Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Tumbuhan Paku (Pterydophyta) Yang Dimanfaatkan Sebagai Tumbuhan Obat Di Daerah Sumatera Utara Syarifah Widya Ulfa; Anisa Putri Nabila; Nur Saibah Tambunan; Rahmi Siregar; Sabilah Allyu Sinaga
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2250

Abstract

  Dalam provinsi Sumatera Utara mempunyai beberapa kabupaten salah satunya adalah kabupaten Labuhan Batu Utara dan Tanjung Balai menjadi tempat penelitian. Telah dilakukan penelitan tentang Tumbuhan Paku (Pteridophyta) yang di Manfaatkan Sebagai Tumbuhan Obat di Sumatera Utara. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui  pemanfaatan tumbuhan paku yang dapat diadikan obat. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 17-28 April 2023 di kabupaten Labuhan Batu Utara dan Tanjung Balai. Metode penelitian dengan menggunakan metode kualitatif ,teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan ekporasi yaitu penelitian dilakukan dengan mengadakan pengamatan langsung terhadap spesies tumbuhan paku (Pterydophyta) dilapangan. Adapun jenis tumbuhan paku (Pterydophyta)  dimanfaatkan sebgai tumbuhan obat didaerah sumatera utara yaitu Asplenium nidus, dapat dimanfaatkan untuk  obat penyubur rambut, obat demam, sakit kepala,batuk dan memar atau bengkak . Diplazium esculentum dimanfaatkan untuk Mempercepat proses penyembuhan luka menyembuhkan berbagai penyakit seperti batuk, asma, demam, sakit kepala, diare. Drymoglossum heterophyllum, dimanfaatkan obat Mengobati batuk-batuk atau pencuci perut. Nephrolepis cordifolia dimanfatkan untuk.  Selaginella plana dimanfaatkan untuk Mengobati luka pasca persalinan dan gangguan menstruasi. Marsilea drummondii L. Dimanfaatkan untuk menyembuhkan penyakit kuning atau hepatitis ,mengatasi infeksi saluran kencing dan diare . Cycas rumphii Dimanfaatkan untuk Mengobati diabetes dan pendarahan menstruasi, daun pakis dapat mengobati bisul, radang kulit bernanah, atau luka bakar. 
Development of interactive pop-up book learning media for human circulatory system material to increase high school students' interest in learning Rahmi Siregar; Rohani Rohani
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 3 (2025): Inovasi Kurikulum, August 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v22i3.133

Abstract

This research aims to create a learning media in the form of a pop-up book that is applied to the content of the human circulatory system, which meets the requirements of validity, practicality, and effectiveness, and can increase students' interest in learning. The method used is Research and Development (R&D) with a 4D model, which consists of Define, Design, Develop, and Disseminate, but in this study, it is only up to the Develop stage. This study involved 33 students of grade XI Science 1 and a biology teacher at SMAS Cerdas Murni. Data was collected using validation sheets, practicality questionnaires for teachers and students, student learning interest questionnaires, and pretest and posttest questions. The validation results show that this media is highly valid, as validated by media and material experts. The practicality test showed efficient responses from teachers and students. The effectiveness of the media can be seen from the N-Gain score, indicating a high level of effectiveness, and the results of the student learning interest questionnaire show a very high level of interest. Based on these findings, this pop-up book is considered suitable as a learning tool because it meets the standards of validity, practicality, and effectiveness. In addition, this media also helps students understand the human circulatory system and grow their interest in learning biology.   Abstrak Penelitian ini memiliki tujuan untuk menciptakan media pembelajaran berbentuk pop-up book yang diterapkan untuk konten sistem peredaran darah manusia, yang memenuhi syarat validitas, praktikalitas, dan efektivitas, serta dapat meningkatkan minat peserta didik dalam belajar. Metode yang digunakan adalah Riset dan Pengembangan (R&D) dengan model 4D, yang terdiri dari Define, Design, Develop, dan Disseminate, tetapi dalam penelitian ini hanya sampai tahap Develop. Penelitian ini melibatkan 33 peserta didik kelas XI IPA 1 dan seorang guru Biologi di SMAS Cerdas Murni. Data dikumpulkan menggunakan lembar validasi, angket kepraktisan untuk guru dan peserta didik, angket minat belajar peserta didik, serta soal pretest dan posttest. Hasil validasi menunjukkan media ini sangat valid, dari ahli media dan ahli materi. Uji kepraktisan memperlihatkan tanggapan yang sangat praktis dari guru dan peserta didik. Efektivitas media terlihat dari skor N-Gain menunjukkan kategori tinggi dan hasil angket minat belajar peserta didik menunjukkan kategori sangat tinggi. Berdasarkan temuan tersebut, pop-up book ini dinilai cocok sebagai alat pembelajaran karena memenuhi standar validitas, kepraktisan, dan efektivitas. Selain itu, media ini turut membantu peserta didik dalam memahami sistem peredaran darah manusia dan menumbuhkan minat mereka untuk belajar Biologi. Kata Kunci: minat belajar peserta didik; pop-up book; sistem peredaran darah manusia