7i1.9564

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Stunting masih menjadi fokus perhatian pemerintah Indonesia karena tidak hanya menyebabkan kelainan fisik namun juga kognitif yaitu berupa kecerdasan yang kurang pada balita sehingga saat dewasa akan menurunkan produktivitas. Metode yang digunakan melalui beberapa tahapan yaitu, 1) koordinasi dengan masyarakat dan toko masyarakat setiap dusun yang ada di Desa Jadi Mulya dalam menentukan perwakilan kader stunting setiap dusun, 2) Melakukan pelatihan kader stunting dengan metode penyuluhan dan demonstrasi di Balai Desa Jadi Mulya; penyuluhan tentang pencegahan dan penatalaksanaan stunting, penyuluhan antropometri gizi terkait stunting, serta demonstrasi pangan lokal dan bergizi, 3) Serah terima SK dari toko masyarakat desa Jadi Mulya kepada kader stunting. Tingkat pengetahuan kader diukur dengan melihat perbedaan skor pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa ada peningkatan tingkat pengetahuan kader stunting setelah diberi pelatihan dengan perubahan nilai rata-rata menjadi 87. Peningkatan pemahaman kader stunting terpilih tentang pencegahan stunting, serta komitmen para kader stunting sebagai agen perubahan yang merupakan bagian integral dalam mengurangi angka stunting, meningkatkan kesehatan di Desa Jadi Mulya dan perkembangan anak-anak di masa depan.
PENGARUH TERAPI MOXIBUTION PADA TITIK AKUPRESUR TERHADAP LAMA PERSALINAN DAN NYERI PERSALINAN KALA I PRIMIPARA Apriani, Selvy; Majid, Yudi Abdul
Jurnal Delima Harapan Vol 12 No 1 (2025): Maret
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN HARAPAN MULYA PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31935/delima.v12i1.291

Abstract

Latar Belakang: Nyeri persalinan merupakan nyeri akut yang fisiologis dari proses persalinan, disebabkan karena kontraksi otot rahim didaerah visceral, panggul dan lubal sacral. Nyeri persalinan menyebabkan wanita mengalami kecemasan dan kelelahan yang berhubungan dengan peningkatan ekskresi hormon stres dan melemahnya kontraksi uterus selama persalinan, sehingga mengakibatkan proses persalinan menjadi lebih lama dan ibu merasa ingin melakukan sectio caesarea. Nyeri persalinan merupakan aspek kritis dimana dalam mengatasi nyeri persalinan merupakan tindakan penting untuk memberi pengalaman persalinan yang baik bagi seorang perempuan. Dalam menangani rasa nyeri saat persalinan dapat diberikan tidakan farmakologis dan non farmakologi. Metode non farmakologi yang dapat dilakukan dalam meminimalisir nyeri persalinan salah satunya terapi moxibution dan Akupresur. Daya panas yang dihasilkan moksa melalui titik akupresur akan merangsang hormone endorfin sehingga menimbulkan efek relaksasi dan mengurangi rasa nyeri. Tujuan:Mengetahui pengaruh terapi moxibition pada titik akupresur terhadap lama persalinan dan nyeri persalinan kala I primipara. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan post test control group design. Pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling yang sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil: Pada penelitian ini menunjukkan bahwa lama persalinan kala I pada kelompok intervensi lebih pendek yaitu 233 menit sedangkan kelompok kontrol yaitu 256 menit. Tingkat nyeri pada kelompok intervensi sebelum di berikan terapi dengan skor 7 dalam katagori nyeri berat sebanyak 54,6%, sedangkan pada kelompok kontrol skor 6 dalam katagori nyeri sedang sebanyak 41,9%. Setelah diberikan perlakukan nyeri pada kelompok intervensi yaitu skor 8 dalam katagori nyeri berat sebanyak 45,5% dan pada kelompok kontrol yaitu skor 9 dalam katagori nyeri berat sebanyak 58,1%. Kesimpulan: Terdapat perbedaan pada tingkat nyeri maupun durasi kala I persalinan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap ilmu kebidanan.
Penyuluhan Dampak Digitalisasi bagi Kemajuan Desa Jadi Mulya Kecamatan Air Sugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir Solikin, Imam; Suheryanto, Suheryanto; Majid, Yudi Abdul; Hardika, Bangun Dwi; Gaol, Jonathan Lumban; Safitri, Agis; Indrianti, Echa Muthia; Bidari, Chahaya Dewi; Ar-raafi, Muhammad Fauzan; Paitwijaya, Nengah Galih; Sakti, Soni Putra; Duwit, Valentino Sewein; Pirmansyah, Wahyu Ridho
Jurnal Pengabdian Masyarakat Information Technology Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Information Technology - Maret 2024
Publisher : Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/jpm_itech.v3i1.3019

Abstract

Dalam era digital yang semakin maju, konsep desa digital telah menjadi sorotan utama dalam upaya memajukan pembangunan pedesaan secara holistik. Digitalisasi Desa dalam upaya pembangunan desa yang lebih terarah dan dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas terutama dalam penyelenggaraan pemerintahan desa merupakan program pemerintah pusat dengan slogan "membagun Indonesia dari desa. Konsep penyuluhan tentang dampak digitalisasi bagi kemajuan desa menjadi semakin penting mengingat transformasi yang terjadi di berbagai sektor, mulai dari pertanian hingga pelayanan publik. Kabupaten Ogan Komering Ilir, dengan ciri khas pedesaannya yang subur namun terpencil, menghadapi tantangan dan peluang unik dalam menghadapi era digital. Salah satu tujuan utama digitalisasi di desa adalah untuk meningkatkan aksesibilitas teknologi, terutama akses internet yang cepat, dengan harapan bahwa seluruh masyarakat desa dapat memanfaatkan potensi teknologi digital untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan ekonomi mereka.
PENGARUH TERAPI RELAKSASI GUIDED IMAGERY TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI Sintia, Nopi; Majid, Yudi Abdul; Murbiah, Murbiah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44789

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang semakin umum di kalangan lansia. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius dan menurunkan kualitas hidup. Meskipun pengobatan farmakologis merupakan pilar utama dalam pengelolaan hipertensi, terapi non-farmakologis seperti guided imagery juga memiliki potensi yang menjanjikan. Guided imagery, yang melibatkan penggunaan imajinasi untuk menciptakan relaksasi, telah terbukti efektif dalam mengurangi stres dan kecemasan, dua faktor yang dapat meningkatkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas guided imagery dalam menurunkan tekanan darah pada populasi lansia di Puskesmas Nagaswidak. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan metode penelitian pre experimental dengan rancangan one group pretest and posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah pengunjung lansia di Puskesmas Nagaswidak berjumlah 36 Orang dan penelitian ini di analisa menggunakan analisis unvariat dan bivariat. Hasil uji analisis nilai rata-rata sebelum dan sesudah diberikan intervensi, nilai rata-rata tekanan darah sistolik sebelum dilakukan intervensi 151,30 mmHg dan sesudah dilakukan intervensi 139,16 mmHg sedangkan pada tekanan darah diastolik nilai rata-rata sebelum intervensi 96,07 mmHg dan setelah dilakukan intervensi menjadi 88,43. Dikarenakan data berdistribusi normal analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji Paired T-test didapatkan nilai sig 0,000 artinya p < 0,05, maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh terapi relaksasi Guided Imagery terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Puskesmas Nagaswidak.
PENGARUH EDUKASI MELALUI MEDIA KALENDER TERHADAP PELAKSANAAN TUGAS KESEHATAN KELUARGA PENDERITA HIPERTENSI Majid, Yudi Abdul
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 6, No 1: Februari 2021 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v6i1.578

