Wira Buana
STMIK Jayanusa Padang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGEMBANGAN JARINGAN LOCAL AREA NETWORK (LAN) DAN WIDE AREA NETWORK (WAN) PADA SMKN 4 PADANG DENGAN METODE RESEARCH DAN DEVELOPMENT Wira Buana; Andriyas Hariyandi; Faeza Rezi S
JOISIE (Journal Of Information Systems And Informatics Engineering) Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35145/joisie.v7i1.3268

Abstract

Pengembangan jaringan komputer sangat penting dan membantu meningkatkan performa jaringan.Dengan demikian diperlukan analisa dan perencanaan pada jaringan komputer yan g ada pada organisasi, dalama sisi performa komputer dan desain jaringan yang diterapkan.Data dan Informasi bahkan privasi telah menjadi bahagian yang tidak dapat terpisahkan dalam internet.Jaringan komputer adalah dua komputer yang saling terkoneksi dalam sebuah jaringan jika keduannya mempunyai kemampuan untuk saling berkomunikasi dan bertukar data dan informasi.Perkembangan teknologi internet saat ini semakin mudahkan berbagai kalangan untuk saling berinteraksi dan bertukar informasi.Secara umum terdapat 2 jenis jaringan komputer yaitu LAN (Local Area Network) dan WAN (Wide Area Network). Teknologi Jaringan digunakan sebagai alat komunikasi lewat internet seperti guru memberikan tugas sekolah pada murid. Untuk berjalannya fungsi internet sekolah, maka dibangun terlebih dahulu teknologi jaringan komputer.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Tematik SD Kelas IV Faeza Rezi S; Andriyas Hariyandi; Wira Buana
JURNAL PTI (PENDIDIKAN DAN TEKNOLOGI INFORMASI) FAKULTAS KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITA PUTRA INDONESIA "YPTK" PADANG Vol. 9 (2022) No. 2
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpti.v9i2.145

Abstract

The thematic learning model has a scientific approach that is essentially a scientific approach where the learning process will be more meaningful if the child experiences what he is learning. The implementation of the elementary thematic learning curriculum is a tendency to return to the initial thought that students will learn better when the environment is created naturally. Teachers must place students as the center of all learning activities so that they are able to explore material and enrich their learning experiences. Thus a thematic learning tool for SD Class IV is designed as a guide for teachers and students to learn based on a thematic curriculum. This research is a type of research and development that aims to measure the validity, practicality and effectiveness of developing thematic learning devices for Class IV SD. The research and development model used is 4-D (four D Models). This model consists of 4 stages, namely define, design, develop, and disseminate. The test subjects in this development research were 5 teachers at SDN 03 Alai Padang, 2 teachers at SDN Experiment Padang and 30 students in grade IV.b at SDN 03 Alai Padang. Based on the results of the validity test conducted by the expert, the development of thematic learning tools for SD class IV obtained an overall average of 87.16% which is in the very valid criteria. The practicality test result is 93.37% which is in the very practical criteria. Furthermore, the effectiveness test can be seen from the results of student learning before (pre-test) and after (post-test) trials at 3.86% which are at an effective level for use
Implementasi Metode TOPSIS Pada Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Depot Air Minum Isi Ulang Dian Permata Sari; Rozi Meri; Wira Buana; Mike Febri Mayang Sari
bit-Tech Vol. 7 No. 2 (2024): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/bt.v7i2.1843

Abstract

Air adalah kebutuhan dasar bagi semua makhluk hidup, dan keberadaannya sangat penting untuk kelangsungan hidup. Seiring dengan meningkatnya permintaan akan air, ketersediaan air bersih tidak selalu sebanding, sehingga banyak masyarakat yang memilih air minum isi ulang yang praktis dan terjangkau. Masyarakat diharapkan bijak dalam memilih depot air minum yang higienis dan sehat sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah. Metode TOPSIS, yang merupakan bagian dari Sistem Pendukung Keputusan, dapat membantu dalam memilih depot air minum isi ulang yang sehat. TOPSIS adalah metode pengambilan keputusan multikriteria yang menggunakan prinsip bahwa alternatif yang dipilih harus memiliki jarak terdekat dengan solusi ideal positif dan jarak terjauh dari solusi ideal negatif. Ada empat variabel yang digunakan untuk memilih depot air minum isi ulang yang sehat, yaitu kualitas air, sanitasi penjamah, peralatan, dan kelengkapan. Hasil analisis dengan metode TOPSIS memberikan rekomendasi depot air minum yang sehat. Berdasarkan perhitungan nilai preferensi, alternatif V1 memperoleh nilai tertinggi sebesar 0.87188, diikuti oleh alternatif V13 dengan nilai 0.84037, dan seterusnya. Dengan demikian, alternatif V1 direkomendasikan sebagai depot air minum isi ulang yang terbaik. Sistem pendukung keputusan dengan metode TOPSIS dapat dijadikan panduan dalam pemilihan depot air minum isi ulang.