Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA DASAR KREDIT TERHADAP JUMLAH KREDIT PADA SEKTOR MIKRO (STUDI PADA BANK KONVENSIONAL DI INDONESIA PERIODE TAHUN 2014-2018) Ravalia Putri Adela; Astrie Krisnawati
Jurnal Mitra Manajemen Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Mitra Manajemen Edisi Januari
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.611 KB) | DOI: 10.52160/ejmm.v4i1.327

Abstract

Bank berperan dalam menyediakan layanan kredit bagi masyrakat namun tingginya tingkat SBDK, khususnya untuk sektor mikro masih dianggap memberatkan debitur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) mikro terhadap jumlah kredit yang disalurkan pada sektor mikro. Variabel independen yang digunakan adalah tingkat SBDK sektor mikro (X) sedangkan variabel dependen adalah jumlah kredit yang disalurkan pada sektor mikro (Y). Populasi adalah bank-bank umum konvensional di Indonesia periode tahun 2014-2018. Pengambilan sampel menggunakan metode purposif dengan jumlah sampel sebanyak 25 bank konvensional. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan model REM. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa SBDK sektor mikro tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah kredit yang disalurkan pada sektor mikro periode tahun 2014-2018.
PENGARUH LITERASI KEUANGAN TERHADAP FINANCIAL SELF-EFFICACY PADA USIA PRODUKTIF DI KABUPATEN BULELENG, BALI Luh Regita Eka Pratiwi; Astrie Krisnawati
Jurnal Mitra Manajemen Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Mitra Manajemen Edisi Februari
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.177 KB) | DOI: 10.52160/ejmm.v4i2.338

Abstract

Tingkat literasi keuangan Provinsi Bali tergolong baik, namun tidak menjamin bahwa seluruh masyarakat memahami dan memiliki keyakinan untuk menggunakan produk keuangan dan mengelola keuangan dengan baik. Salah satu wilayah Kabupaten di Bali yang perlu diteliti adalah Kabupaten Buleleng. Angka kemiskinan yang tinggi, tingkat pendidikan yang belum merata, serta pertumbuhan ekonomi yang belum stabil membuat wilayah ini perlu dikembangkan dari sisi ekonomi dan juga keuangan. Financial self-efficacy merupakan keyakinan individu dalam mengelola keuangan, menggunakan layanan keuangan dan keyakinan tentang kemampuan pribadi mereka dalam mencapai tujuan finansial utama. Literasi keuangan diharapkan mampu mempengaruhi financial self-efficacy pada usia produktif di Kabupaten Buleleng, Bali guna mencapai kesejahteraan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan terhadap financial self-efficacy. Populasi penelitian ini adalah seluruh penduduk usia produktif di Kabupaten Buleleng yang berjumlah 435.300 jiwa. Pengambilan sampel menggunakan teknik non-probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 400 sampel. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear sederhana. Hasil dari penelitian ini menemukan literasi keuangan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap financial self-efficacy pada usia produktif di Kabupaten Buleleng, Bali.
Pengaruh Ni Putu Priscilia Kartika Dewi; Astrie Krisnawati
Jurnal Mitra Manajemen Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Mitra Manajemen Edisi Februari
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.146 KB) | DOI: 10.52160/ejmm.v4i2.344

Abstract

Indeks Literasi Keuangan Indonesia masih rendah, karena itu pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan berfokus pada peningkatan literasi keuangan khususnya penduduk yang berusia produktif. Pemilihan jenis investasi akan dipengaruhi oleh toleransi seorang investor terhadap risiko. Tingkat kepercayaan diri seseorang juga akan mempengaruhi dalam keputusan investasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh financial literacy, risk tolerance, dan overconfidence terhadap pengambilan keputusan investasi pada usia produktif di kota Bandung. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif, data yang digunakan ialah dengan menyebarkan kuisioner kepada masyarakat usia produktif di Kota Bandung dengan total 400 responden. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif, analisis regresi berganda untuk menjawab hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel Financial Literacy, Risk Tolerance, dan Overconfidence berpengaruh signifikan terhadap pengambilan Keputusan Investasi pada usia produktif di Kota Bandung, dan Financial Literacy, Risk Tolerance, dan Overconfidence berpengaruh signifikan secara simultan terhadap pengambilan keputusan investasi pada usia produktif di Kota Bandung.
Analisis Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Sub Sektor Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di BEI Periode 2012-2016) Afilia Felynda; Astrie Krisnawati
Prosiding FRIMA (Festival Riset Ilmiah Manajemen dan Akuntansi) No 1 (2018): Prosiding FRIMA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STEMBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55916/frima.v0i1.244

