Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Mengenal Angka melalui Media Balok Angka pada Anak Kelompok B di TK Negeri Melati Pinonobatuan Bolaangmongondow Timur Tirta Mamonto; Mieke O. Mandagi; Refien Khouni S. Rawung
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan Kemampuan mengenal angka melalui penggunaan media balok angka pada anak kelompok B di Tk Negeri Melati Pinonobatuan. Latar Belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan Anak dalam mengenal dan membedakan angka, Khususnya angka yang memiliki bentuk hampir sama seperti 6 dan 9, serta kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik dalam proses belajar mengajar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Subjek Penelitian adalah 10 anak kelompok B yang terdiri dari 6 anak laki-laki dan 4 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes perbuatan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan kriteria perkembangan anak yaitu belum berkembang (BB), mulai berkembang (MB), berkembang sesuai harapan (BSH), dan berkembang sangat baik (BSB). Hasil penelitian menunjukan adannya peningkatan kemampuan mengenal angka anak setelah diterapkan media balok angka. Pada siklus I, anak yang mencapai kategori BSH dan BSB berjumlah 4 anak atau sebesar 40%. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus II, seluruh anak mencapai kategori BSH dan BSB dengan persentase keberhasilan sebesar 100%. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan media balok angka dapat meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal dan menyusun angka secara signifikan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa media balok angka efektif digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan mengenal angka pada anak kelompok B di Tk Negeri Pinonobatuan.
Meningkatkan Kemampuan Kognitif Mengenal Konsep Bilangan Menggunakan Media Pohon Angka pada Anak Kelompok B di TK GMIM Hanna Matani Gloryanatari Gloryanatari; Fera Luicia Tampi; Mieke O. Mandagi
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.304

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak dalam mengenal konsep bilangan menggunakan media pohon angka pada anak kelompok B. Metode yang diterapkan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berlangsung dalam dua siklus. Setiap siklus mencakup empat tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui teknik observasi dan dokumentasi untuk mendapatkan gambaran kondisi kelas yang akurat. Subjek penelitian melibatkan 11 anak didik, yang terdiri dari 6 anak laki-laki dan 5 anak perempuan. Tindakan ini dilakukan dengan mengintegrasikan media pohon angka dalam kegiatan inti pembelajaran, dimana anak diajak untuk mencari dan memasangkan angka pada pohon angka secara berurutan dari 1 sampai 20 dengan benar dan tepat. Hasil analisis data pada Siklus I menunjukkan tingkat ketuntasan anak baru mencapai 54,5% (6 anak), sementara 45,5% (5 anak) lainnya masih memerlukan stimulasi lebih lanjut. Perbaikan tindakan pada Siklus II membawa peningkatan signifikan, dimana tingkat ketuntasan menjadi 81,8% (9 anak). Berdasarkan temuan tersebut, dapat di ambil kesimpulannya bahwa penggunaan media pohon angka sangat efektif untuk meningkatkan kemampuan kognitif mengenal konsep bilangan pada anak usia dini.
