Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Studi Keamanan dan Kenyamanan Ditinjau pada Sarana Dan Prasarana Jalur Pedestrian : (Studi Kasus : Jalur Pedestrian Waduk Rawa Badak, Jakarta Utara) Nazaruddin Khuluk; Johan Nanda Gunawan
Jurnal Ilmiah Arjouna: Architecture and Environment Journal of Krisnadwipayana Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah ARJOUNA
Publisher : Universitas Krisnadwipayana, Fakultas Teknik Program Studi Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/jia.v7i2.79

Abstract

Jalur pedestrian rawa badak yang selesai dibangun pada bulan September 2022 menjadi acuan dasar untuk melakukan penelitian, penelitian dilakukan guna mengidentifikasi penerapan aspek keamanan dan kenyamanan pada jalur pedestrian yang disebabkan ramainya antusias masyarakat yang berkunjung untuk menikmati fasilitas jalur pedestrian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan akan disajikan secara deskriptif melalui hasil pengamatan pada objek sarana dan prasana jalur pedestrian rawa badak. Penelitian dimulai dari pencarian standar jalur pedestrian menurut peraturan yang berlaku, survei pengambilan foto kondisi lapangan, serta melakukan kuisioner terhadap responden. Hasil dari penelitian ini disajikan secara deskriptif melalui hasil akumulatif penilaian, untuk aspek keamanan akan didapat melaui hasil perbandingan pengamatan objek terhadap standar keamaan sarana dan prasarana pada jalur pedestrian sedangkan untuk aspek kenyamanan akan didapat melalui hasil kuisinoner terhadap responden mengenai pertanyaan seputar kenyamanan.
ANALISIS TEPAT GUNA LAHAN DALAM PENERAPAN GREEN BUILDING DI GEDUNG METROPOLITAN TOWER Nazaruddin Khuluk; Irfan Cahyo Riyadi
Jurnal Ilmiah Arjouna: Architecture and Environment Journal of Krisnadwipayana Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah ARJOUNA
Publisher : Universitas Krisnadwipayana, Fakultas Teknik Program Studi Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Green Building Council Indonesia (GBCI) dengan perangkat penilaiannya yang disebut dengan Greenship, adalah NGO (Non-Governmental Organization) di Indonesia yang bertugas untuk mempromosikan penerapan konsep pembangunan berkelanjutan serta mengevaluasi rancangan dan konstruksi suatu bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Gedung Metropolitan Tower sesuai dengan kategori tepat guna lahan pada Greenship. Melalui pelaksanaan Greenship kategori ASD dapat meminimalisir dampak lingkungan akibat penggunaan lahan terbangun. Kategori ASD berfokus terhadap aksesibilitas gedung, pengurangan pemakaian kendaraan bermotor, pengoptimalan lahan hijau guna mengurangi heat island effect dan beban limpasan air hujan, serta menjaga ekosistem sekitar gedung melalui pengelolaan lahan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif yaitu menganalisis dan menggambarkan kondisi pelaksanaan kriteria ASD Greenship pada Gedung Metropolitan Tower secara apa adanya berdasarkan berbagai data yang dikumpulkan berupa hasil pengamatan.
Pelatihan Komposting Teknologi Tepat Guna dalam Reduksi Sampah Organik Kampus Gita Puspa Artiani; Achmad Pahrul Rodji; Sukadi Sukadi; Indriasari Indriasari; Ajat Zatmika; Sutaryo Sutaryo; Reny Savitri; Zefri Zefri; Nazaruddin Khuluk; Rishki Nugraha; Rifqi Maulana; Azka Iqbaal Pratama; Gea Angkasa Irianto Nugroho
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 3 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i3.2182

Abstract

The accumulation of organic waste in urban areas triggers overcapacity at the Sumur Batu Landfill and causes air pollution due to open burning. This community service activity aims to educate the university community on reducing leaf waste at the source through a composting pilot project at the Faculty of Engineering, Universitas Krisnadwipayana. The methods applied encompass a sociotechnological approach consisting of community education, technical composting training guided by speakers from the North Bekasi District Environmental Health Department (UPTD LH), and the diffusion of science and technology. The starter formulation utilized a mixture of 1 cap of EM4, 1 cap of molasses, and 10 liters of fresh water, followed by an anaerobic fermentation process for 25 days. The results demonstrated a successful collaborative integration of lecturers and students across multiple departments (Civil Engineering, Mechanical Engineering, Architecture, and Urban and Regional Planning) in producing ready-to-use organic fertilizer applied to the campus's productive trees. In conclusion, managing waste independently from its source is crucial as a tactical solution to reduce regional ecological burdens while creating a clean, healthy, and sustainable campus ecosystem.
Upaya Konservasi Lingkungan Kampus melalui Gerakan Penanaman Pohon untuk Mewujudkan Green Campus Achmad Pahrul Rodji; Gita Puspa Artiani; Sukadi Sukadi; Indriasari Indriasari; Ajat Zatmika; Sutaryo Sutaryo; Nazaruddin Khuluk; Tiara Andiani; Aisyahqi Ramadhani Putri Kurniawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 2 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i2.1503

Abstract

The increase in pollution and micro temperatures within the Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS) campus environment requires concrete solutions through the optimization of green open spaces. This community service aims to reforest the campus while strengthening local food security by planting productive trees. The methods used include community education on environmental conservation, planting technique training, and science and technology diffusion through the planting of 50 Multipurpose Tree Species (MPTS) seedlings, such as miki avocado, arumanis mango, breadfruit, citra water apple, and citrus. The results show a significant increase in academic community awareness and improvement in the campus's physical environmental quality. Collaboration with agricultural experts ensures the sustainable growth of the plants. In conclusion, the integrated planting of shaded and productive trees creates a cooler and more food-independent campus ecosystem. This activity is vital as a pilot model for educational institutions in supporting the sustainable development agenda and collective responsibility for earth's sustainability.