Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Penerapan Algoritma AES 256 Pada Qr Code Untuk Sistem Registrasi Event Sepeda Mohamad Dani Saputro; Binanda Wicaksana; Farhan Zayid
TeknoIS : Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi dan Sains Vol 13, No 2 (2023): July
Publisher : Universitas Binaniaga Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36350/jbs.v13i2.205

Abstract

Technology and the digital era are currently developing rapidly and providing various conveniences for humans in various aspects, including in the field of event organizers. After the Covid-19 pandemic ended, events began to be held again in various areas, including in Bogor. Bicycle events are one of the events that are highly anticipated by bicycle hobbyists, but there are still many event organizers who depend on Google Forms as a place to register participants. The problems that occur in the registration system using the Google form are related to data management and the ineffectiveness and efficiency the registration process because according to the value the registration process used at this time is still quite convoluted, causing queues at the time of re-registration of participants. In addition, there is no security that can maintain the authenticity of participant data, because currently registration data that is input via Google Form is directly stored automatically on Google Drive where the Google Drive account can still be accessed together so that leaks and tracing errors will be difficult to do. Therefore, the application of the AES 256 algorithm to the QR code is considered the right solution to increase system effectiveness, efficiency and security. registration. This research has carried out a feasibility test on a prototype that was built based on the evaluation value of the system which has been carried out through a questionnaire by 2 experts and 5 users showing that the system developed is very feasible with a percentage value of 84%. Thus, the use of the AES 256 algorithm on the QR code can be declared effective and efficient for increasing participant data security in the mountain bike event registration system.
Penerapan Metode Internet of Things Pada Sensor PZEM-004T Untuk Pengukuran Konsumsi Energi Listrik Serta Menentukan Estimasi Biaya Listrik Muhammad Krisnabayu; Farhan Zayid
Jurnal SAINTEKOM (Sains dan Teknologi Komputasi) Vol 1 No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP3M) – Universitas Binaniaga Indonesia (UNBIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36350/jskom.v1i3.64

Abstract

Di era modern ini, peningkatan urbanisasi dan mobilitas penduduk telah menyebabkan peningkatan permintaan akan tempat tinggal, terutama indekos atau kos-kosan. Indekos adalah pilihan populer bagi mahasiswa, karyawan, dan individu yang membutuhkan tempat tinggal sementara di kota atau kota. Kebutuhan listrik indekos sangat tinggi, terutama karena banyaknya peralatan elektronik dan daya yang digunakan oleh penghuninya. Dibutuhkan alat monitoring agar diketahui berapa besar daya, energi, yang digunakan dan estimasi biaya yang harus dibayarkan. Alat yang dirancang untuk sistem monitoring ini menggunakan sensor PZEM-004T, aplikasi berbasis web serta NodeMCU. Sensor PZEM-004T berfungsi untuk mengukur tegangan, arus, daya, dan energi yang terdapat pada beban listrik. Serta dibutuhkan NodeMCU sebagai mikrokontroler. Hasilnya dapat ditampilkan pada web browser dan LCD 16x2 yang digunakan. Dari hasil pengujian yang didapat melalui pengukuran menggunakan sensor PZEM-004T untuk perancangan prototipe sistem monitoring energi memiliki besar persentase nilai akurasi dari sistem yang dirancang terhadap alat ukur standar meliputi tegangan nilai error sebesar 1.1%, arus mempunyai nilai error sebesar 2.9%, dan perhitungan total konsumsi energi listrik mempunyai nilai error sebesar 3.3%. Dikategorikan masih dalam batas wajar karena nilai error kurang dari 5%. Selain daripada itu peralatan listrik rumah tangga didapatkan hasil konsumsi energi listrik dalam waktu sebulan 214.49 kWh dengan estimasi biaya sebesar Rp 290.064,62.
Sistem Penyiraman Tanaman Otomatis Menggunakan Logika Fuzzy Berbasis Sensor Kelembapan Tanah dan Prediksi Hujan Andrean Dwi Sahara; Farhan Zayid
Jurnal SAINTEKOM (Sains dan Teknologi Komputasi) Vol 2 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP3M) – Universitas Binaniaga Indonesia (UNBIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36350/jskom.v2i1.76

Abstract

Tingginya konsumsi air dalam kegiatan pertanian sering disebabkan oleh metode penyiraman manual yang tidak memperhatikan kondisi kelembapan tanah dan prediksi hujan. Penelitian ini bertujuan merancang sistem penyiraman otomatis berbasis sensor kelembapan tanah dan prediksi hujan menggunakan logika fuzzy untuk mengatur aliran air berdasarkan kondisi lingkungan aktual. Sistem menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor kelembapan tanah kapasitif, relay 5V, dan pompa air mini. Data prediksi hujan diperoleh dari API OpenWeatherMap, sedangkan aplikasi Blynk digunakan sebagai antarmuka pemantauan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pengujian fungsionalitas, akurasi, dan efisiensi air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensor kelembapan memiliki akurasi sebesar 90%, sistem mampu menghemat air sebesar 13,33% dibandingkan metode manual, serta seluruh fungsi sistem berjalan dengan tingkat keberhasilan 100%. Evaluasi pengguna menunjukkan skor rata-rata 4,3 dengan kategori sangat layak. Dengan demikian, sistem penyiraman otomatis berbasis IoT menggunakan logika fuzzy terbukti efisien, akurat, dan layak digunakan untuk mendukung pertanian modern berkelanjutan. 
Sistem Keamanan Rumah Pintar Berbasis IoT dengan Pengenalan Wajah Rizki Arya Muhammad; Farhan Zayid
Jurnal SAINTEKOM (Sains dan Teknologi Komputasi) Vol 2 No 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP3M) – Universitas Binaniaga Indonesia (UNBIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36350/jskom.v2i2.99

