Sandi Aji Wahyu Utomo
Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : TAWADHU

ANALISIS KEBIJAKAN POLITIK PADA PENINGKATAN KUALITAS TENAGA PENDIDIK Utomo, Sandi Aji Wahyu; Mukhlasin, Ahmad
Jurnal Tawadhu Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Tawadhu
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.816 KB)

Abstract

Mutu pendidikan di Indonesia sedang menghadapi permasalahan yang pelik. Indonesia telah memandang dari berbagai perspektif dan sudut pandang terkait mutu pendidikan. Dari sekian banyak permasalahan pendidikan, akan bermuara pada ujung tombak proses pendidikan yakni guru. Maka diperlukanlah kebijakan pemerintah guna membentuk pendidik-pendidik di Indonesia yang memiliki komptensi mumpuni. Pemerintah sendiri telah mencangkan bahwasanya guru paling tidak wajib lulusan Strata I/ DIV. Kemudian memiliki empat kompetensi khusus yakni kompetensi pedagogik, kompetensi professional, kompetensi sosial, dan kompetensi kepribadian. Lalu kebijakan yang harus ditempuh pemerintah dan pihak-pihak yang terkait untuk meningkatkan mutu pendidik dan tenaga kependidikan.Peningkatan mutu pendidikan dan tenaga kependidikan. Peningkatan gaji dan kesejahteraan guru. Membangun sistem sertifikasi pendidik dan tenaga kependidikan, serta sistem penjaminan mutu pendidikan. Kebijakan sertifikasi guru di Indonesia telah berjalan selama beberapa tahun, diasumsikan bahwa sertifikasi akan berdampak positif bagi guru seperti meningkatnya pengetahuan dan wawasan tentang tugas dan fungsi guru sebagai profesional, meningkatnya penguasaan terhadap kurikulum dan pembelajaran serta mengubah mindset guru sebagai pekerjaan profesional.Namun kenyataannya bahwa sertifikasi belum banyak membawa dampak bagi peningkatan profesionalisme guru. Dampak dari sertifikasi lebih kepada peningkatan kesejahteraan guru daripada peningkatan profesionalisme. Sertifikasi juga belum memperlihatkan peningkatan penghargaan terhadap status guru sebagai sebuah pekerjaan yang dibanggakan. Sertifikasi guru juga belum membawa dampak bagi peningkatan disiplin guru dalam menjalankan tugas profesionalnya. Kata Kunci: Kebijakan Politik, Kualitas Tenaga Pendidikan
MODEL MANAJEMEN MUTU THE MALCOLM BALDRIGE NATIONAL QUALITY AWARD DALAM PENDIDIKAN Utomo, Sandi Aji Wahyu; Al Halim, A. Adibudin
Jurnal Tawadhu Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Tawadhu
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.263 KB)

Abstract

Tulisan ini dimaksudkan untuk mengetahui salah satu model sistem standar mutu yang telah dibakukan dan dirumuskan untuk menjamin mutu yang lebih baik. Salah satu model sistem standar mutu tersebut adalah The Malcolm Baldrige National Quality Award. Sistem ini merupakan sebuah sistem penghargaan bagi perusahaan di Amerika Serikat yang mana telah memenuhi kriteria-kriteria yang ditetapkan oleh The Malcolm Baldrige National Quality Award. Kriteria penghargaan yang ditetapkan mencakup leadership, strategic planning, customer dan market focus, information dan analisys, human resources focus, process management, dan business result. Setelah sukses dengan sistem penghargaan tersebut, The Malcolm Baldrige National Quality Award diperluas cakupan kategorinya hingga mencakup bidang pendidikan. Kriteria penghargaan tersebut antara lain konsep kualitas yang diarahkan kostumer, kepemimpinan, perbaikan berkelanjutan, partisipasi total, cepat tanggap, rancangan dan pemeliharaan mutu, pandangan jangka panjang, manajemen berdasarkan fakta, pengembangan kemitraan, dan tanggung jawab komunitas.
TEORI PENDIDIKAN AZZARNUJI DAN EKSISTENSINYA DI ERA DIGITAL Utomo, Sandi Aji Wahyu
Jurnal Tawadhu Vol 3, No 2 (2019): INTEROPRABILITAS TEORI PENDIDIKAN ULAMA SALAF DALAM KONTEKS PERADABAN OTOMASI
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.492 KB)

Abstract

Pendidikan sebagai benteng pertama dengan adanya perubahan pun tidak jauh dari kata masalah. Kini guru justru tidak lagi mendidik, lebih kepada menggugurkan kewajiban mengajar. Banyak perihal adab dan akhlak yang sangat jauh dari kata cukup bagi peserta didik. Era digital era media sosial berdampak menghalalkan integritas sebagai pendidik demi sebuah konten dan ketenaran semata. Salah satu tokoh Islam pada abad 12 M, Az-Zarnuji melalui Kitabnya Ta’limul Muta’allim yang mana didalamnya sarat dengan akhlak atau nilai-nilai etik dan estetik dalam proses pembelajaran. Kitab ini telah dijadikan referensi bagi santri di sebagian besar pondok pesantren di nusantara. Adapun nilai akhlak tersebut tampak pada pemikiran Az-Zarnuji tentang relasi dan interaksi guru dengan murid, murid dengan murid, bahkan murid dengan lingkungan sekitar. Pemikiran Az-Zarnuji seharusnya dapat dimaksimalkan dan diterapkan di era pendidikan kekinian, karena melalui kitabnya tersebut sangat berhasil membentuk akhlak dan adab para santri pada gurunya di pesantren. Tidak akan berani para santri untuk menunjukkan perangai yang dapat dikatakan berani pada gurunya. Oleh karenanya pendidikan di pesantren lebih mengedepankan adab daripada menuntut ilmu. Pada penulisan kali ini akan mengkaji teori pendidikan akhlak Az-Zarnuji dan eksistensinya pada era digital.