Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Penambahan Tepung Kunyit Kedalam Pakan Ikan Menggunakan Metode Coating di MA Nuruzh Zholam, Kabupaten Seruyan Tina Purnamasari; Muhammad Nazarul Yanis; Suroto *
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia Vol 2, No 1 (2022): Jurnal PKM Balida Indonesia
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belida Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pkmbelida.v2i1.69

Abstract

Penambahan tepung kunyit kedalam pakan ikan memiliki tujuan meminimalisir terjadinya stress pada ikan dikarenakan kualitas air yang tinggi ammonia akibat dari sisa pakan dan feses ikan. Hal ini dikarenakan kunyit memiliki zat antioksidan yang mampu menekan terjadinya ROS atau radikal bebas. Pemilihan lokasi pengabdian dan pengembangan masyarakat di MA Nuruzh Zholam dikarenakan masyarakat sudah terbiasa memelihara ikan di kolam dan sedang mengembangkan BUDIDAMBER yang tidak mengganti air, sehingga kandungan ammonia air dalam wadah tinggi. Permasalahan tersebut muncul gagasan atau alternatif untuk menekan stress oksidatif pada ikan dengan menggunakan tepung kunyit tinggi antioksidan yang dapat menekan stress akibat tingginya ammonia. Setelah masyarakat menerima pemaparan terkait penambahan tepung kunyit ke dalam pakan ikan menggunakan metode coating langsung mempraktikan ke lapangan dengan tahapan persiapan alat dan bahan, proses coating pakan, pengeringan pakan, pemaparan metode pemberian pakan, dan monitoring pemeliharaan ikan.
ANALISIS PENGARUH MODAL DAN HARGA TERHADAP PENDAPATAN PETANI KELAPA SAWIT DI DESA KARTIKA BAKTI KECAMATAN SERUYAN HILIR TIMUR Suroto *; parisa; Zul Erianto Suarja
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v2i2.78

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh modal dan harga terhadap pendapatan petani kelapa sawit di Desa Kartika Bakti Kecamatan Seruyan Hilir Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei dengan observasi, kuesioner dan wawancara. Variabel yang diukur adalah variabel modal dan variabel harga terhadap pendapatan petani kelapa sawit. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis regresi linier berganda dan uji t. Interpretasi hasil analisis menggunakan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para petani kelapa sawit di Desa Kartika Bakti memiliki usia kisaran usia 40 tahunanan, hal ini menunjukkan bahwa para petani pada umumnya berada pada usia dengan produktifitas tinggi. Dari segi pendidikan, didominasi tamatan SD sekitar 75%, kemampuan pengambilan keputusan yang baik, didukung oleh kemudahan akses informasi dunia pertanian khususnya terkait kelapa sawit. Dari hasil skor kuesioner kita ketahui rerata untuk variabel modal, harga dan pendapatan mendapatkan angka diatas 4,0 sehingga dapat disimpulkan dalam kategori sangat baik. Hal tersebut menandakan bahwa para petani sudah memiliki kesiapan yang baik ketika memulai untuk masuk pada kegiatan budidaya tanaman kelapa sawit, para petani meyaqini akan prospek yang bagus untuk bisnis kelapa sawit kedepannya. Hasil uji regresi linier berganda diketahui bahwa nilai signifikansi variabel modal 0,002 dan nilai signifikansi variable harga 0,000, sehingga variabel modal dan variable harga dinyatakan berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan petani kelapa sawit di Desa Kartika Bakti. Kemudian berdasarkan hasil regresi tersebut disimpulkan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak, artinya variabel modal berpengaruh sifnifikan terhadap pendapatan petani kelapa sawit di Desa Kartika Bakti Kecamatan Seruyan Hilir Timur.
ANALISIS SIFAT FISIKA DAN KIMIA TANAH PADA LAHAN SAWAH DI DESA LANJUT, KECAMATAN SINGKEP PESISIR Muhammad Nazarul Yanis; Mulyadi *; Adityo Azana Putra; Puja Triandini; Rizka Wildani; Rehandi *; Suroto *
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v4i1.191

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui data sifat fisik dan kimia tanah pada lahan sawah di Desa Lanjut, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2024. Metode yang digunakan yaitu metode survei eksplorasi menggunakan teknik Purposive Random Sampling, Wawancara dan Analisis Sampel di laboratorium. Parameter yang diamati adalah Warna Tanah (Munsell Color Charts), Tekstur Tanah (Texture by Feel), Struktur Tanah, Kemiringan Lereng (Slope), Ketinggian Tempat (Altitude) dan pH Tanah (pH Meter). Data hasil penelitian kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Tekstur Tanah yang dominan di lokasi penelitian adalah Lempung Berliat dan Liat Berdebu. Warna Tanah yang dominan adalah Dark Brown dan Brown, Struktur Tanah yang dominan adalah bergumpal (blocky), Kemiringan Lerengnya bergelombang dan agak melandai, Ketinggian Tempat berkisar 5-10 mdpl, dan pH Tanah rata-rata adalah 6,9 (Netral). Pada umumnya sifat fisika dan kimia tanah pada lahan sawah di Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir masuk dalam kriteria sesuai untuk pertumbuhan tanaman padi.
Persepsi Masyarakat Terhadap Keberadaan Koperasi Karya Maju Bersama Sekunder (KKMB SKD) Studi Kasus Masyarakat Desa Sungai Bakau Rahmajiyah Jiyah; Denny Triwandoyo; Suroto *
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol. 4 No. 2 (2025): Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v4i2.195

