Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efficiency of Productive Zakat Distribution in Increasing the Prosperity of Mustahik in Amil Zakat, Infaq, and Sadaqah Muhammadiyah Institutions in South Sumatra Province Muhammad Jauhari; Afta Kharisma Wijaya
Jurnal I-Philanthropy Vol 3 No 1 (2023): I-PHILANTHROPY:A Research Journal On Management Of Zakat and Waqf
Publisher : Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/iphi.v3i1.17309

Abstract

Zakat, according to Islam, is an obligation that must be carried out by every Muslim. It acts as a tool given by Islam to eradicate poverty by making the rich aware of their social responsibility. There are two types of zakat distribution in Indonesia: consumptive distribution and productive distribution. However, the distribution of zakat is still predominantly dominated by consumptive zakat. The purpose of this research is to investigate how productive zakat can be distributed at LAZISMU South Sumatra and evaluate the success of distributing productive zakat funds to mustahik (those eligible to receive zakat) status. The data collection method used in this thesis research is qualitative. The primary and secondary data sources are utilized, and data is collected through interviews and documentation. Currently, in the distribution of productive zakat, LAZISMU still employs a grant contract, whereby productive zakat funds given to mustahik are provided free of charge. They also use a Qardhul Hasan contract. However, the implications of productive zakat funds for mustahik status have not fully transformed mustahik into muzaki (those who give zakat). Instead, the new mustahik status indicates their ability to transition into muktafi (people who can meet their own needs) and munfiq (people who spend infaq).
Analisis Penerapan Prinsip Syariah dalam Transaksi Jual Beli Di Butik Sakkebaya Palembang Lisa Lisa; M. Jauhari; Yahya Yahya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.7317

Abstract

Perkembangan industri fashion muslimah di Indonesia mendorong meningkatnya persaingan usaha yang menuntut pelaku bisnis tidak hanya menyediakan produk berkualitas, tetapi juga menerapkan prinsip-prinsip syariah dalam setiap transaksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan prinsip syariah dalam transaksi jual beli pada Butik Sakkebaya Palembang, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta menilai dampaknya terhadap kepuasan pelanggan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan terdiri atas pemilik butik, karyawan, dan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa butik telah berupaya menerapkan prinsip kerelaan para pihak, kejujuran, keadilan harga, serta transparansi informasi produk. Pelanggan memperoleh penjelasan mengenai bahan, ukuran, model, harga, dan estimasi penyelesaian pesanan sebelum akad terjadi. Penetapan harga dilakukan dengan mempertimbangkan kualitas bahan dan tingkat kerumitan produksi sehingga dinilai wajar. Penerapan nilai-nilai tersebut berdampak positif terhadap kepercayaan, kenyamanan, dan loyalitas pelanggan. Namun, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan pemahaman sebagian konsumen mengenai transaksi syariah, keterbatasan waktu pelayanan saat butik ramai, serta persaingan usaha yang ketat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan prinsip syariah mampu menjadi nilai tambah kompetitif bagi usaha fashion muslimah apabila dijalankan secara konsisten. Karena itu, pelaku usaha perlu meningkatkan edukasi konsumen, standar pelayanan, dan pengawasan internal agar praktik transaksi tetap sesuai dengan etika bisnis Islam.
Peran Guru Tahfidz dalam Mengatasi Buta Huruf Alqur’an di Rumah Tahfidz Al-Fatihah Palembang Arif Apriyanto; M. Jauhari; Jamaluddin
AL-MUNAWWIR: Jurnal Komunikasi, Pendidikan, & Syari'ah Vol. 2 No. 1 (2026): AL-MUNAWWIR: Jurnal Komunikasi, Pendidikan, & Syari'ah
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jkps.v2i1.1369

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Peran Guru Tahfidz Dalam Mengatasi Buta Huruf Al-Quran di Rumah Tahfidz Al-Fatihah Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif Dimana data data dan bukti-bukti dijadikan satu.Hasil penelitian bahwa peran guru Tahfidz dalam mengatasi buta huruf Al- Quran sangat penting. Peran guru tahfidz dalam mengatasi buta huruf Al-Quran sangatlah penting bagi pembelajaran pertama seorang siswa yang ingin belajar membaca Al-Quran. Karena yang pertama dipelajari saat ingin belajar membaca Al-Quran adalah harus mengetahui huruf-huruf serta makhroj dan kaidah-kaidah saat membaca Al-Quran. Oleh sebab itu peran guru tahfidz sangatlah penting untuk mendukung keberhasilan yang akan dicapai oleh seorang siswa itu sendiri. metode yang akan dilakukan oleh seorang guru tahfidz dalam menjalankan perannya untuk mengatasi kesulitan-kesulitan yang akan dihadapinya.