Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGGUNAAN HORMON TIROKSIN PADA PAKAN UNTUK MEMPERCEPAT PERTUMBUHAN BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Yulintine Yulintine; Putri Meliasna; Ivone Christiana; Matling Matling
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 15 No. 1 (2020): Journal Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v15i1.7794

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dan dosis terbaik pemberian hormon tiroksin pada pakan pelet terhadap pertumbuhan benih ikan nila (Oreochromis niloticus). Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Basah Jurusan Perikanan Universitas Palangka Raya pada bulan Juli sampai dengan bulan September 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yaitu 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu perlakuan A (kontrol), perlakuan B (penambahan hormon tiroksin 0,9 mg/kg pakan), perlakuan C (penambahan hormon tiroksin 1,8 mg/kg pakan) dan perlakuan D (penambahan hormon tiroksin 2,7 mg/kg pakan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian hormon tiroksin berpengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan berat mutlak, dan laju pertumbuhan spesifik masing-masing sebesar 4,0 cm, 6,02 g, dan 4,06 %/hari. Perlakuan terbaik adalah perlakuan pemberian hormon tiroksin tertinggi dengan dosis 2,7 mg/kg pakan sehingga diperlukan penelitian lanjutan untuk mendapatkan dosis optimal.
PENGARUH PROBIOTIK TANGGUH NASA TERHADAP KELIMPAHAN ZOOPLANKTON PADA MEDIA AIR GAMBUT Cynthia Wulandari Sinaga; Inga Torang; Yulintine Yulintine
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 15 No. 2 (2020): Journal Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v15i2.7799

Abstract

Pakan hidup berperan penting dalam mendukung pembenihan ikan sebagai pakan larva yang sangat kecil. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh probiotik TANGGUH NASA dalam meningkatkan kelimpahan zooplankton di air gambut, dan mengidentifikasi genus zooplankton yang tumbuh dalam penggunaan probiotik dan pupuk Nasa TON di air gambut. Penelitian dilaksanakan dalam waktu 1 (satu) bulan sejak Agustus 2020 sampai dengan September 2020 di Laboratorium Perikanan, Peternakan, dan Teknologi Industri Pertanian Jalan H. Timang, Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak (RAL) dengan menggunakan 4 perlakuan yaitu Perlakuan A tanpa pemberian probiotik (kontrol), Perlakuan B pemberian probiotik 3 ppm, Perlakuan C pemberian probiotik 6 ppm, dan Perlakuan D pemberian probiotik probiotik 9ppm. Probiotik ditambahkan setiap 15 hari. Selanjutnya setiap hari dilakukan pemupukan dengan dosis 2 ppm dan pada hari ke-15 dosis pupuk dinaikkan menjadi 4 ppm. Parameter kualitas air yang diukur adalah pH, ​​suhu, total padatan terlarut (TDS), oksigen terlarut (DO) dan amonium (NH4+). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelimpahan zooplankton meningkat pada awal penelitian dan mencapai puncaknya pada pengambilan sampel ke-3 (hari ke-11) kemudian menurun, namun kemudian meningkat hingga akhir pengamatan (hari ke-30). Parameter kualitas air seperti pH, suhu, TDS, DO dan NH4+ relatif stabil dan masing-masing masih memenuhi kriteria optimal untuk kehidupan zooplankton – berkisar antara 4,70 – 6,50, 20 – 29,50°C, 13 – 102 ppm , 2 - 5,4 mg/L dan 1,1 – 5,8 ppm. Oleh karena itu, penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan probiotik Nasa TANGGUH berpengaruh terhadap peningkatan kelimpahan zooplankton dengan kelimpahan tertinggi sebesar 28.500 ind/L
PENGGUNAAN ENZIM PAPAIN PADA PAKAN BENIH IKAN GABUS (Channa striata) Robi Robi; M. Noor Yasin; Yulintine Yulintine
JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES Vol. 15 No. 2 (2020): Journal Tropical Fisheries
Publisher : Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtf.v15i2.7800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis enzim papain yang optimal yang ditambahkan dalam pakan, terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan gabus (Channa striata). Penelitian ini dilaksanakan di Jl. Bukit Raya XVB No. 7 Palangka Raya pada tanggal 1 September sampai 5 Oktober 2020. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor yang diuji perbedaan dosis enzim papain; 0,0%/kg, 1,5%/kg, 3,0%/kg dan 4,5%/kg. Pakan diberikan 5% dari bobot tubuh 3 kali sehari (07.00, 11.30 dan 16.30 WIB) selama 28 hari. Hasil analisis uji one way (ANOVA) menunjukan bahwa enzim papain berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bobot dan panjang mutlak, laju pertumbuhan spesifik hari ke 21 hingga hari ke 28, konversi pakan (P<0,05), tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan spesifik hari ke 7 hingga hari ke 14 dan tingkat kelangsungan hidup ikan gabus (P>0,05). Hasil penelitian menunjukan perlakuan D dosis tertinggi memperoleh hasil terbaik pada semua parameter. Nilai tingkat kelangsungan hidup 100% pada semua perlakuan, pertambahan bobot berkisar pada 1,3 g – 2,3 g, pertambahan panjang berkisar pada 2,2 cm – 2,7 cm, laju pertumbuhan spesifik berkisar pada 0,26%/hari – 0,51%/hari, rasio konversi pakan berkisar 1,1 – 1,8. Selanjutnya, parameter kualitas air selama penelitian seperti suhu, pH dan DO masing-masing berkisar 27ºC - 29ºC, 7,2 – 7,8, dan 3,8 mg/L – 4,7 mg/L. Oleh karena itu dapat disumpulkan dosis enzim papain yang terbaik untuk benih ikan gabus adalah 4,5%/kg pakan.