Roozana Maria Ritonga
Universitas Bunda Mulia Serpong

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengaruh Persepsi Harga Dan Lokasi Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Steak Moen Moen Lampung Natasha Lim; Roozana Maria Ritonga
Jurnal Manajemen Pariwisata dan Perhotelan Vol. 1 No. 3 (2023): Agustus : Jurnal Manajemen Pariwisata dan Perhotelan
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmpp-widyakarya.v1i3.973

Abstract

This study aims to analyze the effect of Price Perception and Location on Consumer Purchase Decisions in Steak Moen Moen Lampung. This research was done with quantitative analysis through questionnaires. The population of this study was consumers of Steak Moen Moen Lampung who did a transaction at Steak Moen Moen Lampung in 2022. The sample in this study was 100 respondents using the purposive sampling technique. The data was analyzed using SPSS Vers 25. The results of the study stated that price perception and location have an influence of 41.5% on consumer purchase decisions. Based on the results of the T-test showed that price perception and location have a positive and significant effect on purchase decisions partially. The F-test results showed that price perception and location have a positive and significant effect on purchase decisions simultaneously. Based on the results of this study, suggestions for Steak Moen Moen Lampung are to maintain affordability, maintain competitive prices, keep the location accessible, and continue to update payment methods to keep up with the times.
Mengenal Museum Anti-Kolonialisme Multatuti sebagai Daya Tarik Wisata bagi Generasi Muda di Kabupaten Lebak, Banten Roozana Maria Ritonga; I Made Murdana
Journal Of Responsible Tourism Vol 3 No 1: Juli 2023
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jrt.v3i1.2732

Abstract

Berkunjung ke suatu museum pada umumnya tidak pernah mendapatkan perhatian pada masyarakat di Indonesia, khususnya pada generasi muda yang menunjukkan hasil yang kurang maksimal. Persepsi yang mereka miliki masih kurang baik mengenai museum dan masih banyak mempunyai kesan bahwa museum tidak lebih dari tempat benda-benda lawas yang disimpan untuk tujuan pameran ke masyarakat. Pada kenyataannya masih banyak mahasiswa atau generasi muda yang belum pernah berkunjung ke museum atau tidak memiliki ketertarikan untuk berkunjung dikarenakan membosankan dan menganggap tidak ada manfaatnya untuk mendapatkan pengetahuan atau edukasi mengenai suatu bukti sejarah maupun budaya bangsa. Selain menjadi tempat pembelajaran museum dapat menjadi salah satu daya tarik pariwisata sehingga dapat meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke suatu kota atau negara. Oleh karena itu, perlu ada usaha dari pihak museum untuk dapat memotivasi para generasi muda untuk datang berkunjung ke museum untuk menjadikan tempat rekreasi dan sekaligus tempat media belajar bagi para generasi muda atau pengunjung maupun wisatawan.Penelitian ini mempunyai tujuan; Pertama, memberikan pemahaman pada generasi muda bahwa museum adalah sebagai wadah untuk belajar mengenai sejarah dan budaya. Kedua, untuk mengetahui bagaimana museum dapat meningkatkan daya tariknya sebagai tempat rekreasi yang bermanfaat sesuai selera generasi muda dan ketiga memberikan pengenalan mengenai museum Multatuli sebagai museum anti-kolonialisme pertama di Indonesia yang wajib dikunjugi dan menambah wawasan mengenai sejarah pada para generasi muda. Adapun museum yang akan dibahas adalah Museum Multatuli di Rangkasbitung kabupaten Lebak, Banten. Museum ini di didirikan pada tanggal 11 Februari 2018 dan merupakan museum yang mengisahkan perlawanan terhadap penjajahan di Indonesia yang dikenal dengan sistem tanam paksa atau cultuurstelsel yang terjadi pada sekitar tahun 1850 di kabupaten Lebak.Penelitian ini menggunakan metode pendekatan penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Tahapan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara serta interpretasi melalui pendekatan konsep edukasi, kajian teori dan teoritis museum. Melalui penelitian ini diharapkan museum Multatuli dapat berfungsi sebagai daya tarik wisata sejarah dan budaya dan dapat memberikan motivasi bagi generasi muda maupun wisatawan untuk berkunjung ke kabupaten Lebak.