Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Tingkat Kejadian Preeklampsia Ditinjau Dari Jenis Pekerjaan di RSUD dr. R. Soedjono Selong DINA ALFIANA IKHWANI
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/jiks.v14i2.566

Abstract

Preeklampsia merupakan masalah kesehtatan yang sering muncul pada saat kehamilan dengan gejala klinis seperti adanya hipertensi, proteinuria, serta edema yang terjadi pada saat umur kehamilan 20 minggu-48 jam setelah persalinan. Adapun setiap negara memiliki angka kejadian preeklampsia yang berbeda-beda, dengan insidensi insidensi preeklampsia antara 3%-10%. Salah satu faktor resiko yang paling dominan penyebab preeklampsia adalah pekerjaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kejadian preeklampsia ditinjau dari jenis pekerjaan di RSUD Dr. R. Soedjono Selong. Metode Penelitian ini adalah jenis penelitian analitik observasional dengan desain study cross sectional. Adapun Besar sampel nya adalah 86 orang ibu hamil, tekhnik sampeling menggunakan Purposive sampling. Instrument pengumpulan datany adalah ceklist. Uji statistik dengan menggunakan uji spearman rank.  Hasil: Hasil penelitian didapatkan nilai p value 0,000 artinya Ada Hubungan Kejadian Preeklampsia dengan Jenis Pekerjaan di  RSUD. Dr. R. Soedjono Selong Tahun 2019. Diharapkan RSUD Dr. R. Soedjono Selong dapat meningkatkan pelayanan keperawatan yang prima dalam memberikan asuhan keperawatan sehingga komplikasi kejadian preeklampsia dapat ditangani dengan baik. Kata kunci: Jenis Pekerjaan; Preeklampsia; Kehamilan
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEGIATAN KUNJUNGAN LANSIA KE POSYANDU LANSIA DI DESA KORLEKO WILAYAH KERJA PUSKESMAS KORLEKO Maruli Taufandas; Ririnsahawaitun; Baiq Rumilang; Dina Alfiana Ikhwani; Muh Jumaidi Sapwal
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v9i2.687

Abstract

Lansia memiliki permasalahan yang mencakup berlangsungnya proses menua yang berakibat timbulnya masalah fisik, mental maupun sosial, rendahnya produktivitas kerja lansia, banyaknya lansia yang miskin, terlantar dan cacat, adanya dampak negatif dari proses pembangunan yang dapat mengganggu kesehatan fisik lansia. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah kesehatan tersebut ialah melalui posyandu lansia. Persentase tingkat keaktifan kunjungan lansia ke Posyandu di Desa Korleko Wilayah Kerja Puskesmas Korleko masih tergolong rendah, dimana kehadiran lansia masih jauh dari target. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan keaktifan kunjungan lansia ke posyandu lansia di Desa Korleko Wilayah Kerja Puskesmas Korleko tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah correlational study dengan pendekatan crosssectional. Penelitian ini dilakukan dari bulan Agustus 2022 – Januari tahun 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang terdaftar di posyandu lansia di Dusun Gubuk Timuk, Desa Korleko yaitu sebanyak 35 orang dan seluruhnya dijadikan sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan ialah kuesioner dan evaluasi dengan metode pengumpulan data sekunder. Uji statistik yang digunakan ialah analisis bivariat dengan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian didapatkan dukungan keluarga sebagian besar kurang yaitu sebanyak22 orang (62,8%) dan keaktifan kunjungan lansia ke posyandu adalah sebagian besar tidak aktif yaitu sebanyak 26 orang (74,2%). Hasil analisa bivariat menggunakan uji Spearman Rank didapatkanada hubungan antara dukungan keluarga dengan keaktifan kunjungan lansia ke posyandu lansia di Desa Korleko Wilayah Kerja Puskesmas Korleko denganp-value = 0,000 dan nilai koefisien korelasi 0,884 (88,4%), yang artinya memiliki hubungan yang sangat kuat. Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan keaktifan kunjungan lansia ke posyandu lansia di Desa Korleko Wilayah Kerja Puskesmas Korleko
The Effect of William Flexion Exercise on Low Back Pain in Pottery Artisans Maruli Taufandas; Anatun Aupia; Muh. Jumaidi Sapwal; Dina Alfiana Ikhwani; Nandang DD Khairari
Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Vol. 13 No. 3: July 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/j-ps.v13i3.15797

Abstract

The activities performed by individuals continuously and the presence of heavy loads during physical activities can cause pain in the lower back. The occurrence of lower back pain can interfere with activities during daily work, the pain felt makes the sufferer uncomfortable in moving parts of the body, namely the back and waist areas. Researchers will answer the question, "How does William Flexion Exercise affect low back pain in pottery craftsmen?" with a focus on a group of pottery craftsmen. With the Pre Experiment: One Group Pretest and Posttest Design. This study aims to determine the effects of William Flexion Exercise on LBP in pottery craftsmen for 4 weeks, focusing on a group of workers who have never been studied. The population in this study were 43 people. Total sampling technique with a sample size of 43 respondents. The intervention was carried out for four weeks with a duration of 2 William Flexion exercises every week, the time needed for each meeting was 45 minutes, by choosing and agreeing on the implementation day together so that all respondents were present when the intervention was carried out. While the instruments used were the William Flexion Exercise SOP, William Flexion Exercise leaflet and NRS which were used to calculate the level of pain, pain measurements were carried out in the first and last weeks of the intervention by the researcher by asking the pain scale felt from 0-10, and respondents chose a number according to the level of pain felt before and after the intervention. The statistical test used was the Wilcoxon Sign Test. The statistical test used was the Wilcoxon Sign Test. According to the findings of this study, William excersise was shown to have an impact on low back pain (p value <0.05).
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN MELALUI MEDIA E-BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN PENCEGAHAN GASTRITIS PADA REMAJA DI SMPN 5 MASBAGIK Maruli Taufandas; Dina Alfiana Ikhwani; Anatun Aupia; Ria Aryanti; Nandang DD Khairari
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v12i1.931

Abstract

Gastritis merupakan kondisi dimana terjadi peradangan pada daerah lambung. Keluhan yang sering terjadi pada remaja salah satunya adalah gastritis, karena remaja tidak sarapan pagi sebelum berangkat ke sekolah. Upaya untuk meningkatkan pemahaman remaja tentang gastritis dilakukan dengan cara pendidikan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan melalui media e-booklet dan leaflet terhadap pengetahuan pencegahan tentang gastritis pada remaja di SMPN 5 Masbagik. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimental dengan desain non-equivalent control group design. Penelitian ini melibatkan 2 kelompok yang bertujuan untuk menggabarkan ada tidaknya pengaruh dan perbandingan antara media e-booklet dan media leaflet untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan gastritis dengan jumlah 67 responden dan teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Analisa data yang digunakan adalah uji wilcoxon dan uji man whitney. Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh sebelum dan sesudah promosi kesehatan dilakukan melalui media e-booklet dan leaflet dengan nilai p-value 0,000 (<0,05). Pada penelitian ini tidak ditemukan perbedaan yang signifikan dari ke dua media tersebut dengan nilai p= 0.196 > α = 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh promosi kesehatan melalui media e-booklet dan leaflet dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan gastritis. Sedangkan perbandingan dari media e-booklet dan leaflet tidak ditemukan perbandingan yang sifnfikan dari ke dua media tersebut.