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Permainan Balok Kayu Bentuk Geometri pada Anak TK Frater Don Bosco Tomohon Wa Diana Klara; Mieke O. Mandagi; Olga R. M. Sumual
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan permainan balok kayu bentuk geometri pada anak TK Frater Don Bosco Tomohon. Masalah utama yang diidentifikasi adalah rendahnya kemampuan motorik halus anak, di mana dari 15 anak yang diamati, hanya 3 anak (20%) yang menunjukkan perkembangan motorik halus sesuai tahap perkembangannya. Permasalahan yang ditemukan meliputi kesulitan koordinasi mata-tangan, kurangnya ketelitian dan keterampilan jari, rendahnya konsentrasi, serta anak cepat bosan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 15 anak (8 laki-laki dan 7 perempuan). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan tanya jawab. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pada siklus I, tingkat keberhasilan anak baru mencapai 40%, di mana 3 anak masih belum berkembang (BB) dan 6 anak masih dalam kategori mulai berkembang (MB). Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, tingkat keberhasilan meningkat menjadi 100%, dengan 3 anak mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan 12 anak mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan permainan balok kayu bentuk geometri secara efektif dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan bermain yang menyenangkan.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Angka melalui Media Balok Angka pada Anak Kelompok B di TK Negeri Melati Pinonobatuan Bolaangmongondow Timur Tirta Mamonto; Mieke O. Mandagi; Refien Khouni S. Rawung
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan Kemampuan mengenal angka melalui penggunaan media balok angka pada anak kelompok B di Tk Negeri Melati Pinonobatuan. Latar Belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan Anak dalam mengenal dan membedakan angka, Khususnya angka yang memiliki bentuk hampir sama seperti 6 dan 9, serta kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik dalam proses belajar mengajar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Subjek Penelitian adalah 10 anak kelompok B yang terdiri dari 6 anak laki-laki dan 4 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes perbuatan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan kriteria perkembangan anak yaitu belum berkembang (BB), mulai berkembang (MB), berkembang sesuai harapan (BSH), dan berkembang sangat baik (BSB). Hasil penelitian menunjukan adannya peningkatan kemampuan mengenal angka anak setelah diterapkan media balok angka. Pada siklus I, anak yang mencapai kategori BSH dan BSB berjumlah 4 anak atau sebesar 40%. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus II, seluruh anak mencapai kategori BSH dan BSB dengan persentase keberhasilan sebesar 100%. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan media balok angka dapat meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal dan menyusun angka secara signifikan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa media balok angka efektif digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan mengenal angka pada anak kelompok B di Tk Negeri Pinonobatuan.
Meningkatkan Kemampuan Kognitif Mengenal Konsep Bilangan Menggunakan Media Pohon Angka pada Anak Kelompok B di TK GMIM Hanna Matani Gloryanatari Gloryanatari; Fera Luicia Tampi; Mieke O. Mandagi
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.304

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak dalam mengenal konsep bilangan menggunakan media pohon angka pada anak kelompok B. Metode yang diterapkan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berlangsung dalam dua siklus. Setiap siklus mencakup empat tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui teknik observasi dan dokumentasi untuk mendapatkan gambaran kondisi kelas yang akurat. Subjek penelitian melibatkan 11 anak didik, yang terdiri dari 6 anak laki-laki dan 5 anak perempuan. Tindakan ini dilakukan dengan mengintegrasikan media pohon angka dalam kegiatan inti pembelajaran, dimana anak diajak untuk mencari dan memasangkan angka pada pohon angka secara berurutan dari 1 sampai 20 dengan benar dan tepat. Hasil analisis data pada Siklus I menunjukkan tingkat ketuntasan anak baru mencapai 54,5% (6 anak), sementara 45,5% (5 anak) lainnya masih memerlukan stimulasi lebih lanjut. Perbaikan tindakan pada Siklus II membawa peningkatan signifikan, dimana tingkat ketuntasan menjadi 81,8% (9 anak). Berdasarkan temuan tersebut, dapat di ambil kesimpulannya bahwa penggunaan media pohon angka sangat efektif untuk meningkatkan kemampuan kognitif mengenal konsep bilangan pada anak usia dini.
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Permainan Balok Kayu Bentuk Geometri pada Anak TK Frater Don Bosco Tomohon Wa Diana Klara; Mieke O. Mandagi; Olga R. M. Sumual
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan permainan balok kayu bentuk geometri pada anak TK Frater Don Bosco Tomohon. Masalah utama yang diidentifikasi adalah rendahnya kemampuan motorik halus anak, di mana dari 15 anak yang diamati, hanya 3 anak (20%) yang menunjukkan perkembangan motorik halus sesuai tahap perkembangannya. Permasalahan yang ditemukan meliputi kesulitan koordinasi mata-tangan, kurangnya ketelitian dan keterampilan jari, rendahnya konsentrasi, serta anak cepat bosan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 15 anak (8 laki-laki dan 7 perempuan). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan tanya jawab. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pada siklus I, tingkat keberhasilan anak baru mencapai 40%, di mana 3 anak masih belum berkembang (BB) dan 6 anak masih dalam kategori mulai berkembang (MB). Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, tingkat keberhasilan meningkat menjadi 100%, dengan 3 anak mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan 12 anak mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan permainan balok kayu bentuk geometri secara efektif dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan bermain yang menyenangkan.