Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI MODEL MANAJEMEN PROPHETIK DI LINGKUNGAN PESANTREN RAUDLATUL ULUM SUKOWONO JEMBER Nurul Setianingrum; Fauzan Fauzan
Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 11, No 1 (2023): Kwangsan
Publisher : Balai Besar Guru Penggerak Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31800/jtp.kw.v11n1.p448--458

Abstract

This study aims to explore the strengthening of character education through a prophetic management model within the Raudlatul Ulum Sukowono Jember Islamic Boarding School. The prophetic management model is an approach inspired by the leadership of the Prophet Muhammad SAW and integrates Islamic principles into the educational process. The type of research in this study is descriptive qualitative. The data were obtained through interviews, observation, and document analysis. This research was conducted at the Raudlatul Ulum Sukowono Islamic Boarding School, Jember, with 1 tutor, 1 teacher, and 2 alumni students as subjects. The research findings show that the prophetic management model is effective in strengthening character education at the Raudlatul Ulum Islamic Boarding School through 4 programs, 1) namely Islamic values-based curriculum, 2) leadership development, 3) application of adab, and 4) morals and spiritual guidance. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penguatan pendidikan karakter melalui model manajemen profetik di lingkungan Pesantren Raudlatul Ulum Sukowono Jember. Model manajemen profetik adalah pendekatan yang terinspirasi oleh kepemimpinan Nabi Muhammad SAW dan mengintegrasikan prinsip-prinsip Islam ke dalam proses pendidikan. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Penelitian ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Sukowono Jember dengan subyek 1 orang pengasuh pondok, 1 orang ustadz, dan 2 alumni peserta didik.  Temuan penelitian menunjukkan bahwa model manajemen profetik efektif dalam memperkuat pendidikan karakter di Pesantren Raudlatul Ulum melalui 4 program, yaitu 1) kurikulum berbasis nilai-nilai islam, 2) pengembangan kepemimpinan, 3) penerapan adab, dan 4) akhlak serta bimbingan spiritual.  
Strategi Diversifikasi Usaha Pesantren Dalam Menghadapi Disrupsi Ekonomi Digital: Transformasi Digital Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo Ani Surifah; Fauzan Fauzan; M. F Hidayatullah
EKOMAN: Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen Vol. 4 No. 1 (2026): EKOMAN: Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/ekoman.v4i1.476

Abstract

Perkembangan ekonomi digital telah mendorong berbagai lembaga, termasuk pesantren, untuk melakukan inovasi dalam pengelolaan unit usaha agar tetap mampu bersaing dan mempertahankan kemandirian ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi diversifikasi usaha Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo dalam menghadapi disrupsi ekonomi digital melalui transformasi digital. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) yang memanfaatkan berbagai buku, artikel ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu sebagai sumber data. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi strategi yang relevan dalam mendukung pengembangan usaha pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi unit usaha, pengembangan marketplace halal, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penerapan konsep Smart Pesantren, serta penguatan manajemen risiko digital merupakan strategi yang dapat meningkatkan daya saing dan kemandirian ekonomi pesantren. Transformasi digital diharapkan mampu memperluas akses pasar, meningkatkan efisiensi pengelolaan usaha, serta memperkuat kontribusi pesantren dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat tanpa mengabaikan nilai-nilai keislaman.
An Integrative Analysis of Product Reviews, Siddiq Values, and Prices on Repeat Orders of Skincare Products Among Gen Z Consumers in Indonesia Rona Salsabila; Siti Masrohatin; Fauzan Fauzan
The Eastasouth Journal of Social Science and Humanities Vol. 3 No. 02 (2026): The Eastasouth Journal of Social Science and Humanities (ESSSH)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/esssh.v3i02.785

Abstract

The development of the skincare industry among Gen Z in Indonesia shows significant growth. Generation Z is known as a group of consumers who are critical and actively seek information before purchasing, especially regarding product authenticity and transparency of the value offered by manufacturers. This study aims to analyze the influence of product reviews, siddiq values, and prices on repeat orders of skincare products among Gen Z consumers in Indonesia, both partially and simultaneously. This research uses a quantitative approach, with a descriptive research type. Data was collected through a survey method. The population in this study is generation Z in Indonesia, because the population size in this study is not yet known. Therefore, the researcher used a nonprobability sampling technique using a purposive sampling method with the criteria, Generation Z (aged between 13 and 28 years) and using skincare products. This study took a sample of 150 sample respondents. Data analysis used multiple linear regression with SPSS 25. The results of this study stated that the product review variable had a positive and significant effect with a t-test of 3.061. The siddiq value has a positive and significant effect with a t-count of 6.238. Price has a positive and significant effect with a t-test of 3.987. The results of the simultaneous test of product reviews, siddiq values, and prices have a significant effect on repeat orders (Y).
Pengaruh Implementasi Siskeudes, Kompetensi SDM, dan SPI terhadap Kualitas Laporan Keuangan Desa Achmad Sahrur Raffi; Fadilatus Solehah; Ika Fardatul Muniroh; Fauzan Fauzan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes), kompetensi sumber daya manusia (SDM), dan sistem pengendalian internal terhadap kualitas laporan keuangan desa di Kecamatan Tenggarang Kabupaten Bondowoso. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada aparatur desa pada 11 desa di Kecamatan Tenggarang yang terlibat dalam pengelolaan keuangan desa. Data penelitian dianalisis menggunakan aplikasi SPSS melalui tahapan uji kualitas data yang meliputi uji validitas dan uji reliabilitas, serta uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. Hasil uji validitas menunjukkan seluruh item pernyataan memiliki nilai r hitung lebih besar dari r tabel sehingga seluruh indikator dinyatakan valid. Hasil uji reliabilitas menunjukkan seluruh variabel memiliki nilai Cronbach’s Alpha di atas 0,60 yang berarti instrumen penelitian reliabel dan konsisten dalam mengukur variabel penelitian. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal dengan nilai Asymp. Sig. sebesar 0,200. Uji multikolinearitas menunjukkan nilai tolerance > 0,10 dan nilai VIF < 10 sehingga tidak terjadi multikolinearitas, sedangkan uji heteroskedastisitas menunjukkan nilai signifikansi seluruh variabel > 0,05 sehingga model regresi bebas dari gejala heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Siskeudes, kompetensi SDM, dan sistem pengendalian internal berperan penting dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan desa yang transparan, akuntabel, relevan, andal, serta mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang baik.