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan gangguan keseimbangan hemodinamik sistem kardiovasculerdimana tekanan darah seseorang lebih dari 140/90 mmHg. Data kejadian hipertensi saat ini masih tinggi, hipertensi jika tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan strok, infark miokard, kerusakan jantung, demensia, kerusakan ginjal bahkan menyebabkan kematian.Penanganan hipertensi sangat penting melibatkan keluarga melalui pelaksanaan tugas kesehatan keluarga.Saat ini masyarakat belum banyak masyarakat yang melaksanakan tugas tersebut. Melalui edukasi dengan menggunakan media kalender akan memberikan informasi dan dapat mengingatkan atau dapat dibaca kapan saja ketika keluarga membutuhkan. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan penerapan tugas kesehatan keluarga sebelum dan sesudah edukasi dengan media kalender. Metode: Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif dengan rancangan pre experiment.Penelitian ini dilaksankan selama 24 hari pada bulan Februari 2020.Populasi dalam penelitian ini adalah Masyarakat Kecamatan Rambutan Banyuasin. Teknik sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling didapatkan sample sebanyak 43 keluarga dengan hipertensi. Hasil: Hasil penelitian didapatkan terdapat perbedaan rata-rata penerapan tugas kesahatan keluargadimana median sebelum 10 dan sesudah meningkat menjadi 18. Uji statistik Wilcoxon didapatkan nilai p value 0,001. Artinya ada pengaruh edukasi dengan media kalender terhadap peningkatan pelaksanan tugas kesehatan keluarga penderita hipertensi. Saran: Disarankan kepada kelurga penderita hipertensi untuk tetap melaksanakan tugas kesehatan keluarga. Bagi petugas kesehatan kalender dapat dijadikan media promosi bagi keluarga penderita hipertensi.Kata Kunci: Edukasi, Media Kalender, Hipertensi
MEDIA KOMIK EDUKASI DAN VIDEO ANIMASI SEBAGAI MEDIA PROMOSI KESEHATAN TENTANG KARIES GIGI PADA ANAK SEKOLAH DASAR Majid, Yudi Abdul; Carera, Ayu Mutia; Trilia, Trilia
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 5, No 1: Februari 2020 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v5i1.306

Abstract

Latar belakang: Karies gigi merupakan suatu penyakit gigi dan mulut yang paling banyak dialami anak usia sekolah. Karies gigi dapat disebabkan oleh sisa makanan yang menempel pada gigi dan pada akhirnya menyebabkan plak kecoklatan, pengapuran, keropos, dan gigi berlubang. Masalah yang ditimbulkan oleh  karies gigi dapat membuat anak mengalami kehilangan daya kunyah, terganggunya sistem pencernaan, penurunan absorbsi makanan dan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak. Peran perawat dalam meminimalkan masalah tersebut dapat sebagai pendidik (educator) dengan memberikan pendidikan kesehatan pencegahan karies gigi dengan menggunakan media komik edukasi dan video animasi. Tujuan: Penelitian untuk mengetahui efektifitas metode membaca komik edukasi dan metode video animasi terhadap pengetahuan pencegahan karies gigi pada anak SDN 82 Palembang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan Two Groups Pretest-Posttest Design. Penelitian dilakukan di SDN 82 Palembang pada bulan Juni 2019 Teknik sampling dalam penelitian ini adalah Total Sampling dengan jumlah sampel 130 responden. Analisa data dengan menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank. Hasil: penelitian terdapat perbedaan pengetahuan pencegahan karies gigi sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan dengan media komik edukasi di SDN 82 Palembang Tahun 2019  dengan nilai p value = 0,000.  Terdapat perbedaan pengetahuan pencegahan karies gigi sebelum dan sesudah pendidikan dengan media video animasi di SDN 82 Palembang dengan p value = 0,000. Saran: Disarankan media promosi komik edukasi dan video animasi menjadi media yang digunakan sekolah untuk meningkatkan pengetahuan siswa dan dapat mencegah karies gigi pada anak. Kata kunci: Metode Komik Edukasi, Video Animasi dan Karies Gigi
Terapi Akupresur Memberikan Rasa Tenang dan Nyaman serta Mampu Menurunkan Tekanan Darah Lansia Majid, Yudi Abdul; Rini, Puji Setya
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2016): June
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.634 KB) | DOI: 10.30604/jika.v1i1.11

