Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

THE CORRELATION BETWEEN A FAMILY SITUATION WITH DRUGS RELAPSE BEHAVIOR TO RESIDENT Kurniawan, Deny; Yuliawati, Ratna; Hamdani, Ari
PROMOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 7, No 2 (2017): PROMOTIF - DESEMBER
Publisher : PROMOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (948.258 KB) | DOI: 10.31934/promotif.v7i2.81

Abstract

The rehabilitation centers BNN Tanah Merah incerease in rehabilitated drug users since 2013 from 5 people to 68 people in 2016. This study is intend to research is to determine correlation between a family situation with drugs relapse behavior to resident in Rehabilitation centers BNN Tanah Merah Samarinda. This research using Cross Sectional research design and the sampling technique used probability sampling with simple random sampling type.This research using a Chi Square statistic test. Based on the result, a good family situation respondents but still experience the relapse are 18.9% and a bad family situation respondents and still experience the relapse are 19,0%. Statistically obtained p-value 1.00 (p<0.05). it can be concluded that there is no correlation between a Family Situation with drugs relapse behavior to resident at Rehabilitation centers BNN Tanah Merah Samarinda.Keywords : Family situation, Relapse, Drugs, Resident.  
Hubungan Antara Intensitas Kebisingan dengan Kelelahan Kerja Bagian Pabrik di PT. X Kurniawan, Deny; Rusdi, Rusdi; Yuliawati, Ratna; Aulia, Khaidir
PROMOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 10, No 1 (2020): PROMOTIF - JUNI
Publisher : PROMOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (978.369 KB) | DOI: 10.31934/pjkm.v10i1.886

Abstract

Tenaga kerja bagian pabrik PT. X yang setiap harinya melakukan proses pengolahan minyak kelapa sawit beresiko terpapar kebisingan yang berdampak pada kelelahan kerja. Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya hubungan antara intensitas kebisingan dengan kelelahan kerja pada tenaga kerja bagian pabrik di PT. X. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional analitik dengan menggunakan studi cross sectional. Populasi yaitu seluruh tenaga kerja bagian pabrik yang berjumlah 73 orang. Sampel yang digunakan yaitu simple random sampling dengan menggunakan rumus Slovin dengan batas toleransi kesalahan 10% didapatkan responden berjumlah 42 orang. Analisis hubungan menggunakan uji chi square pada tingkat kepercayaan 95% dan α = 0,05. Hasil pengukuran intensitas kebisingan yang diterima oleh tenaga kerja bagian pabrik PT. X menunjukkan intensitas kebisingan > NAB yaitu 94 dB sebanyak 27 orang dan intensitas kebisingan  ≤  NAB yaitu 75 dB sebanyak 15 orang. Hasil pengukuran kelelahan kerja pada tingkat kelelahan lelah ringan 15 orang,  pada tingkat kelelahan lelah sedang 17 orang dan pada tingkat kelelahan lelah berat 10 orang. Hasil uji chi square memperoleh nilai p value = 0,002 (α < 0,05), terdapat hubungan antara intensitas kebisingan dengan kelelahan kerja pada tenaga kerja bagian pabrik di PT. X.
Hubungan Antara Intensitas Kebisingan dengan Kelelahan Kerja Bagian Pabrik di PT. X Kurniawan, Deny; Rusdi, Rusdi; Yuliawati, Ratna; Aulia, Khaidir
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 10 No. 1: JUNE 2020
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (978.369 KB) | DOI: 10.56338/pjkm.v10i1.886

Abstract

Tenaga kerja bagian pabrik PT. X yang setiap harinya melakukan proses pengolahan minyak kelapa sawit beresiko terpapar kebisingan yang berdampak pada kelelahan kerja. Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya hubungan antara intensitas kebisingan dengan kelelahan kerja pada tenaga kerja bagian pabrik di PT. X. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional analitik dengan menggunakan studi cross sectional. Populasi yaitu seluruh tenaga kerja bagian pabrik yang berjumlah 73 orang. Sampel yang digunakan yaitu simple random sampling dengan menggunakan rumus Slovin dengan batas toleransi kesalahan 10% didapatkan responden berjumlah 42 orang. Analisis hubungan menggunakan uji chi square pada tingkat kepercayaan 95% dan α = 0,05. Hasil pengukuran intensitas kebisingan yang diterima oleh tenaga kerja bagian pabrik PT. X menunjukkan intensitas kebisingan > NAB yaitu 94 dB sebanyak 27 orang dan intensitas kebisingan  ≤  NAB yaitu 75 dB sebanyak 15 orang. Hasil pengukuran kelelahan kerja pada tingkat kelelahan lelah ringan 15 orang,  pada tingkat kelelahan lelah sedang 17 orang dan pada tingkat kelelahan lelah berat 10 orang. Hasil uji chi square memperoleh nilai p value = 0,002 (α < 0,05), terdapat hubungan antara intensitas kebisingan dengan kelelahan kerja pada tenaga kerja bagian pabrik di PT. X.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN TENAGA KESEHATAN LINGKUNGAN TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN SAMPAH DI BANK SAMPAH RAMLI GRAHA INDAH ROVANDA, IRVAN GUSTIAWAN; RUSDI , RUSDI; YULIAWATI, RATNA
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v4i4.3328

Abstract

Waste is now one of the problems that requires special attention, because waste has now become a national problem. Waste will increase in line with the increasing population in an area. Community consumption patterns also contribute to the increasing amount of waste that is increasingly diverse in type. This study was conducted with the aim of determining whether or not there is a relationship between the level of knowledge and support of environmental health workers in waste management at the Ramli Graha Indah waste bank. A quantitative approach with a cross-sectional research design was implemented in this study. Bivariate and univariate data analysis will be used in this process. The results of the study showed no relationship between the level of knowledge and waste management behavior with a sign value of 0.666 (p>0.05). There was no relationship between the support of environmental health workers for waste management behavior with a sign value of 1.000 (p>0.05). There was no relationship between the level of knowledge and support of environmental health workers for waste management behavior at the Ramli Graha Indah Air Putih waste bank. It is hoped that environmental health workers can collaborate with the management of the Ramli Graha Indah Air Putih waste bank to mobilize the community so that waste can be managed properly. ABSTRAKSampah kini menjadi salah satu permasalahan yang memerlukan perhatian khusus, sebab sampah saat ini sudah menjadi persoalan nasional. Sampah akan meningkat sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk di suatu wilayah. Pola konsumsi masyarakat ikut memberi kontribusi dalam meningkatnya jumlah timbulan sampah yang semakin beragam jenisnya. Penelitian ini dijalankan dengan tujuan agar ada tidaknya hubungan yang terjadi pada tingkat pengetahuan dan dukungan tenaga kesehatan lingkungan pada pengelolaan sampah bank sampah Ramli Graha indah bisa diketahui. Pendekatan kuantitatif dengan bentuk desain penelitian cross-sectional diimplementasikan dalam studi ini. Analisis data bivariat dan univariat akan dipakai dalam proses ini. Hasil penelitian tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap perilaku pengelolaan sampah dengan nilai sign 0,666 (p>0,05). Tidak ada hubungan antara dukungan tenaga Kesehatan lingkungan terhadap perilaku pengelolaan sampah dengan nilai sign 1,000 (p>0,05). Tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan dukungan tenaga Kesehatan lingkungan terhadap perilaku pengelolaan sampah di bank sampah Ramli Graha Indah Air Putih. Diharapkan tenaga kesehatan lingkungan bisa berkolaborasi dengan pengurus bank sampah ramli graha indah air putih untuk menggerakkan masyarakat agar sampah bisa dikelola dengan baik.
Hubungan Karakteristik Individu Terhadap Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di PT X Amalia, Nur; Yuliawati, Ratna; Rachman, Ainur
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 10 No 2 (2024): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/higiene.v10i2.41607

Abstract

Personal Protective Equipment (PPE) is a tool used by workers to protect themselves from potential hazards and work accidents that may occur in the workplace. In research, there are still many workers who do not comply with wearing PPE at work because it makes it difficult for them to do their job, starting from not wearing gloves, shoes and eye protection. This researcher aims to determine the relationship between individual characteristics and adherence to the use of PPE personal protective equipment. Quantitative research using a cross sectional approach. Sampling used in this study is the Simple Random Sampling method with workshop workers as respondents totaling 99 using the Slovin formula. Data were collected using a questionnaire and then data were analyzed using SPSS with univariate and bivariate analysis. This data analysis used the chi-square statistical test (α = 0.05). Results: The results showed that the variables age, years of service did not have a significant relationship with adherence to the use of PPE with a p value greater than 0.05, namely the p value of age 0.362 > 0.05 while years of service p value 0.624 > 0.05. There is no relationship between individual characteristics and adherence to the use of personal protective equipment (PPE). Factors that have a relationship with adherence to the use of PPE are age and years of service. Keywords: Compliance, Use of PPE, Workshop
Kondisi Perilaku Personal Hygiene Dan Sanitasi Perumahan Pada Penderita Skabies Rahayu, Mellysa; Pramaningsih, Vita; Yuliawati, Ratna
Buletin Keslingmas Vol 44, No 2 (2025): BULETIN KESLINGMAS VOL. 44 NO. 2 TAHUN 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v44i1.11843

