Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Keikutsertaan Program MBG dengan Penurunan Risiko Stunting pada Balita Usia 6–59 Bulan di posyandu Kenanga Desa Megaluh Kabupaten Jombang Rista Novitasari; Hidayatun Nufus; Evi Rosita
Jurnal Kebidanan Vol 16 No 1 (2026): Jurnal Kebidanan Maret 2026
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v16i1.1622

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi perhatian utama di Indonesia karena berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia. Salah satu upaya pemerintah dalam percepatan penurunan stunting adalah melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan untuk meningkatkan kecukupan gizi kelompok rentan, termasuk balita. Keikutsertaan balita dalam program MBG diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan zat gizi sehingga menurunkan risiko stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keikutsertaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan penurunan risiko stunting pada balita usia 6–59 bulan di Posyandu Kenanga Desa Megaluh Kabupaten Jombang. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh balita usia 6–59 bulan yang terdaftar di Posyandu Kenanga. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel independen adalah keikutsertaan Program MBG, sedangkan variabel dependen adalah risiko stunting berdasarkan indikator tinggi badan menurut umur (TB/U). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, lembar observasi, dan pengukuran tinggi badan balita. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan adanya hubungan antara keikutsertaan Program MBG dengan penurunan risiko stunting pada balita. Keikutsertaan aktif dalam program MBG dapat mendukung pemenuhan kebutuhan gizi dan membantu meningkatkan status pertumbuhan anak. Kata Kunci: Program Makan Bergizi Gratis, MBG, stunting, balita, status gizi.
Pengaruh Baby Massage Terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 3 – 6 Bulan Di Pmb Ny.”W” Desa Madureso Kec. Dawarblandong Kab. Mojokerto Rista Novi; Hidayatun Nufus; Evi Rosita
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk bayi, tidur adalah yang utama karena pada saat itulah perbaikan saraf otak terjadi dan sekitar 75% hormon pertumbuhan diproduksi. Di Indonesia cukup banyak bayi yang mengalami masalah tidur, yaitu sekitar 44,2% bayi mengalami gangguan tidur seperti sering terbangun di malam hari. Gangguan keseimbangan fisiologis dan psikologis dapat disebabkan oleh kurang tidur dan kualitas tidur yang buruk, baby Massage merupakan salah astu upaya untuk meningkatkan lama tidur pada bayi. Tujuan penelitian ini untuk Pengaruh Baby massage Terhadap Kualitas Tidur pada Bayi Usia 3 – 6 bulan di PMB Ny.”W” Desa Madureso Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto. Desain penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimen dengan pendekatan one group pre testpost test desain. Populasinya yaitu seluruh bayi usia 3-6 Bulan di PMB Ny.”W” Desa Madureso Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto berjumah 37 bayi. Representatif studi adalah 31 bayi usia 3-6 purnama yang dilakukan dan simple acak sampling. Variabel bebasnya yaitu pijat bayi dan variabel terikatnya adalah mutu bobok bayi. Alat studi memakai SOP dan daftar pertanyaan. Tes perangkaan dilakukan dan memakai Wilcoxon. Perolehan studi memperlihatkan maka mutu tidur anak 3-6 bulan layak efektif pada beberapa banyak informan sebelum dilakukan pijat bayi yakni sebanyak 18 responden (58,0%), sedang sesudah dilakukan pijat bayi mutu bobok hampir seutuhnya efektif. yakni 26 informan (83,9%) lewat tes data Wilcoxon terdapat nilai relevan p value = 0,000< (0,05) hingga peroleh H1, melalui sini bisa disimpulkan maka urut bayi berdampak kepada mutu bobok bunda mengandung. Konklusi bayi umur 3 warsa - 6 purnama di PMB Ny."W" Dukuh Madureso Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto.