Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Implementasi Manajemen Strategi Dalam Pendistribusian Pendapatan Negara Pada Masa Pemerintahan Ali Bin Abi Thalib Megi Saputra; Nil Firdaus
Manajemen dan Bisnis Vol 5, No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Prodi Fakultas Ekonomi-UISU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jmb.v5i2.7336

Abstract

Pemicu masalah dalam penelitian ini merupahkan kebijakan ekonomi pendistribusian pendapatan negara dengan sistem mingguan pada masa pemerintahan Ali Bin Abi Thalib. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji kegagalan implementasi manajemen strategi dalam pendistribusian pendapatan negara pada masa pemerintahan Ali Bin Abi Thalib. Metode penelitian yang digunakan merupahkan penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif melalui studi tokoh Ali Bin Abi Thalib. Sedangkan teknik analisis data yang penulis gunakan merupahkan merupahkan teknik Miles and Huberman yang meliputi, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan data. Hasil penelitian merupahkan implementasi manajemen strategi dalam pendistribusian pendapatan negara pada masa pemerintahan Ali Bin Abi Thalib gagal menumpas pembangkangan Muawiyah di Syam, dan pembangkangan Khawarij di Nahrawan secara tuntas. Karena Khalifah Ali Bin Abi Thalib tidak melakukan proses manajemen strategi pertama yaitu analisis lingkungan. Namun Khalifah Ali langsung melakukan proses manajemen strategi kedua yaitu perencanaan strategi.
Penerapan Kebijakan Fiskal Khalifah Ali Bin Abi Thalib Dalam Pendistribusian Pendapatan Negara Di Indonesia Megi Saputra
AL-ITTIFAQ: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 3, No 2 (2023): Al-Ittifaq : Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/al-ittifaq.v3i2.10304

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang kelayakan penerapan kebijakan fiskal Khalifah Ali Bin Abi Thalib dalam pendistribusian pendapatan negara di negara yang mayoritas Islam, khususnya Indonesia. Permasalahannya adalah adanya keunggulan kebijakan fiskal Khalifah Ali Bin Abi Thalib dalam pendistribusian pendapatan negara. Metode penelitian yang digunakan merupahkan kepustakaan dengan pendekatan kualitatif melalui kajian tokoh Ali Bin Abi Thalib. Analisis data menggunakan analisis Miles And Huberman yang meliputi, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan data. Hasil penelitian ada dua. Pertama,  Khalifah Ali Bin Abi Thalib dapat menjamin kebutuhan pokok rakyatnya, tanpa ada yang kelaparan dan tidur di jalanan, baik yang muslim maupun non muslim. Kedua, Gubernur Zayyad Bin Abu Sufyan sering mentransfer dana, dan makanan dari Provinsi Persia kepada Khalifah Ali Bin Abi Thalib. Setelah dibahas, kebijakan fiskal Khalifah Ali Bin Abi Thalib dalam pendistribusian pendapatan negara sangat layak diterapkan di Indonesia, khususnya untuk mengatasi masalah ekonomi mikro dan ekonomi makro.Kata Kunci : Kebijakan Fiskal, Pendistribusian Pendapatan Negara 
Pengaruh Kepemimpinan, Disiplin Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Dengan Motivasi Sebagai Variabel Intervening Di Dinas Dukcapil Kabupaten Tanah Datar Wiranda Wulandari; Megi Saputra; Nadia Renata; Rizal Rizal; Himyar Pasrizal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) - Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/jimpa.v4i1.338

Abstract

Artikel ini hendak mengkaji pengujian teori di Dinas Dukcapil Kabupaten Tanah Datar. Dimana teori yang akan diuji ialah faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai yang meliputi, kepemimpinan, disiplin, dan budaya organisasi, kemudian dicoba dihubungkan dengan teori motivasi. Permasalahan dalam penelitian ini ialah belum ada penelitian yang membahas, gabungan variabel (X) yang terdiri dari kepemimpinan, disiplin dan budaya organisasi, serta ditambah dengan variabel (Z) motivasi, dan variabel (Y) kinerja pegawai, yang dilihat dari pengujian teori. Jenis penelitian ini merupahkan penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah kuisioner. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 33 responden dengan teknik total sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, antara lain, uji T, uji analisis jalur. SPSS 26 digunakan sebagai alat pengolahan data dalam penelitian ini. Hasil penelitian yang ditemukan dalam penelitian ada sepuluh. Pertama, kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi, dibuktikan oleh hasil uji T. Kedua, disiplin tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi, dibuktikan oleh hasil uji T. Ketiga, budaya organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi, dibuktikan oleh hasil uji T. Keempat, kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dibuktikan oleh hasil uji T. Kelima, disiplin berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dibuktikan oleh hasil uji T. Keenam, budaya organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dibuktikan oleh hasil uji T. Ketujuh, kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai melalui motivasi, dibuktikan oleh hasil uji sobel. Kedelapan, disiplin tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai melalui motivasi, dibuktikan oleh hasil uji sobel. Kesembilan, budaya organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai melalui motivasi, dibuktikan oleh hasil uji sobel. Kesepuluh, motivasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dibuktikan oleh hasil uji T.
Faktor-Faktor Penyebab Konsumen Berlangganan Di Swalayan 90 Nagari Limo Kaum Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar Megi Saputra; Rizal Rizal; Himyar Pasrizal; Nil Firdaus; Alimin Alimin
Jurnal Manajemen Bisnis Syariah Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Manajemen Bisnis Syariah
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/mabis.v4i1.12030

