Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN PANJANG BERAT IKAN-IKAN YANG UMUM TERTANGKAP DI RAWA DESA TUNGKARAN, KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Wa Ode Virdayanti; Suhaili Asmawi; Deddy Dharmaji
AQUATIC Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 4 No 2 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Tungkaran terdapat rawa yang merupakan salah satu ekosistem alam yang terletak di Kecamatan Matapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan panjang berat dan pola pertumbuhan ikan yang umum tertangkap di perairan Rawa Desa Tungkaran. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Mei 2021 dengan menggunakan metode observasi atau pengamatan langsung di lapangan. Ikan yang umum tertangkap di perairan rawa tersebut yaitu ikan papuyu (Anabas testudineus), ikan gabus (Chana striata) dan ikan sepat siam (Trichogaster pectralis). Hasil penelitian terhadap ikan-ikan yang biasa ditangkap di rawa berbeda-beda, ada yang sama panjang dan ada pula yang pertumbuhan alometrik, tetapi modus pertumbuhan alometrik negatif mendominasi, di mana pertambahan panjang lebih cepat daripada pertambahan bobot. The Tungkaran Village Swamp is one of the natural ecosystems located in Martapura District, Banjar Regency, South Kalimantan Province, Indonesia. This study aims to determine the relationship between length and weight and growth patterns of fish that are commonly caught in the swamp waters of Tungkaran Village. Data collection was carried out in May 2021 using the observation method or direct observation in the field. The fish commonly caught in the swampy waters are papuyu fish (Anabas testudineus), Haruan fish (Chana striata) and Siamese sepat fish (Trichogaster pectralis). The results of the study of the common fish caught in the swamp varied, some were isometric and some were allometric but were more dominant with a negative allometric growth pattern where length gain was faster than weight gain.