Pijat ibu dan bayi merupakan bagian dari asuhan kebidanan komplementer yang memiliki manfaat fisiologis dan psikologis bagi ibu dan bayi. Bidan berperan penting dalam memberikan edukasi pijat ibu dan bayi secara tepat dan aman, sehingga diperlukan tingkat pengetahuan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi pijat ibu dan bayi terhadap peningkatan pengetahuan bidan. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan one-group pretest–posttest. Subjek penelitian adalah 52 bidan yang memberikan pelayanan antenatal dan intrapartum di fasilitas pelayanan kesehatan di kota Padang, dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan tentang pijat ibu dan bayi yang telah diuji validitas dan reabilitas. Edukasi diberikan secara terstruktur melalui metode ceramah dan diskusi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rerata skor pengetahuan bidan dari 87,50 pada pretest menjadi 94,52 pada posttest. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,001, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan bidan sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa edukasi pijat ibu dan bayi efektif dalam meningkatkan pengetahuan bidan. Edukasi ini direkomendasikan untuk dikembangkan sebagai bagian dari program pelatihan dan pendidikan berkelanjutan guna meningkatkan kompetensi bidan dalam memberikan asuhan kebidanan komprehensif berbasis evidence-based practice.