Afif Rafiun
STKIP Harapan Bima

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

THE EFFECT OF DRIBBLING EXERCISES WITH TOOLS AND DRIBBLING WITH OPPONENT AND THE EYE-FOOT COORDINATION ON INCREASING THE DRIBBLING SKILL OF EXTRCURRICULAR PARTICIPANTS Afif Rafiun; Muhammad Yamin
PIOR: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 1, No 1 (2022): April 2022
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to know: (1) the effect between Dribbling Exercises with tools and Dribbling with an opponent on increasing the dribbling skill of extracurricular participants. (2) the effect between the eye-foot coordination (high eye-foot coordination and low eye-foot coordination) on increasing the dribbling skill of extracurricular participants. (3) the interaction between Dribbling Exercises with tools and Dribbling Exercises with the opponent and the eye-foot coordination (high and low) on increasing the dribbling skill of football extracurricular participants of Bima regency. This research used an experimental method with a 2x2 factorial design. The result of data analysis showed that (1) there was a significantly different effect between dribbling exercises with tools and dribbling exercises with an opponent on increasing the dribbling skill of football extracurricular participants, which was proved from P= 0.000 ≤ 0.05. it was indicated that dribbling exercises with tools are better than dribbling exercises with an opponent. (2) there was a significantly different effect between high eye-foot coordination exercise and low eye-foot coordination exercise on increasing the dribbling skill of extracurricular participants, which was proved from P= 0.001 ≤ 0.05. it was indicated that high eye-foot coordination exercise was better than low eye-foot coordination exercise. (3) there was no significant interaction between dribbling exercise with (tooling and opponents) and eye-foot coordination exercise (high and low), it was proved from P= 0.000 ≤ 0.05.
Hubungan Antara Daya Ledak Otot Tungkai dan Daya Ledak Otot Lengan Terhadap Kemampuan Smash dalam Permainan Bola Volly M Muhadi; Imaduddin Saitya; Afif Rafiun
PIOR: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 1, No 1 (2022): April 2022
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam bermain bola voli para pemain masih kurang memiliki kemampuan dalam melakukan smash sehingga berdasarkan permasalahan tersebut peneliti merumuskan permasalahan sebagai berikut. apakah ada hubungan daya ledak otot tungkai dan daya ledak otot lengan terhadap smash dalam permainan bola voli pada club himpunan mahasiswa monta Kabupaten Bima. Sesuai dengan rumusan masalah tersebut maka tujuan penelitian adalah Ingin Mengetahui apakah ada hubungan daya ledak otot tungkai dan daya ledak otot lengan terhadap smash dalam permainan bola voli pada club himpunan mahasiswa monta Kabupaten Bima. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif dengan rancangan penelitian korelasi product moment. Sampel penelitian ini adalah sebagian pemain club himpunan mahasiswa monta. dengan jumlah sample 25 pemain putra atau menggunakan tekhnik studi populasi. Tekhnik analisis data yang digunakan adalah teknik analisisi korelasi ganda pada taraf signifikan 5% berdasarkan dari hasil analisis data. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak ada hubungan yang signifikan antara daya ledak otot tungkai dan daya ledak otot lengan terhadap smash dalam permainan bola voli pada club hiumpunan mahasiswa monta Kabupaten Bima, terbukti R-hitung = 0,0,042 (R-hitung= 0,042Rtabel=0,666).maka Dapat di simpulkan bahwa tidak ada hubungan daya ledak otot tungkai dan daya ledak otot lengan terhadap smash dalam permainan bola voli pada club himpunan mahasiswa monta Kabupaten Bima tahun 2022.
PENGARUH SENAM POCO-POCO TERHADAP TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA KELAS V SDN 03 SILA Afif Rafiun; Muhammad Yamin
PIOR: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 1, No 1 (2022): April 2022
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam poco-poco terhadap tingkat kesegaran jasmani siswa kelas V SDN 3 Sila tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini termaksud penelitian kuantitatif dengan menggunakan design penelitian the one group pretest –posttest design. Subjek penelitian merupakan siswa kelas V SDN 3 Sila tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 20 orang. Untuk mengukur kesegaan jasmani siswa, maka penelitian ini menggunakan tes kebugaran jasmani Indonesia (TKJI). Teknik analisis data menggunakan uji t melalui uji prasyrat normalitas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh latihan senam poco-poco terhadap tingkat kebugaran jasmani siswa kelas V SDN 3 Sila tahun pelajaran 2014/2015, hasil ini dibuktikan dengan perbandingan hasil hitung pada uji t pada kelompok pre-test dan post-test sebesar 10,771 lebih besar dari t-table sebesar 1,729. 
OLAHRAGA TRADISIONAL TAPA GALA DALAM MENYATUKAN NILAI MULTIKULTURAL MASYARAKAT Muhammad Yamin; Randi Ardiansyah; I. Ikra; Afif Rafiun
PIOR: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 1, No 1 (2022): April 2022
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui dampak yang di timbulkan akibat dari Olahraga Tradisional Tapa Gala Dalam Menyatukan Nilai Multikultural Masyarakat. Dengan tujuan bahwa permainan trasional Tapa Gala tersebut dapat memberikan nilai keharmonisan yang signifikan terhdapat masyarakat dari berbagai latar belakang dan ciri khas yang berbeda. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subyek dari penelitian ini adalah kajian literature masyarakat peminat pecinta olahraga tradisional, dengan memilih beberpa artikel ilmiah, jurnal, buku, majalah, dan berita-berita local dari berbagai sumber. 
Training on Creating Digital ILAU Based on Local Cultural CharacterBima for Middle MTS Teachers in Bima Regency Yamin, Muhammad; Rostati, Rostati; Rafiun, Afif; Salahuddin, Muhammad
Abdi Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v5i2.6029