Abstract

Penelitian ini membahas perancangan dan implementasi sistem keamanan rumah pintar berbasis Internet of Things (IoT) dengan teknologi pengenalan wajah. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya tindak pencurian di lingkungan perkampungan serta keterbatasan sistem keamanan konvensional yang umumnya bersifat reaktif dan kurang efektif dalam memberikan perlindungan real-time. Sistem dirancang menggunakan modul ESP32-CAM dengan algoritma Convolutional Neural Network (CNN) dan Haar Cascade Classifier untuk mendeteksi wajah secara otomatis. Ketika wajah tidak dikenal terdeteksi, sistem mengirimkan notifikasi real-time berupa gambar melalui aplikasi Telegram kepada pemilik rumah. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan prototyping, melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, dan uji coba pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi wajah dengan tingkat akurasi yang cukup baik pada kondisi pencahayaan normal dan jarak tertentu. Notifikasi real-time berhasil dikirim melalui Telegram, meskipun performa sistem menurun pada kondisi pencahayaan minim serta jaringan internet yang tidak stabil.
Penerapan Security System Pada Perangkat Teknologi CCTV (Closed-Circuit Television) Bagi Siswa di SMK Al-Ikhlas Wahyu Hidayat; R Joko Sarjanoko; Farhan Zayid; Syafrial; Ardin Hersandini; Ando Fernando; Diego Fauzi
KIAT: Kajian Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): January
Publisher : LP3M Universitas Binaniaga Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36350/kiat.v1i1.13

Abstract

The training on CCTV technology at Al-Ikhlas Vocational School in Cisarua, Bogor, aims to enhance students' skills in designing security systems. This activity includes socialization, intensive training, technology implementation, as well as mentoring and evaluation. Students are introduced to the fundamentals of security systems, their types and models, and trained to design systems using CCTV devices creatively and innovatively. They are also encouraged to apply these skills in school activities, such as security monitoring through CCTV applications. The training results showed a significant improvement in students' ability to use CCTV devices, including designing systems that meet their needs. The final evaluation revealed that students not only understand the basic components and features of CCTV but are also capable of developing innovative ideas independently. This program has created an interactive and collaborative learning environment, boosting students' confidence in utilizing security technology. As a sustainability initiative, the formation of an extracurricular activity focusing on security system implementation in schools is proposed.
Model Pembelajaran Troubleshooting Komputer dengan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) Sebagai Media Interaktif Wahyu Hidayat; R Joko Sarjanoko; Farhan Zayid; Syafrial; Ardin Hersandini; Dinda Azzahra; Ratu Khomariah
KIAT: Kajian Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): July
Publisher : LP3M Universitas Binaniaga Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36350/kiat.v1i2.18

Abstract

Di era teknologi informasi dan komunikasi, komputer menjadi bagian penting dalam dunia pendidikan. Seiring meningkatnya penggunaan komputer, kebutuhan layanan troubleshooting yang cepat dan efisien semakin mendesak. Penerapan teknologi di sekolah tidak hanya mendukung operasional tetapi juga proses pembelajaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa SMK Telekomedika dalam merancang troubleshooting komputer berbasis artificial intelligence (AI). Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan intensif, perancangan troubleshooting dengan AI, pendampingan, dan evaluasi berkelanjutan. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan siswa, di mana sebagian besar mampu menghasilkan rancangan troubleshooting yang tepat dan inovatif. Evaluasi akhir mencatat peningkatan pemahaman sebesar 85% dan partisipasi 80% siswa dalam kompetisi. Program ini berhasil menciptakan suasana belajar interaktif dan mendukung keberlanjutan melalui pembentukan ekstrakurikuler implementasi AI di sekolah.
Inovasi Pembelajaran Digital: Pelatihan IoT-Robotic Untuk Mendukung Profile Lulusan Smk Era Society 5.0 Wahyu Hidayat; Farhan Zayid; R. Joko Sarjanoko
KIAT: Kajian Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): July
Publisher : LP3M Universitas Binaniaga Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36350/kiat.v2i2.38

Abstract

Perkembangan teknologi pada era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 menuntut lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pembelajaran berbasis Internet of Things (IoT) dan robotika. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa SMK Kosgoro dalam bidang IoT dan robotika. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik perancangan sistem IoT dan robotika, pendampingan, serta evaluasi. Materi pelatihan mencakup pengenalan konsep Society 5.0, sensor, mikrokontroler, konektivitas jaringan, dan integrasi perangkat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam memahami konsep, menggunakan komponen dasar, serta merancang sistem IoT dan robotika sesuai kebutuhan. Evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman siswa sebesar 85%, serta 85% peserta mengikuti kompetisi sebagai bentuk penerapan hasil pelatihan. Kegiatan ini juga meningkatkan kreativitas, kepercayaan diri, dan kemampuan berpikir inovatif siswa. Untuk menjaga keberlanjutan program, diusulkan pembentukan kegiatan ekstrakurikuler IoT dan robotika sebagai sarana pengembangan kompetensi teknologi di sekolah.