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi persepsi masyarakat Desa Sungai Bakau terhadap keberadaan Koperasi Karya Maju Bersama Skunder (KKMB SKD) dalam pengelolaan kebun plasma PT. Sumur Pandanwangi Kartika. Koperasi ini dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian No. 26 Tahun 2007, yang menetapkanbahwa perusahaan Perkebunan yang memiliki Izin Usaha Perkebunan Budidaya (IUP-B) atau Izin Usaha Pengolahan (IUP) wajib membangun kebun masyarakat seluas minimal 20% dari total area kebun perusahaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 23 anggota koperasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada anggota koperasi Desa Sungai Bakau untuk mengukur persepsi mereka. Hasil analisis menunjukkan persepsi positif terhadap keberadaan KKMB SKD, dengan persentase rata-rata hasil kuesioner sebesar 70%, yang termasuk dalam kategori “Setuju” (Kisaran 60%-79.99%). Temuan ini mengindikasikan bahwa koperasi berperan positif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan kebunplasma
Analisis Pendapatan Usahatani Kelapa Sawit Di Desa Kartika Bhakti Kecamatan Seruyan Hilir Timur Marsela123 Sella; Suroto *; Tirsa Neyatri bandrang
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol. 4 No. 2 (2025): Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v4i2.199

Abstract

Desa Kartika Bhakti berada di Kecamatan Seruyan Hilir Timur yang mengusahakan tanaman Kelapa Sawit.  Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Menganalisis gambaran usahatani kelapa sawit di Desa Kartika Bhakti Kecamatan Seruyan Hilir Timur 2) Menganalisis besarnya pendapatan usahatani kelapa sawit di Desa Kartika Bhakti Kecamatan Seruyan Hilir Timur. Waktu penelitian adalah dari bulan Mei – Juli 2024. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive). Metode penelitian menggunakan analisis kuantitatif deskriptif dengan jumlah sampel petani kelapa sawit yaitu 22 petani sampel ditentukan menggunakan proportionate stratified random sampling. Gambaran usahatani menggunakan analisis deskriptif sedangkan analisis pendapatan menggunakan rumus total biaya, penerimaan, dan pendapatan. Hasil penelitian menunjukan keadaaan usahatani kelapa sawit dengan mayoritas petani memiliki luas lahan kelapa sawit terbanyak yaitu pada rentang 1 – 3 hektar dengan umur tanaman 8 – 15 tahun dan menjadi umur produktif untuk menghasilkan Tandan Buah Segar, selain itu proses usahatani kelapa sawit yang dijalankan oleh petani menggunakan teknik budidaya yang hampir sama pada umumya hingga tahap produksi. Penerimaan yang diperoleh petani kelapa sawit Rp. 2.426.580.000/Ha/Tahun dengan jumlah produksi 1.249.200 kg/Tahun dan total biaya produksi yang dikeluaran Rp.1.203.429.375/Ha/Tahun dari total keseluruhan sampel, sehingga pendapatan petani yang diperoleh dalam periode setahun adalah Rp. 1.251.866.875/Ha/Tahun, Jadi usahatani kelapa sawit menguntungkan bagi petani. Kata Kunci: Kelapa Sawit, Usahatani, Gambaran Usahatani, Analisis Pendapatan
DAMPAK KEBERADAAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT SWADAYA TERHADAP PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI DESA BANGUN HARJA KECAMATAN SERUYAN HILIR TIMUR Gina Meilani; Suroto *; Denny Triwandoyo
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol. 4 No. 2 (2025): Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v4i2.201

Abstract

Desa Bangun Harja merupakan salah satu dari 5 (lima) desa yang ada di KecamatanSeruyan Hilir Timur Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah:1 ) Untuk menganalisis dampak Perkebunan Kelapa Sawit swadaya terhadap kesempatan kerja bagi masyarakat di Desa Bangun Harja 2 ) Untuk menganalisis dampak Perkebunan Kelapa Sawit swadaya terhadap perekonomian di Desa Bangun Harja . Waktu penelitian ini dari bulan febuari hingga bulan juni  2024. Penentuan Lokasi ini di lakukan secara sengaja (purposive). Metode penelitian menggunakan analisis kualitatif dengan jumlah subjek  petani kelapa sawit swadaya yaitu  17 petani subjek . subjek di tentukan menggunakan  reduksi data (reduktion), penyajian data ( display), penarikan Kesimpulan (verifikasi ).Hasil penelitian ini menunjukan Perkebunan kelapa sawit memberikan dampak terhadap kesempatan kerja bagi petani kelapa sawit yang dapat dilihat dari adanya luas lahan yang dimiliki oleh petani kelapa sawit di Desa Bangun Harja yang semakin luas, dengan adanya pertambahan luas lahan, maka pendapatan petani semakin bertambah sehingga peluang kerja semakin meningkat karena adanya produksi dari perkebunan tersebut yang akan memerlukan tenaga kerja dalam menjalankan proses usahataninya Perkebunan kelapa sawit memiliki dampak terhadap perekonomian Desa Bangun Harja, secara positif perkebunan menghasilkan lapangan kerja bagi penduduk setempat, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong perekonomian lokal. Dampak perkebuanan kelapa sawit terhadap perekonomian dapat dilihat dari tingkat pendidikan dari anak petani yang sudah menempuh pendidikan tinggi lebih tinggi dari orang tuannya hingga ke universitas, begitupun dengan tingkat perekonomian lainnya Kata kunci : Dampak keberadaan perkebunan kelapa sawit swadaya terhadap perekonomian masyarakat