Abstract

Abstrak: Hipertensi yang terjadi pada lansiaberdampak buruk terhadap kesehatan dan kualitas hidup lansia. Kekhawatiran akan efek samping dari penggunaan obat-obatan yang dikeluhkan penderita hipertensi menjadikan terapi komplementer sebagai alternatif pilihan terapi. Sebagai terapi komplementer yang lebih murah, mudah, dan aman  akupresur dapat dijadikan salah satu terapi untuk mengatasi hipertensi pada lansia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh akupresur terhadap tekanan darah lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Teratai Palembang.Rancangan penelitian adalah quasi experimen dengan pendekatan  pre and post test control group. Pemilihan sampel dengan teknik concecutive sampling yang terdiri dari 32 responden, yang terbagi menjadi 16 responden kelompok perlakuan dan 16responden kontrol.  Kelompok perlakuan di intervensi akupresur sebanyak 3 kali dalam seminggu.Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna tekanan darah (sistole dan diastole) responden antara sebelum dan sesudah akupresur pada kelompok perlakuan (p value 0,001) dan terdapat perbedaan yang bermakna tekanan darah (siastole) responden kelompok perlakuan dan kontrol setelah akupresur (p value 0,008). Perbedaan tersebut terlihat dari penurunan rata-rata tekanan darah antara sebelum dan sesudah akupresur. Terapi akupresur yang dilakukan akan menstimulasi sel saraf sensorik disekitar titik akupresur akan diteruskan kemedula spinalis, kemudian ke mesensefalon dan komplek pituitari hipothalamus yang ketiganya diaktifkan untuk melepaskan hormon endorfin yang dapat memberikan rasa tenang dan nyaman. Akupresur juga menstimulai pelepasan histamin yang berpengaruh pada vasodilatsi pembuluh darah, kedua manfaat akupresur tersebut dapat menurunkan tekanan darah lansia.Kata Kunci: Akupresur, Hipertensi, LansiaACUPRESSURE GIVING QUIET AND COMFORTABLE AND ABLE TO REDUCE BLOOD PRESSURE ELDERLYAbstract: Acupressure is the one of the complementary therapy. The objective of the research was to determine the effect of acupressure on elders’ blood pressureat Panti Sosial Tresna Werdha Teratai Palembang.The research design used was quasi-experiment withpre and post-test control group approach. Sampling was carried out by a concecutive sampling technique, involving 32 respondents. The intervention group received an acupressure intervention 3 timesa week. Theresults showed that there was a significant difference in the respondents’ blood pressureefore and after an acupressure in the intervention group (p value 0,001).Acupressure therapy performed will stimulate sensory nerve cells around the acupressure point will be forwarded to medula spinal, then to hypothalamic pituitary mesensefalon complex and enabled to release endorphins that can provide a sense of calm and comfortable. stimulation histamine release vasodilation that affect blood vessels, both the benefits of acupressure can reduce blood pressure elderly. Keywords: Acupressure, Hypertension, Elderly
UPAYA PENCEGAHAN KARIES GIGI PADA ANAK SEKOLAH DASAR DENGAN MEDIA KOMIK EDUKASI DAN VIDEO ANIMASI Majid, Yudi Abdul; Apriani, Selvy
Khidmah Vol 2 No 2 (2020): Khidmah
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/khidmah.v2i02.312

Abstract

Karies gigi merupakan suatu penyakit gigi dan mulut yang banyak diderita anak usia sekolah. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 diketahui kejadian karies gigi mencapai 45,1 %. Berdasarkan hasil kajian pendahuluan di SD Negeri 13 Gelumbang didapatkan data bahwa 60 % siswa dan siwi kelas 1 mengalami karies gigi, oleh karena itu, tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah meningkatan pengetahuan, perubahan sikap dan perilaku anak usia sekolah pada upaya pencegahan karies gigi. menerapakan media vidio animasi sebagai media yang tepat digunakan sesuai dengan karakteristik pada tahap pertumbuhan dan perkembangan anak. Metode yang diterapkan adalah aplikasi pendidikan kesehatan, pembinaan dan pemantauan secara berkelanjutan pada siswa (sasaran primer) dan pihak guru dan pembina UKS (sasaran sekunder). Hasil kegiatan diketahui bahwa pada saat penilaian awal 16 orang siswa/i (70%) belum mengetahui tentang karies gigi, setelah edukasi 23 siswa/i (100%) siswa mengetahui tentang karies gigi, sehingga disarankan bahwa media komik edukasi dan vidio animasi dapat digunakan untuk pendidikan kesehatan tentang karies gigi pada anak usia sekolah. Dental caries is a disease of the teeth and mouth suffered many. school age childrenResearch based on years of basic health 2018 known occurrence of dental caries. 45,1 reached percentBased on the data from the exordium in public school 13 gelumbang 60 data found that percent of students in the class and siwi 1, dental caries hence, the goal of the program community devotion is improving knowledge, a change in attitude and behavior school age children at prevention. dental caries Menerapakan vidio media animation as a medium right used in accordance with the characteristics on the growth and development of children.Theresults of the known that at the time when the early 16 (70 % ) students did not know about dental caries, After education 23 (70%) students knew about dental caries , so it is recommended that education and media comic vidio animation can be used for education health of carious tooth on school age children.
Edukasi Tentang Stunting Pada Keluarga Child Bearing Family Majid, Yudi Abdul
Khidmah Vol 5 No 2 (2023): Khidmah
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/khidmah.v5i2.464

Abstract

Keluarga adalah anggota rumah tangga yang saling berhubungan melalui pertalian darah, adopsi atau perkawinan. Keluarga tahap perkembangan Child Bearing Family ialah keluarga yang menantikan kelahiran anak pertama hingga bayi berusia 30 bulan. Salah satu permasalahan kesehatan yang dapat terjadi pada tahap ini adalah stunting. Stunting adalah suatu kondisi kekurangan gizi kronis yang terjadi pada saat periode kritis dari proses tumbuh kembang janin. permasalahan kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama. Rendahnya pengetahuan keluarga tentang stunting menjadi salah satu penyebab tingginya kejadian stunting. Keluarga dengan tahap perkembanagan Child Bearing Family menjadi keluarga target sasaran dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, karena keluarga dengan tahap ini mempunyai potensi yang berhubungan dengan upaya pencegahan stunting, dimana tahapan ini dimulai usia kehamilan, lahir dan berlanjut sampai anak usia 30 bulan yang merupakan bagian tahapan dalam pencegahan stunting. Pendidikan kesehatan adalah salah satu upaya atau intervensi mandiri perawat dalam pencegahan stunting. Kegiatan edukasi ini dilakukan di Kelurahan Silaberanti Palembang dengan menggunakan media video animasi. Kelebihan dari media ini adalah mengkombinasikan gambar, gerakan dan audio yang dapat ditonton dan didengarkan, menarik perhatian, mudah di ingat dan dapat ditiru oleh peserta kegiatan pengabdian masyarakat. Hasil kegiatan terjadi peningkatan pengetahuan keluarga dimana seblum edukasi rata-rata pengetahuan adalah 25 dan sesudah edukasi rata-rata pengetahuan peserta meningkat menjadi 75.
PENGALAMAN KELUARGA DALAM PENANGANAN SERANGAN PERTAMA PADA PASIEN STROKE Septiana, Septiana; Romadoni, Siti; Majid, Yudi Abdul
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v6i2.905

Abstract

Latar Belakang: Stroke merupakan penyakit serebrovaskular (pembuluh darah otak) yang ditandai dengan gangguan fungsi otak akibat kerusakan atau kematian jaringan otak akibat berkurang atau terhambatnya aliran darah dan oksigen ke otak. Pada studi pendahuluan ditemukan bahwa keluarga pasien belum mengetahui tentang stroke, tanda dan gejala stroke serta masih kurangnya pengetahuan keluarga tentang pengobatan pada pasien stroke. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengalaman keluarga dalam menangani serangan pertama pada pasien stroke. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret - Mei 2019 di poli saraf RS Muhammadiyah Palembang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang menitikberatkan pada pencarian fakta tentang pengalaman keluarga dalam menangani serangan pertama pada pasien stroke. Informan penelitian berjumlah 6 keluarga yang pernah mengalami pertolongan pertama stroke dan dipilih secara purposive sampling. Hasil: Hasil penelitian diperoleh 6 tema yaitu; (1) pengetahuan keluarga tentang tanda dan gejala stroke pertama, (2) riwayat kesehatan pasien stroke, (3) perasaan keluarga saat stroke pertama, (4) penanganan pasien stroke, (5) hambatan dalam penanganan stroke, (6) kondisi pasien pasca stroke setelah pengobatan. Saran: Rumah sakit Muhammadiyah Palembang merupakan tempat pemeriksaan kesehatan masyarakat dalam upaya deteksi dini stroke, seperti pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah khususnya pada kelompok risiko agar kejadian stroke dapat dicegah dan perlu adanya sosialisasi tentang penyakit stroke. Faktor risiko dan pencegahan stroke kepada masyarakat melalui pemberdayaan tenaga promosi kesehatan di rumah sakit.