Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS KOMPETENSI PROFESIONAL CALON GURU PAI IAIN BATUSANGKAR BERDASARKAN GENDER Rizki Pebrina
AGENDA: Jurnal Analisis Gender dan Agama Vol 2, No 1 (2019): AGENDA: Jurnal Analisis Gender dan Agama
Publisher : State Institute of Islamic Studies Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.583 KB) | DOI: 10.31958/agenda.v2i1.1991

Abstract

Having professional competence is a must for prospective teachers. Professional competence of Islamic Education prospective teacher can be seen from the ability to master the theories of Islamic Education. Based on the author's observations on their abilities in mastering and explaining the theories, female prospective teachers are better than male prospective teachers. This research was conducted through observation. The research result shows the professional competence of prospective teachers of Islamic Education in sufficient category. Based on gender, female students gain better competence (59,9%) than male students (55,2%).
NILAI-NILAI PENDIDIKAN AKHLAK DALAM FILM ANIMASI RIKO THE SERIES KARYA GARIS SEPULUH RIZKI PEBRINA RINA; Sari Fitra
JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA Vol. 1 No. 2 (2023): April
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1073.77 KB) | DOI: 10.59024/jipa.v1i2.147

Abstract

Film animasi Riko The Series termasuk ke dalam jenis film kartun edukasi yang mengangkat cerita tatacara menjalani kehidupan sehari-hari berdasarkan aturan dan ajaran agama Islam yang bersumber dari al-Quraan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai-nilai akhlak yang terdapat dalam film animasi Riko the series karya garis sepuluh yang terdiri dari akhlak terhadap Allah, akhlak terhadap diri sendiri, dan nilai pendidikan akhlak terhadap sesama manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatiff dan menggunakan analisis semiotika. Teknik mengumpulkan data teknik dokumentasi dan analisis data yang digunakan adalah Content analysis yaitu menganalisis isi dialog antar tokoh dan kejadian dalam Film Animasi Riko The Series Karya Garis Sepuluh. Penelitian ini dilakukan pada 4 episode yaitu pada episode pertama “lebih baik memaafkan” episode ke-8 pada musim pertama, kedua “keutamaan puasa” episode ke-12 pada musim pertama, ketiga “ayahku pahlawanku” episode ke-16 pada musim pertama, keempat “sahabatku” episode ke-11 pada musim kedua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak ditemukan nilai pendidikan akhlak di dalam film Riko The Series. Nilai pendidikan akhlak kepada Allah di antaranya adalah mengajrkan untuk selalu berdoa apapun yang terjadi, menaati perintah Allah, selalu mengingat Allah, melaksanakan segala perintah Allah, berbakti kepada kedua orang tua, selalu bersyukur kepada Allah, mentaati Allah dalam bentuk menyegerakan berbuka, ikhlas terhadap apa yang terjadi,dan taat dalam menjalankan pertintah Allah. Bentuk nilai pendidikan akhlak terhadap diri sendiri adalah sabar terhadap ujian menimpa, selalu menjaga diri, selalu berhati-hati dalam setiap kegiatan, selalu menjaga kebersihan diri, dan bertanggung jawab. Bentuk nilai pendidikan akhlak terhadap sesama manusia adalah saling tolong menolong, pemaaf, selalu mendoakan orang lain untuk ke yang lebih baik, membiasakan menggucapkan salam saat meninggalkan ruangan, saling mengingatkan dalam beribadah kepada Allah, saling menghargai, peduli dan saling mengingatkan. Kata Kunci: Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak, Film Animasi Riko The Series
PENGEMBANGAN MEDIA POSTER MENGGUNAKAN APLIKASI CANVA PADA MATA PELAJARAN PAI DAN BUDI PEKERTI DI SMP NEGERI 4 PAYAKUMBUH Rizki Pebrina; Rusyda Annisa
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 1 (2023): Januari - Juni 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/taz.v12i1.2724

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa poster berukuran kecil dengan menggunakan aplikasi canva  pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti materi makanan dan minuman yang halal. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE, yakni Analisis, Desain, Development, Implementation, dan Evaluation. Tahapan pertama yang dilakukan yaitu analisis media pembelajaran dengan melihat media yang digunakan oleh guru pembelajaran PAI dan Budi Pekerti, analisis karakteristik siswa, serta  analisis silabus. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan lembar validasi yang diisi oleh 4 orang validator ahli. Kedua tahapan Design, dengan langkah awal pembuatan media poster dengan menggunakan aplikasi canva.  Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa validitas media poster menggunakan indeks Aiken V diperoleh 0,87 dengan kategori sangat valid. Sementara hasil praktikalitas diperoleh dari angket respon peserta didik  yaitu 86% dengan kategori sangat praktis.
Integration of Digital Ethics into Islamic Religious Education: A Case Study at Vocational High School Eri Murniasih; Wasehudin Wasehudin; Siti Patimah; Rizki Pebrina
Ta'dib Vol 28 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jt.v28i2.15404

Abstract

The development of digital technology has brought significant changes to student behavior patterns, ways of thinking, and value systems, particularly at the vocational secondary education level. While digital technology opens up significant opportunities for improving the quality of learning, it also raises various ethical issues. This situation demands the integration of digital ethics into the educational process, including in Islamic Religious Education (PAI), which has a strategic mandate in shaping students' character and morals. This study aims to describe how the integration of digital ethics is implemented in Islamic Religious Education (PAI) learning at Vocational High School 4, Serang City (SMKN 4 Serang), as well as to identify the roles of teachers, curriculum, and school culture in supporting the internalization of Islamic-based digital ethical values. This study uses a qualitative descriptive approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation studies. Research informants included two Islamic Religious Education (PAI) teachers, the vice principal for curriculum, and 24 students. The results show that the integration of digital ethics in PAI is carried out through a process of transinformation in the form of strengthening Islamic moral values, then value transactions in the contextualization of teaching materials with digital phenomena, teacher role models, and transinternalization in the form of habituation of ethical digital behavior in the school environment. These findings emphasize the strategic role of PAI in shaping students' digital ethical awareness, despite still being hampered by teachers' digital competence and suboptimal school policies.