Abstract

Artikel ini mengkaji faktor-faktor penyebab konsumen berlangganan di Swalayan 90 Nagari Limo Kaum Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini ialah penyebab konsumen berlangganan di Swalayan 90 Nagari Limo Kaum Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara. Analisis data menggunakan analisis Miles And Huberman yang meliputi, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan data. Hasil penelitian menemukan bahwa faktor-faktor penyebab konsumen berlangganan di Swalayan 90 ada tiga. Pertama, faktor produk yang lengkap tersedia. Kedua, faktor tempat di tepi jalan lintas, tempat yang luas, bersih, rapi, dan dilengkapi dengan tempat parkir yang luas, nyaman untuk mobil dan motor, serta disediakan tempat duduk bagi konsumen yang berbelanja. Ketiga, faktor promosi dengan memberikan kupon berhadiah. Setelah dibahas, perilaku konsumen yang membuat konsumen berlangganan di Swalayan 90. Dimana perilaku konsumen itu meliputi, berbelanja berdasarkan kebutuhan terhadap produk, dan konsumen butuh produk yang lengkap tersedia, tempat belanja akan menjadi pertimbangan konsumen untuk melakukan transaksi pembelian, promosi berdampak terhadap perilaku konsumen yang  menjadikan konsumen terdoktrin untuk terus mengonsumsinya. 
Penerapan Kebijakan Fiskal Khalifah Ali Bin Abi Thalib Dalam Pendistribusian Pendapatan Negara Di Indonesia Megi Saputra; Anggelin Rahmadani; Annisa Elvina; Mirawati Mirawati
Istithmar Vol. 8 No. 1 (2024): Istithmar : Jurnal Studi Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/istithmar.v8i1.1036

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang kelayakan penerapan kebijakan fiskal Khalifah Ali Bin Abi Thalib dalam pendistribusian pendapatan negara di negara yang mayoritas Islam, khususnya Indonesia. Permasalahannya adalah adanya keunggulan kebijakan fiskal Khalifah Ali Bin Abi Thalib dalam pendistribusian pendapatan negara. Metode penelitian yang digunakan merupahkan kepustakaan dengan pendekatan kualitatif melalui kajian tokoh Ali Bin Abi Thalib. Analisis data menggunakan analisis Miles And Huberman yang meliputi, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan data. Hasil penelitian ada dua. Pertama,  Khalifah Ali Bin Abi Thalib dapat menjamin kebutuhan pokok rakyatnya, tanpa ada yang kelaparan dan tidur di jalanan, baik yang muslim maupun non muslim. Kedua, Gubernur Zayyad Bin Abu Sufyan sering mentransfer dana, dan makanan dari Provinsi Persia kepada Khalifah Ali Bin Abi Thalib. Setelah dibahas, kebijakan fiskal Khalifah Ali Bin Abi Thalib dalam pendistribusian pendapatan negara sangat layak diterapkan di Indonesia, khususnya untuk mengatasi masalah ekonomi mikro dan ekonomi makro.
Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Hiwalah Kontemporer Pada Koperasi Pegawai Negeri Al-Iklas Batusangkar; Perspektif Ekonomi Syariah Megi Saputra; Zainuddin Zainuddin
UNCANG : Journal of Sharia Banking and Islamic Finance Vol. 1 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukttinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang faktor-faktor penyebab terjadinya hiwalah kontemporer pada pada KPN Al-Ikhlas Batusangkar, dilihat dalam ekonomi syariah. Permasalahannya adalah implementasi hiwalah kontemporer pada koperasi syariah dalam mencari keuntungan ekonomi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara. Analisis data menggunakan analisis Miles and Huberman yang meliputi, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan data. Hasil penelitian dari faktor-faktor penyebab pengalihan hutang pada KPN Al-Ikhlas Batusangkar meliputi: ingin lepas dari riba, memperoleh keuntungan ekonomi dalam bentuk pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU), dan memperoleh keuntungan ekonomi dengan tidak memberikan jaminan fisik pada KPN Al-Ikhlas Batusangkar. Setelah dibahas, dengan melakukan hiwalah di KPN Al-Ikhlas Batusangkar. Anggota telah berkomitmen mendukung kampus UIN Mahmud Yunus Batusangkar dalam mengajarkan dan menyebarluaskan pelarangan riba dalam ekonomi. Selanjutnya, anggota telah membantu memajukan usaha koperasi yang dimiliki oleh kampus UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Semakin besar anggota memperoleh pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU), maka anggota semakin untung secara ekonomi. Terakhir, anggota memperoleh kemudahan berupa tidak perlu memberikan jaminan dalam menerima pembiayaan hiwalah.  Sedangkan di lembaga keuangan lain memberikan jaminan syarat mutlak yang harus diikuti agar menerima kredit maupun menerima pembiayaan.This article examines the factors causing the occurrence of contemporary hiwalah at KPN Al-Ikhlas Batusangkar, seen in Islamic economics. The problem is the implementation of contemporary hiwalah in Islamic cooperatives in seeking economic profit. The type of research used is field research with a qualitative approach. Data were collected through interviews. Data analysis used Miles and Huberman analysis which includes data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the research on the factors causing debt at KPN Al-Ikhlas Batusangkar include: wanting to be free from usury, obtaining economic benefits in the form of Profit Sharing (SHU), and obtaining economic benefits by not providing physical collateral to KPN Al-Ikhlas Batusangkar. After being discussed, by conducting hiwalah at KPN Al-Ikhlas Batusangkar. Members have committed to supporting the UIN Mahmud Yunus Batusangkar campus in teaching and spreading the prohibition of usury in the economic field. Furthermore, members have helped advance the cooperative business owned by the UIN Mahmud Yunus Batusangkar campus. The greater the member's share of remaining business profits (SHU), the more the member will benefit economically. Finally, participants get convenience in the form of not having to provide collateral in receiving hiwalah financing.  Meanwhile, other financial institutions provide absolute guarantee conditions that must be followed in order to receive credit or receive financing