Abstract

Tujuan_Mengetahui pengaruh good corporate governance yang diproksikan dengan kepemilikan manajerial dan kepemelikan institusional terhadap nilai perusahaan yang diproksikan dengan Tobin's Q pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2012-2016 menggunakan metode regresi data panel. Metode_Menggunakan metode regresi data panel dengan mengestimasi model common effects, fixed effects, dan random effects. Temuan_ Berdasarkan hasil pengujian hipotesis uji pengaruh parsial, didapatkan bahwa kepemilikan manajerial berpengaruh secara signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan kepemilikan institusional tidak berpengaruh secara signifikan terhadap nilai perusahaan. Sedangkan berdasarkan uji pengaruh simultan, kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional secara bersama-sama mempengaruhi nilai perusahaan. Implikasi_Secara praktik, untuk meningkatkan nilai perusahaan, perusahaan perlu memberikan proporsi saham kepada pihak manajerial dan institusional. Secara teoritis, perlu dilakukan penelitian selanjutnya agar menghasilkan hasil yang lebih akurat dengan metode regresi data panel. Originalitas_Penelitian ini fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan dengan menggunakan metode regresi data panel. Tipe penelitian_Studi Empiris
Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Manajemen Pajak Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Sub Sektor Perkebunan Yang Terdaftar Di BEI Periode 2012-2016) Tazkia Karin Manurung; Astrie Krisnawati
Prosiding FRIMA (Festival Riset Ilmiah Manajemen dan Akuntansi) No 1 (2018): Prosiding FRIMA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STEMBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55916/frima.v0i1.246

Abstract

Tujuan_ Penelitian ini untuk mengetahui penerapan tata kelola perusahaan (good corporate governance) yang baik terhadap manajemen pajak perusahaaan sub sektor perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2012-2016. Desain/Metode_ Teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik sampling berupa purposive sampling. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh signifikan dari masing-masing proksi tata kelola perusahaan yang baik terhadap proksi manajemen pajak. Temuan_ Hasil penelitian ini yaitu secara simultan dewan komisaris, komisaris independen dan kompensasi dewan komisaris serta dewan direksi berpengaruh signifikan terhadap manajemen pajak. Secara parsial dewan komisaris tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen pajak. Sedangkan dewan komisaris independen dan kompensasi dewan komisaris dan dewan direksi berpengaruh signifikan terhadap manajemen pajak. Implikasi__ Penelitian ini dapat menjadi pertimbangan perusahaan sub sektor perkebunan untuk memperhatikan good corporate governane sehingga bisa memperbaiki manajemen pajak di dalam perusahaan. Originalitas_ Penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif regresi data panel dengan menggunakan Eviews 10.0. Tipe Penelitian_ ini tergolong penelitian kausal berupa studi kasus empiris.
Pengaruh Good Corporate Governance terhadap Manajemen Pajak Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Sub Sektor Perkebunan yang terdaftar di BEI Periode 2012-2016) Tazkia Karin Manurung; Astrie Krisnawati
Jurnal Study and Management Research Vol 15 No 2 (2018): SMART (Study Management Research)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STEMBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55916/smart.v15i2.95

