Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL DIVERSITA

Perbedaan Regulasi Emosi pada Remaja Ditinjau dari Faktor Usia di Sekolah Yayasan Pendidikan Islam Swasta Amir Hamzah Medan Rubiani, Alhila; Sembiring, Shirley Melita
JURNAL DIVERSITA Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Diversita Desember
Publisher : Psychology Department Faculty of Psychology Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (968.589 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v4i2.1593

Abstract

This research was conducted to observe the different emotion regulation in adolecences viewed from ages factor at YPI Swasta Amir Hamzah Medan school. Subject of research is primary school students, junior high school students and senior high school students at YPI Swasta Amir Hamzah Medan school which amounted 204 student. In this research technique for collecting samples used methods of proportional stratified random sampling. Methods of data collection using the scale of emotional regulation and identity sheet of respondents. Data analysis was performed with One Way Anova with F=23.212 and 0.000 < 0.05 as a significant coefficient. Based on the results of data analysis, the results obtained that there are differences in emotional regulation in adolescences in terms of ages factor in YPI Swasta Amir Hamzah Medan school. The late adolescence is known to have a good emotional regulation ability because the hypothetical mean (95) < the empirical mean (115.45) far exceeded the SD value (13.362) more than the middle adolescence and early adolescence. The ability of emotional regulation in the middle adolescence have a normal category because the hypothetical mean (95) < the empirical mean (105.29) exceeded the SD value (8.641) than the early adolescence is to have an emotional regulation in the medium category, because the hypothetical mean (95) > the empirical mean (103.59) more than the SD value (9.712).
Hubungan Dukungan Sosial dengan Harga Diri pada Mantan Pengguna Narkoba Nainggolan, Wita Sari; Sembiring, Shirley Melita
JURNAL DIVERSITA Vol 3, No 2 (2017): Diversita Desember
Publisher : Psychology Department Faculty of Psychology Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.824 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v3i2.1257

Abstract

Penelitian bertujuan melihat hubungan antara dukungan sosial dengan harga diri pada mantan pengguna narkoba di Pemuda/i Mandiri Bersatu (PMB) Medan-Deli. Sampel penelitian ialah anggota PMB Medan-Deli yang berjumlah 32 orang dengan menggunakan teknik Purposive sampling. Skala ukur yang digunakan adalah skala harga diri dan skala dukungan sosial. Skala harga diri  disusun berdasarkan aspek-aspek harga diri yang dikemukakan oleh sarafino (dalam Lubis, Namora dan Hasnida, 2009), skala dukungan sosial disusun berdasarkan aspek-aspek dukungan sosial yang dikemukakan oleh Coopersmith (dalam Lubis, Namora dan Hasnida, 2009).  Data dianalisa dengan menggunakan uji Product Moment. Hasil analisa menunjukkan ada hubungan antara dukungan sosial dengan harga diri pada mantan pengguna narkoba di PMB Medan-Deli (rxy = 0.900 ; p = 0.000 < 0,05). Dukungan sosial diketahui berkontribusi terhadap harga diri sebanyak 81,1% (R2= 0.811). dukungan sosial yang diterima oleh sampel diketahui tergolong tinggi (mean hipotetik 102,5 < mean empirik 122,97 dan selisihnya melebihi SD 17,943). Harga diri sampel tergolong tinggi (mean hipotetik 100 < mean empirik 125,66 dan selisihnya melebihi SD 15,800).
Hubungan Dukungan Sosial dengan Harga Diri pada Mantan Pengguna Narkoba Wita Sari Nainggolan; Shirley Melita Sembiring
Jurnal Diversita Vol 3, No 2 (2017): Diversita Desember
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v3i2.1257

Abstract

Penelitian bertujuan melihat hubungan antara dukungan sosial dengan harga diri pada mantan pengguna narkoba di Pemuda/i Mandiri Bersatu (PMB) Medan-Deli. Sampel penelitian ialah anggota PMB Medan-Deli yang berjumlah 32 orang dengan menggunakan teknik Purposive sampling. Skala ukur yang digunakan adalah skala harga diri dan skala dukungan sosial. Skala harga diri  disusun berdasarkan aspek-aspek harga diri yang dikemukakan oleh sarafino (dalam Lubis, Namora dan Hasnida, 2009), skala dukungan sosial disusun berdasarkan aspek-aspek dukungan sosial yang dikemukakan oleh Coopersmith (dalam Lubis, Namora dan Hasnida, 2009).  Data dianalisa dengan menggunakan uji Product Moment. Hasil analisa menunjukkan ada hubungan antara dukungan sosial dengan harga diri pada mantan pengguna narkoba di PMB Medan-Deli (rxy = 0.900 ; p = 0.000 < 0,05). Dukungan sosial diketahui berkontribusi terhadap harga diri sebanyak 81,1% (R2= 0.811). dukungan sosial yang diterima oleh sampel diketahui tergolong tinggi (mean hipotetik 102,5 < mean empirik 122,97 dan selisihnya melebihi SD 17,943). Harga diri sampel tergolong tinggi (mean hipotetik 100 < mean empirik 125,66 dan selisihnya melebihi SD 15,800).
Perbedaan Regulasi Emosi pada Remaja Ditinjau dari Faktor Usia di Sekolah Yayasan Pendidikan Islam Swasta Amir Hamzah Medan Alhila Rubiani; Shirley Melita Sembiring
Jurnal Diversita Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Diversita Desember
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v4i2.1593

Abstract

This research was conducted to observe the different emotion regulation in adolecences viewed from ages factor at YPI Swasta Amir Hamzah Medan school. Subject of research is primary school students, junior high school students and senior high school students at YPI Swasta Amir Hamzah Medan school which amounted 204 student. In this research technique for collecting samples used methods of proportional stratified random sampling. Methods of data collection using the scale of emotional regulation and identity sheet of respondents. Data analysis was performed with One Way Anova with F=23.212 and 0.000 < 0.05 as a significant coefficient. Based on the results of data analysis, the results obtained that there are differences in emotional regulation in adolescences in terms of ages factor in YPI Swasta Amir Hamzah Medan school. The late adolescence is known to have a good emotional regulation ability because the hypothetical mean (95) < the empirical mean (115.45) far exceeded the SD value (13.362) more than the middle adolescence and early adolescence. The ability of emotional regulation in the middle adolescence have a normal category because the hypothetical mean (95) < the empirical mean (105.29) exceeded the SD value (8.641) than the early adolescence is to have an emotional regulation in the medium category, because the hypothetical mean (95) > the empirical mean (103.59) more than the SD value (9.712).