Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Metodologi Penulisan Tafsir At-Tanwir Muhammadiyah Ahmad Sudianto; Sri Sastika Khasanah; Nabila Bilqisti
Mubeza Vol. 13 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : IAIN Takengon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54604/mbz.v13i2.304

Abstract

Muhammadiyah secara umum diartikan sebagai umat atau pengikut Nabi Muhammad SAW, yakni setiap individu orang Islam yang mengakui dan meyakini bahwa Nabi Muhammad SAW adalah hamba dan pesuruh Allah SWT yang terakhir. Dalam tataran praktis-idelogis ormas ini menjadikan tafsir At-Tanwir sebagai bagian yang tak terpisahkan dari referensi religiositas. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui lebih jauh tentang tafsir At-Tanwir sebagai perwujudan dari tafsir jama’i, baik latar belakang penulisannya maupun sistematikanya. Tulisan ini bersifat analisis konseptual dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah kajian kepustakaan (library research). Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa tafsir At-Tanwir berhasil menghadirkan nuansa baru dalam dunia penafsiran Al-Qur’an. Penyusunan tafsir ini dilaksanakan secara kelompok (kolektif) sehingga disebut sebagai tafsir jama’i sehingga berlainan dengan karya-karya tafsir sebelumnya yang disusun secara individu. Tafsir At-Tanwir berusaha melakukan interpretasi ayat-ayat Al-Qur’an dengan prinsip responsivitas, membangkitkan dinamika dan menggelorakan etos; etos ibadah, etos ekonomi, etos sosial dan etos keilmuan. Pada prinsipnya secara lembaga pihak Muhammadiyah mengakui keberadaan tafsir kolektif yang telah disusun oleh Kementerian Agama, tetapi belum dapat merepresentasikan acuan dan kehendak yang sesuai dengan pemikiran kemuhammadiyahan. Muhammadiyah tampaknya menghajatkan tampilnya literatur tafsir Al-Qur’an yang selaras dengan jati diri Muhammadiyah dan disusun secara kolektif.
Implementasi dan Metodologi Pembelajaran Kitab Hadist Sunan ad-dᾹrimῙ Bagi Peserta Didik Ahmad Sudianto
Sustainable Vol. 6 No. 2 (2023): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v6i2.4109

Abstract

Artikel ini ditulis untuk mengetahui metodologi penulisan kitab hadis Sunan ad-Dārimī. Kitab ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari perbendaharaan kitab-kitab induk hadis. Penulisnya termasuk bagian dari penulis kitab hadis senior, muḥaddiṡ utama dan guru para penulis al-kutub al-khamsah. Namun demikian, eksistensi kitab ini dinilai belum dikenal secara luas oleh umat Islam. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka dengan metode deskriptif analitis dan pendekatan kewahyuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kitab Sunan ad-Dārimī memiliki keistimewaan dari aspek sanad, yakni derajat para periwayat hadis. Perkembangan penulisan kitab-kitab hadis tidak terlepas dari ragam corak dan cara yang digunakan oleh para penulisnya. Adanya perbedaan sistematika penyusunan yang digunakan oleh para penulis melahirkan aneka kitab hadis yang dikenal dan sampai kepada para penggunanya saat ini. Di antara jenis-jenis kitab hadis itu adalah kitab jenis sunan.
Komunikasi Efektif di Tengah Masyarakat Majemuk: Implementasi Ayat-Ayat Madaniyyah Jufri Hasani Z; Ahmad Sudianto; Irhas
El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Vol 4 No 1 (2026): El-Wasathy: Journal of Islamic Studies
Publisher : Lembaga Swadaya Masyarakat Asosiasi Masyarakat Madani Indonesia (AMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61693/elwasathy.vol41.2026.140-156

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengungkap pesan-pesan ilahi yang tertuang dalam ayat-ayat Madaniyyah dari aspek komunikasi. Banyak persoalan umat dewasa ini yang berawal dari kegagalan berkomunikasi. Kemajemukan atau keragamaan satu masyarakat membutuhkan seni komunikasi yang bervariasi. Metode penelitian ini adalah kajian kepustakaan dengan membaca dan menggali informasi dari berbagai sumber terutama jurnal dan kitab tafsir. Untuk mendukung penelitian penulis juga menampilkan beberapa contoh ayat yang dipilih berdasarkan kebutuhan dan keterwakilan materi yang ingin dijelaskan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam ayat-ayat Madaniyyah terdapat keragaman cara dan isi pesan. Ini tentu sangat bersesuaian dengan kondisi masyarakat Madinah yang heterogen. Selain itu, sesuai dengan karakteristiknya, ayat-ayat Madaniyyah banyak berisi aturan atau hukum. Dalam ayat-ayat Madaniyyah ditemukan penyampaian hukum tersebut didukung dengan alasan logis hukum tersebut diterapkan. Dalam ayat-ayat Madaniyyah juga ditemukan kesantuan dalam berkomunikasi. Tiga poin yang disarikan dari ayat-ayat Madaniyyah ini bisa diterapkan oleh para komunikator zaman sekarang, pesan yang disampaikan menjadi tepat sasaran sehingga komunikasi yang dilakukan menjadi lebih efektif.