Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ecoteological Perspective on the Local Wisdom of the Kajang Tribe: A Literature Review and Its Implications for Islamic Education Ardiyansyah, Ardiyansyah; Andi Muhammad Asbar; Ahmad Syarif Hidayatullah Galib; Yasser Mulla Shadra; Futri Syam; Abd Rahim
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2026): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perspektif ekoteologi Islam dalam kearifan lokal masyarakat Kajang, memetakan penelitian terdahulu, serta mengidentifikasi implikasinya terhadap pengembangan pendidikan lingkungan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research melalui telaah literatur terhadap berbagai jurnal ilmiah, buku akademik, dan hasil penelitian terkait ekoteologi Islam, pendidikan lingkungan, dan kearifan lokal masyarakat Kajang yang terbit pada periode 2020–2026. Analisis data dilakukan secara deskriptif-kritis dengan menekankan integrasi teori, temuan penelitian, dan identifikasi research gap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai adat masyarakat Kajang seperti kamase-masea, penghormatan terhadap hutan adat, prinsip kehati-hatian dalam pemanfaatan sumber daya alam, serta larangan eksploitasi lingkungan memiliki keselarasan dengan konsep ekoteologi Islam seperti tauhid, khalifah, amanah, dan mizan. Kearifan lokal tersebut membentuk sistem etika lingkungan berbasis spiritualitas dan kolektivitas sosial yang berfungsi menjaga keberlanjutan ekologis masyarakat. Penelitian ini juga menemukan bahwa nilai-nilai ekologis masyarakat Kajang memiliki relevansi kuat terhadap pengembangan pendidikan Islam ekologis melalui integrasi nilai religius, budaya lokal, dan kesadaran lingkungan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya rekonstruksi pendidikan Islam yang tidak hanya berorientasi pada aspek ritualistik, tetapi juga responsif terhadap isu lingkungan hidup berbasis nilai budaya dan spiritualitas lokal. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk mengembangkan studi empiris mengenai implementasi pendidikan Islam berbasis ekoteologi masyarakat adat dalam konteks lembaga pendidikan formal maupun nonformal.
Meningkatkan Literasi Digital Peserta didik: Strategi Edukasi Anti-Hoaks di Media Sosial Ainal Fitri; Futri Syam; Rizky Amalia Syahrani; Ashabul Yamin Asgha
Riau Journal of Empowerment Vol 6 No 3 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/raje.6.3.206-215

Abstract

The rapid development of communication technology goes hand in hand with the increase in hoax information that reaches the community, including in the environment of students. Therefore, critical thinking is needed to analyze information, namely by increasing digital literacy among students. In simple terms, digital literacy is the ability to understand and evaluate, so that the information accessed is correct and safe using digital technology. This community service aims to improve the digital literacy of students through anti-hoax strategies on social media. The community service was carried out at Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al-Manar on December 5, 2022, by using lecture and open discussion methods involving 40 students who were given a pre-test before the activity was carried out and a post-test after the activity. The results showed that 90% of students had received hoax news whereas during the pre-test 77.5% of students involved in this socialization activity had not been able to distinguish between hoax news and real news. However, after the digital literacy socialization activities, the post-test results showed 97.5% of students were able to distinguish hoax news on social media and were familiar with the term digital literacy.