Abstract

Tujuan_ Penelitian ini untuk mengetahui penerapan tata kelola perusahaan (good corporate governance) yang baik terhadap manajemen pajak perusahaaan sub sektor perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2012-2016. Desain/Metode_ Teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik sampling berupa purposive sampling. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh signifikan dari masing-masing proksi tata kelola perusahaan yang baik terhadap proksi manajemen pajak. Temuan_ Hasil penelitian ini yaitu secara simultan dewan komisaris, komisaris independen dan kompensasi dewan komisaris serta dewan direksi berpengaruh signifikan terhadap manajemen pajak. Secara parsial dewan komisaris tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen pajak. Sedangkan dewan komisaris independen dan kompensasi dewan komisaris dan dewan direksi berpengaruh signifikan terhadap manajemen pajak. Implikasi__ Penelitian ini dapat menjadi pertimbangan perusahaan sub sektor perkebunan untuk memperhatikan good corporate governane sehingga bisa memperbaiki manajemen pajak di dalam perusahaan. Originalitas_ Penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif regresi data panel dengan menggunakan Eviews 10.0. Tipe Penelitian_ ini tergolong penelitian kausal berupa studi kasus empiris
Analisis Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar Di BEI Periode 2012-2016) Alifia Felynda; Astrie Krisnawati
STAR Vol 15 No 3 (2018): STAR (Study & Accounting Research)
Publisher : STIE STEMBI Bandung Business School

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55916/jsar.v15i3.104

Abstract

Tujuan_Mengetahui pengaruh good corporate governance yang diproksikan dengan kepemilikan manajerial dan kepemelikan institusional terhadap nilai perusahaan yang diproksikan dengan Tobin's Q pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2012-2016 menggunakan metode regresi data panel.Metode_Menggunakan metode regresi data panel dengan mengestimasi model common effects, fixed effects, dan random effects.Temuan_ Berdasarkan hasil pengujian hipotesis uji pengaruh parsial, didapatkan bahwa kepemilikan manajerial berpengaruh secara signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan kepemilikan institusional tidak berpengaruh secara signifikan terhadap nilai perusahaan. Sedangkan berdasarkan uji pengaruh simultan, kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional secara bersama-sama mempengaruhi nilai perusahaan.Implikasi_Secara praktik, untuk meningkatkan nilai perusahaan, perusahaan perlu memberikan proporsi saham kepada pihak manajerial dan institusional. Secara teoritis, perlu dilakukan penelitian selanjutnya agar menghasilkan hasil yang lebih akurat dengan metode regresi data panel.Originalitas_Penelitian ini fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan dengan menggunakan metode regresi data panel.Tipe penelitian_Studi Empiris
PERAN MODAL SOSIAL SEBAGAI MEDIATOR LITERASI KEUANGAN DAN INKLUSI KEUANGAN PADA USIA PRODUKTIF DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL Elizabeth Fiesta Clara SB; Astrie Krisnawati
Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis Vol 15, No 1 (2020): Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis
Publisher : Fakultas Bisnis UKDW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.369 KB) | DOI: 10.21460/jrmb.2020.151.345

Abstract

ABSTRACT Financial inclusion is proven to decrease poverty and social gap if it is done maximally. Gunungkidul regency as one of all regency with the poorest population in Daerah Istimewa Yogyakarta. The determinant factor in successful financial inclusion is financial literacy toward the population themselves. Furthermore, the other factor to accelerate poverty alleviation is the role of the productive population.This research aims to discover the role of social capital as the financial literacy and financial inclusion mediator of Gunungkidul’s Regency productive population. With social capital is expected to be a mediator in improving literacy and inclusion finance.The population in this research is 729.364 productive ages of Gunungkidul’s Regency population and the sample was taken by non-probability sampling technique which produced 424 samples. This study adopted Sobel test also Kenny and Baron method to examine the effect of mediaton of social capital in the relationship between financial literasion and financial inclusion. The result of this study found that social capital proved to partially mediate the association beteen financial literacy and financial inclusion of productivity age in Gunungkidul Regency. Keywords: Poverty, Financial Literacy, Financial Inclusion, Social Capital, Partially Mediation, Gunungkidul Regency. ABSTRAK Gunungkidul termasuk Kabupaten dengan jumlah warga miskin Yogyakarta. Inklusi keuangan dipercaya dapat menurukan kemiskinan apabila dilakukan secara maksmial serta dapat mengurangi kesenjangan sosial. Salah satu faktor penentu keberhasilan inklusi keuangan adalah adanya literasi keuangan pada masyarakat itu sendiri, faktor lain yang dapat mempercepat pengentasan kemiskinan adalah peran masyarakat produktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran modal sosial sebagai mediator literasi keuangan dan inklusi keuangan pada usia produktif di Kabupaten Gunungkidul yang diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan dan inklusi keuangan itu sendiri. Populasi penelitian ini adalah masyarakat Kabupaten Gunungkidul berusia produktif sebesar 729.364 jiwa. Pengambilan sampel dengan teknik non-probability sampling menghasilkan sampel sejumlah 424 jiwa. Penelitian mengadopsi dan menggunakan tes Sobel serta metode Baron dan Kenny dalam pengujian pengaruh mediasi modal sosial pada hubungan literasi keuangan dan inklusi keuangan. Hasil penelitian menemukan bahwa modal sosial terbukti secara parsial memediasi hubungan antara literasi keuangan dan inklusi keuangan pada usia produktif di Kabupaten Gunungkidul. Kata kunci: Usia Produktif, Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan, Modal Sosial, Kabupaten Gunungkidul.
PENGARUH FINTECH PAYMENT TERHADAP PERILAKU MANAJEMEN KEUANGAN MAHASISWA Muchammad Yudha Erlangga; Astrie Krisnawati
Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis Vol 15, No 1 (2020): Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis
Publisher : Fakultas Bisnis UKDW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/jrmb.2020.151.348