Abstract

The method used was focus group discussion (FGD) and a questionnaire. The aim of conducting an FGD is to seek in-depth information regarding the implementation of the training that has been carried out. Meanwhile, the questionnaire given aims to determine the level of understanding felt by the training participants. The final results will determine the success of the activities that have been carried out. The method for implementing this service activity is UKBM development training based on local cultural characters. At the end of the mentoring activities, an evaluation is carried out to determine the achievements of the implementation of the community partnership program. Implementation achievements can be seen from several indicators: (1) understanding of UKBM (2) skills in creating digital UKBM based on local cultural characteristics (3) ability in developing UKBM, with an increase of more than 60%. From the results of the questionnaire analysis, it can be concluded that there has been an increase in teachers' understanding of the importance of using technology in learning by 52%, an increase in skills in making digital UKBM based on local cultural characters by 55%, and an increase in the ability to make learning tools by 63%. This is in accordance with the goal to be achieved, namely an increase of more than 50%. Apart from that, the team also provided a questionnaire on the level of teacher satisfaction with the implementation of the training. The questionnaire contains 6 closed questions using 4 Likert scales, namely disagree, agree, strongly agree and very much agree. The results of the teacher satisfaction level questionnaire regarding the implementation of the training showed that 75% of teachers agreed that the material was easy to understand, 10% said they strongly agreed, 10% said they strongly agreed, and 5% disagreed. Some teachers are new to and know how to use the Ispring suite. Meanwhile, 80% agreed that they wanted to apply the results of this training to learning, 10% said they strongly agreed, and 10% strongly agreed.
Digital Kinetic Task- Based Learning: Pengembangan Sistem Tugas Berbasis Gerakan dalam Pendidikan Olahraga Menggunakan Teknologi Interaktif Afif Rafiun; Syaiful Islami; Nurqomariah Azzahra; Amirudin
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v10i2.6229

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji efektivitas model Digital Kinetic Task-Based Learning (DKTBL) sebagai pendekatan inovatif dalam pembelajaran pendidikan olahraga. Model ini dirancang untuk mengintegrasikan tugas berbasis gerakan dengan teknologi digital guna meningkatkan pemahaman konseptual dan keterlibatan aktif mahasiswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) melalui delapan tahap, mulai dari analisis kebutuhan, pengembangan model, pembuatan prototipe, validasi ahli, uji coba terbatas, revisi, uji coba skala besar, hingga evaluasi akhir. Subjek penelitian meliputi 39 mahasiswa semester IV Program Studi Pendidikan Olahraga STKIP Harapan Bima, yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui studi literatur, wawancara, observasi, tes pretest–posttest, dan angket persepsi. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan teknik analisis tematik dan validasi isi, serta secara kuantitatif melalui uji t, gain score, effect size, dan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model DKTBL dinilai layak oleh para ahli, diterima positif oleh mahasiswa, dan terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan serta pemahaman konseptual mahasiswa. Diskusi menekankan bahwa integrasi teknologi interaktif dan tugas berbasis gerakan dapat menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik dalam pendidikan olahraga. Implikasi penelitian menegaskan bahwa DKTBL berpotensi direplikasi dalam konteks pendidikan olahraga di perguruan tinggi lain maupun bidang pembelajaran serupa.
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF BERBASIS AUGMENTED REALITY UNTUK PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR FUTSAL PADA MAHASISWA PENDIDIKAN OLAHRAGA Afif Rafiun
PIOR: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 3, No 1 (2024): April 2024
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pior.v3i1.729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas media interaktif berbasis Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran teknik dasar futsal bagi mahasiswa pendidikan olahraga. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan (RD) dengan model ADDIE yang meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari 35 mahasiswa program studi Pendidikan Olahraga STKIP Harapan Bima. Hasil analisis menunjukkan bahwa media AR layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran dengan peningkatan rata-rata 34,3% pada motivasi belajar dan lebih dari 25% pada keterampilan teknik futsal. Media ini membantu mahasiswa memahami gerakan secara visual, interaktif, dan kontekstual melalui simulasi 3D yang realistis. Selain itu, mahasiswa menunjukkan respons positif terhadap kemudahan penggunaan dan daya tarik media. Dengan demikian, media interaktif berbasis AR dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran teknik dasar futsal sekaligus memperkuat literasi digital mahasiswa di era pembelajaran modern.