Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MASJID BERBASIS WEBSITE PADA MASJID NURUL ULUM ABAI SANGIR Cendra Harmon; Tedi Purwanto
LOGIC : Jurnal Ilmu Komputer dan Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2023): LOGIC : Jurnal Ilmu Komputer dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem informasi manajemen masjid Nurul Ulum adalah sistem informasi untuk manajemen salah satu masjid raya yang berada di Abai Sangir, Kecematan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Masjid besar ini mempunyai banyak jamaah dan memiliki banyak agenda dan organisasi remaja masjid serta memiliki BKMT (Badan Kontak Majelis Taklim), namun begitu banyak kegiatan tersebut masjid ini belum memiliki sebuah sistem informasi untuk mengelola kegiatan dan juga dalam manajemen keuangan masjid. sehingga dengan banyaknya kegiatan tersebut maka manajemen keuangan yang belum tertata dengan baik serta pengelolaan data yang masih dilakukan secara manual atau konvensional yang menyebabkan pengurus masjid mengalami kesulitan dalam mengelolah data seperti data dalam mengatur jadwal penceramah, pemasukan kas, jadwal sholat dan lain-lain. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu adanya sistem manajemen yang bisa diakses dengan mudah, tepat guna dan akurat oleh pengurus masjid serta memberikan informasi mengenai kegiatan maupun keuangan masjid Nurul Ulum di kenagarian Abai Sangir. Atas dasar tersebut sehingga membuka peluang kepada kami dalam mengembangkan sistem informasi manajemen masjid berbasis web menggunakan Bahasa Hypertext Preprocessor (PhP), HTML, framework dan database MySQL yang bertujuan untuk mempermudah pengurus masjid dalam hal mengelola data keuangan maupun kegiatan yang akan dilaksanakan di masjid serta akan mempermudah masyarakat dalam mendapatkan informasi yang berbasis teknologi, cepat dan akurat melalui sistem informasi website yang ada. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, inflementasi dan pengujian. Sistem informasi manajemen pada masjid Nurul Ulum ini akan di uji dengan pengujian black box dan pengujian User (white box).
Implementasi Sistem Manajemen Bandwidth Berbasis Mikrotik Menggunakan Metode NDLC (Network Development Life Cycle) dengan Pemanfaatan Jaringan Komputer Pada Kos Kaca Depok Wanda Faiz Ibrahim; Cendra Harmon
Journal of Artificial Intelligence and Innovative Applications (JOAIIA) Vol. 7 No. 1 (2026): February
Publisher : Teknik Informatika Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/joaiia.v7i1.56426

Abstract

This study examines the implementation of a MikroTik-based bandwidth management system using the Network Development Life Cycle (NDLC) approach in a computer network environment at Kos Kaca Depok. The primary challenges identified include unequal bandwidth distribution and frequent network congestion resulting from the increasing internet demands of boarding house residents. To address these issues, the NDLC framework—comprising analysis, design, implementation, and evaluation stages—was employed to develop and deploy the bandwidth management system in a structured and systematic manner. Bandwidth allocation was regulated using MikroTik features such as Simple Queue and Queue Tree to ensure fair and measurable distribution among users. Network performance was evaluated by analyzing Quality of Service (QoS) parameters, including throughput, latency, and jitter, before and after system implementation. The results demonstrate a significant improvement in network performance, characterized by increased throughput as well as reduced latency and jitter. Furthermore, user feedback indicates enhanced satisfaction with respect to network stability and access speed. These findings confirm that the proposed MikroTik-based bandwidth management system, developed through the NDLC approach, is effective in improving network performance and supporting digital activities in shared residential environments.