Abstract

ABSTRACT The study aims to examine the effect of fintech payment on Student Financial Management Behavior. Data collection was carried out by distributing questionnaires to students in Bandung Raya Region with 400 students as research samples.Based on the results of the study, it is known that the level of use of fintech payments for students in Bandung Raya Region is in the good category while the behavior of financial management is in the neutral category. In addition, it was found that fintech payment had a positive influence on student financial management behavior in the Bandung Raya Region. Keywords: fintech payment, financial management behavior, student ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk menguji  pengaruh fintech payment terhadap Perilaku Manajemen Keuangan Mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebar kuesioner kepada mahasiswa di Wilayah Bandung Raya dengan 400 mahasiswa sebagai sampel penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa tingkat penggunaan fintech payment pada mahasiswa di Wilayah Bandung Raya berada pada kategori baik sedangkan perilaku manajemen keuangan berada pada kategori netral. Selain itu, ditemukan bahwa fintech payment memiliki pengaruh positif terhadap perilaku manajemen keuangan mahasiswa di Wilayah Bandung Raya. Kata kunci: fintech payment; perilaku manajemen keuangan; mahasiswa
SOSIALISASI LITERASI KEUANGAN DAN INVESTASI BAGI GEN Z Fajra Octrina; Nora Amelda Rizal; Astrie Krisnawati; Ratih Hendayani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.16751

Abstract

Abstrak: Sebagai generasi internet, sudah seharusnya Generasi Z memiliki pengetahuan tentang literasi keuangan dan investasi, dengan begitu mereka akan mampu membuat keputusan keuangan yang baik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan literasi keuangan dan investasi bagi Generasi Z. Kegiatan dilakukan dengan metode sosialisasi, kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab serta pengisian kuesiner. Peserta kegiatan merupakan siswa SMK di daerah Sumedang Jawa Barat, dengan jumlah peserta sebanyak 26 orang. Berdasarkan hasil kuesioner diperoleh hasil bahwa masih banyak siswa yang belum pernah mngetahui atau mencari tahu tentang literasi keuangan, dan investasi. Secara keseluruhan sosialisasi ini telah meningkatkan pengetahuan peserta dan 65.38% peserta merasa pengetahuanya sangat bertambah.Abstract: As the internet generation, Generation Z should have knowledge about financial literacy and investment, so they will be able to make good financial decisions. This Community Service activity aims to socialize financial and investment literacy for Generation Z. The training is carried out using the socialization method, followed by discussion and question and answer as well as filling out a questionnaire. The activity participants were SMK students in the Sumedang area, with 26 participants. Based on the results of the questionnaire, it was found that there were still many students who had never known or found out about financial literacy and investment. Overall this socialization has increased the participants' knowledge and 65.38% of the participants felt that their knowledge had greatly increased.