Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Fungsi Digital Marketing Dalam Meningkatkan Penjualan Bagi Ibu-Ibu Kader Pkk Desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan Adriansyah, T. Muhammad; Yusuf, Daniel; Rahmayati, T. Elfira; Syaharman, Syaharman; Hanum, Azizah
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 10 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10668931

Abstract

Komputer dan internet merupakan bentuk nyata dari hasil revolusi komunikasi yang paling banyak dibutuhkan oleh masyarakat saat ini . masyarakat dapat mengakses informasi yang dapat berkomunikasi dengan sesamanya melalui media yang terkoneksi dengan jaringan internet. Karena ini masih masa pandemi banyak orang lebih beraktivitas melalui smartphone atau alat komunikasi yang digunakan untuk penyampaian pesan. Tujuan peneliti melihat bagaimana digital marketing menggunakan media sosial  menjadi alat pemasaran yang bermanfaat dalam penyebaran informasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data yang dipakai adalah wawancara, observasi, dokumentasi. Penelitian juga menggunakan Komunikasi Pemasaran dan dihubungkan dengan Akun media sosial. Sosial media sebagai media promosi yang menjanjikan karena dapat menekan biaya pemasangan iklan sehingga pelaku UMKM di desa Percut dapat membuat dan mengembangkan akun online shop nya dengan mudah. Namun dalam proses pembuatan konten akun UMKM di desa Percut yang menarik tentunya membutuhkan waktu dan biaya, sehingga tak sedikit pelaku UMKM di desa Percut  yang mengalami kendala dalam membuat tampilan akun nya menjadi lebih menarik bagi calon konsumen. Kegiatan ini bertujuan untuk (1) mengetahui kondisi dan permasalahan yang sedang dihadapi oleh UMKM di desa Percut (2) memberikan solusi efektif dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh UMKM di desa Percut (3) Membantu optimalisasi dalam promosi secara online.Sedangkan manfaat bagi UMKM di desa Percut mitra yakni terbantunya dalam perluasan promosi produk yang diharapkan dapat meningkatkan penjualan produk dan pendapatan UMKM di desa Percut.
PENGARUH WORK-LIFE BALANCE TERHADAP WORK ENGAGEMENT PADA DOSEN WANITA DALAM MENGHADAPI DUNIA PENDIDIKAN DI ERA DIGITAL Rahmayati, T. Elfira; Sariyanto, Sariyanto; Adriansyah, T.M
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 5, No 2 (2022): Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), November
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.665 KB) | DOI: 10.34007/jehss.v5i2.1486

Abstract

This study aims to determine how much influence work-life balance has on work engagement for women in dealing with the world of education in the digital era. Technological developments in the digital era in today's world of education encourage them to develop their ability to operate digital systems both in communicating, teaching and learning and using applications to support the tri dharma task of higher education. The demands of work duties and responsibilities are a challenge for lecturers to do many things in daily life in a balanced way. Especially as a female lecturer who is also responsible for taking care of household activities. In addition, lecturers as human resources in universities are also a source of lessons to be responsible for the development and quality of universities as their organizations. This requires lecturers to be heavily involved in the administration and activities set by the institution. The involvement of lecturers makes the higher education system run smoothly and creates a satisfactory quality of higher education. With a balance between work and life, it is hoped that female lecturers can be more involved in all matters so that the tasks and responsibilities of the organization can be achieved. Measurements were carried out on 200 respondents using the Urtretch Work Engagement Scale and the work life balance scale. The results show that there is a positive and significant effect of work life balance on work engagement on female lecturers, which is 87.1%