This Author published in this journals
All Journal Jurnal Geodesi Undip
Hana Sugiastu Firdaus
Department of Geodetic Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Kelayakan Kawasan Industri di Kabupaten Demak Goodfried Samuel Syahputra; Hana Sugiastu Firdaus; Abdi Sukmono
Jurnal Geodesi Undip Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Geodesi Undip
Publisher : Departement Teknik Geodesi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgundip.2023.37978

Abstract

Pemerintah Kabupaten Demak mengeluarkan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah sebagai upaya dalam meningkatkan dan mengembangkan kawasan industri di Kabupaten Demak. Berdasarkan Perda Kabupaten Demak No. 1 Tahun 2020, terdapat perbedaan luas lahan yang dicanangkan sebagai kawasan industri dari Perda No. 6 Tahun 2011. Perubahan luas tersebut sebesar 1.800 hektar menjadi 7.646 hektar. Perubahan luas pada kawasan peruntukkan industri tersebut, semakin meningkatkan peran evaluasi lahan tersebut. Evaluasi kawasan industri berperan untuk mengetahui tingkat kelayakan sebuah kawasan industri agar dalam pengembangannya tidak berlawanan dengan peraturan yang sudah berlaku. Salah satu metode yang digunakan dalam pengevaluasian lahan adalah Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan metode weighted overlay dimana weighted overlay merupakan pemecah masalah multikriteria. Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP) merupakan salah satu metode dari MCDM yang dapat digunakan untuk pengevaluasian lahan. Setelah didapat hasil pembobotan kemudian dilakukan proses intersect dengan kawasan peruntukan industri di Kabupaten Demak guna mengetahui klasifikasi tingkat kelayakannya. Sehingga didapatkan tingkat kelayakan dengan klasifikasi “Sangat sesuai” memiliki persentase 70,85% dengan luas sebesar 5.417,56 hektar dan klasifikasi “Cukup sesuai” memiliki persentase 29,15% dengan luas sebesar 2.228,44 hektar.