Abstract

Skabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau “Sarcoptes Scabiei Var Homonis” yang dapat menyerang individu dari segala usia, ras dan latar belakang sosial. Perilaku personal hygiene dan sanitasi perumahan merupakan faktor yang sangat berpengaruh dalam penyakit skabies. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yang dilakukan dengan tujuan membuat gambaran atau deskriptif. Jumlah sampel sebanyak 32 responden diambil menggunakan teknik purposive sampling. Analisa data diolah secara manual dan disajikan dalam bentuk tabulasi nilai dan presentase Hasil penelitian perilaku personal hygiene yang dilakukan pada rumah yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Kota Samarinda ditemukan bahwa hasil dari perilaku responden yang memenuhi kriteria baik 8 responden (25%), kriteria cukup 10 responden (31,25%) dan kriteria kurang 14 responden (43,75%). Hasil dari Penilaian Rumah Sehat yang memenuhi kriteria rumah sehat ada 12 rumah (37,5%) dan kriteria rumah tidak sehat ditemukan sebanyak 20 rumah (62,5%). Berdasarkan hasil penelitian di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Kota Samarinda, dapat disimpulkan bahwa masih banyak responden yang memiliki perilaku personal hygiene yang kurang baik dan pada sanitasi perumahan mayoritas rumah responden tidak memenuhi syarat pada pencahayaan, Sarana Pembuangan Air Limbah, Sarana Pembuangan Tempat Sampah, serta jarang membuka jendela kamar, sehingga memungkinkan terjadinya penularan skabies.
THE RELATIONSHIP BETWEEN ANXIETY LEVELS AND DYSPEPSIA SYNDROME IN STUDENTS Yuliawati, Ratna; Oktavia, Istiqomah Nur; Kurniasari, Lia
Indonesian Journal of Health Science Vol 9 No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ijhs.v9i2.11859

Abstract

Dyspepsia syndrome, a form of digestive system disorder related to psychological conditions, especially anxiety, which can directly affect an individual's perception of the physical symptoms they experience. The purpose of this study was to identify anxiety levels in students of the Public Health Undergraduate Program at the Muhammadiyah University of East Kalimantan, identify the incidence of dyspepsia syndrome, and analyze the relationship between anxiety levels and the incidence of dyspepsia syndrome. This study used a quantitative approach with a cross-sectional design, involving 208 students selected through stratified random sampling techniques, and analyzed using the Fisher's Exact Test. The results showed that most respondents were 20 years old and mostly female. Most respondents experienced mild anxiety, and as many as 88.9% of respondents experienced dyspepsia syndrome. Bivariate analysis showed a significant relationship between anxiety levels and the incidence of dyspepsia syndrome (p = 0.001). Based on these findings, it is recommended to increase awareness of the importance of mental health, as well as the provision of psychological counseling services on campus to prevent psychological impacts that can affect students' physical health and digestive system.
ANALISIS PERUBAHAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PROGRAM BANK SAMPAH RAMAH LINGKUNGAN GRAHA INDAH SAMARINDA Rusdi; Devriliana T, Dinda; Yuliawati, Ratna
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31871

Abstract

Urbanisasi dan industrialisasi yang pesat di Indonesia telah menyebabkan peningkatan jumlah limbah, memerlukan solusi inovatif untuk pengelolaannya. Program bank sampah ramah lingkungan di Graha Indah, Samarinda, adalah salah satu upaya untuk mengatasi masalah ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak sosial dan ekonomi dari program bank sampah terhadap masyarakat setempat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan desain studi kasus. Populasi penelitian adalah masyarakat di Graha Indah yang berpartisipasi dalam program bank sampah, dengan sampel diambil melalui teknik purposive sampling. Variabel penelitian meliputi kesadaran lingkungan, pendapatan masyarakat, dan perubahan perilaku terkait pengelolaan sampah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan survei kuesioner. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode analisis tematik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan survei kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program bank sampah di Graha Indah berhasil meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat. Warga lebih sadar akan pentingnya pemilahan sampah dan aktif dalam pengelolaan lingkungan. Program ini juga berkontribusi pada peningkatan pendapatan masyarakat melalui penjualan sampah yang dipilah, yang meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga. Perubahan perilaku positif terlihat dalam pengelolaan sampah sehari-hari. Kesimpulannya, program bank sampah ramah lingkungan di Graha Indah efektif dalam menciptakan perubahan sosial dan ekonomi yang positif. Program ini dapat dijadikan model untuk inisiatif serupa di daerah lain. Penelitian ini merekomendasikan pembuat kebijakan untuk mengadopsi pendekatan bank sampah dalam strategi pengelolaan limbah di Indonesia.
Kondisi Perilaku Personal Hygiene Dan Sanitasi Perumahan Pada Penderita Skabies Rahayu, Mellysa; Pramaningsih, Vita; Yuliawati, Ratna
Buletin Keslingmas Vol. 44 No. 2 (2025): BULETIN KESLINGMAS: VOL. 44 NO. 2 TAHUN 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v44i1.11843

Abstract

Skabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau “Sarcoptes Scabiei Var Homonis” yang dapat menyerang individu dari segala usia, ras dan latar belakang sosial. Perilaku personal hygiene dan sanitasi perumahan merupakan faktor yang sangat berpengaruh dalam penyakit skabies. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif yang dilakukan dengan tujuan membuat gambaran atau deskriptif. Jumlah sampel sebanyak 32 responden diambil menggunakan teknik purposive sampling. Analisa data diolah secara manual dan disajikan dalam bentuk tabulasi nilai dan presentase Hasil penelitian perilaku personal hygiene yang dilakukan pada rumah yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Kota Samarinda ditemukan bahwa hasil dari perilaku responden yang memenuhi kriteria baik 8 responden (25%), kriteria cukup 10 responden (31,25%) dan kriteria kurang 14 responden (43,75%). Hasil dari Penilaian Rumah Sehat yang memenuhi kriteria rumah sehat ada 12 rumah (37,5%) dan kriteria rumah tidak sehat ditemukan sebanyak 20 rumah (62,5%). Berdasarkan hasil penelitian di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Kota Samarinda, dapat disimpulkan bahwa masih banyak responden yang memiliki perilaku personal hygiene yang kurang baik dan pada sanitasi perumahan mayoritas rumah responden tidak memenuhi syarat pada pencahayaan, Sarana Pembuangan Air Limbah, Sarana Pembuangan Tempat Sampah, serta jarang membuka jendela kamar, sehingga memungkinkan terjadinya penularan skabies.
Desain Media Pembelajaran Gerak Lurus Berbasis Gamifikasi Menggunakan Construct 2 Yuliawati, Ratna; Kuncahyono, Kuncahyono
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 7, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v7i6.8680

Abstract

Penelitian ini mengembangkan alat bantu ajar berbasis gamifikasi untuk mata pelajaran Gerak Lurus bagi siswa kelas XI, memanfaatkan platform Construct 2. Metodologi yang digunakan merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE, yang meliputi analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil analisis awal menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam pemahaman konsep Gerak Lurus, yang menjadi motivasi utama untuk mengembangkan media pembelajaran ini. Penerapan gamifikasi terbukti efektif dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa dibandingkan dengan metode pengajaran konvensional yang cenderung monoton. Setelah melalui tahap validasi oleh ahli materi dan media, produk yang dihasilkan dinilai sangat relevan dan memenuhi kriteria pendidikan. Implementasi lapangan memperlihatkan bahwa penggunaan media ini tidak hanya meningkatkan capaian akademik siswa, dengan rata-rata peningkatan nilai mencapai 89%, tetapi juga menunjukkan peningkatan partisipasi aktif siswa di kelas yang sangat substansial. Penelitian ini merekomendasikan penerapan media pembelajaran interaktif berbasis gamifikasi sebagai inovasi penting dalam pengajaran Gerak Lurus, serta perlunya pelatihan terstruktur bagi guru agar dapat memaksimalkan penggunaan media dalam proses belajar-mengajar.