Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Identifikasi Kesulitan Pelafalan Kosakata pada Pembelajaran Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar Mina Marlina
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 1 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i1.7810

Abstract

Pelafalan kosakata adalah bentuk pembelajaran yang penting pada saat melakukan pengajaran Bahasa inggris dikelas. Namun demikian, masih banyak peserta didik yang masih kesulitan dalam melafalkan kosakata Bahasa Inggris. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan, dan menganalisis kesulitan yang dihadapi siswa dalam pelafalan bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan model Miles dan Huberman sebagai Teknik analisis data, yang meliputi komponen reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan atau verifikasi (conclusion drawing/verification). Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek penelitian mengalami kesulitan dalam pelafalan bahasa Inggris. Hal ini terjadi karena faktor internal maupun eksternal, seperti tingkat penguasaan bahasa Inggris yang berbeda, yang dipengaruhi oleh bahasa ibu, latar belakang sosial dan keluarga, serta metode pembelajaran, bahan ajar, dan media pembelajaran. Upaya yang dilakukan guru dalam menghadapi siswa yang kesulitan dalam pelafalan Bahasa inggris, yaitu dapat menggunakan media belajar yang lebih mudah dan menarik yaitu dengan pemanfaatan Audio visual Aids (AVA) dan kombinasi antara ujian tertulis dan ujian kinerja dengan bentuk tes pilihan ganda dan mencocokkan gambar.
Peran Teknologi Digital Sebagai Inovasi dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Hasna Dwi Rahmawati; Yeti Inayah; Mina Marlina
JIPSD: Jurnal Inovasi Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Inovasi Pendidikan Sekolah Dasar (August 2024)
Publisher : Published by Konsorsium Pengetahuan Innoscientia (KOPINNOS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan berjalannya waktu, teknologi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Oleh karena itu, adaptasi dan inovasi dalam dunia pendidikan menjadi hal yang signifikan agar kita dapat mengikuti perkembangan zaman. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka perlu dilakukan identifikasi dan analisis mengenai peranan teknologi digital sebagai inovasi dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Sekolah Dasar. Penelitian ini dilakukan dengan metode kajian pustaka, yaitu dengan cara mengumpulkan dan mengevaluasi berbagai sumber informasi yang relevan, seperti artikel jurnal ilmiah, laporan penelitian, dan dokumen resmi dari lembaga pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital berperan aktif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dengan memanfaatkan teknologi aplikasi Google Classroom, Canva, Zoom Meeting, YouTube, dan WhatsApp. Simpulan yang disampaikan adalah bahwa teknologi digital atau teknologi aplikasi sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa Sekolah Dasar. Teknologi ini efektif digunakan dalam proses pembelajaran, baik secara langsung maupun tidak langsung
Penerapan Media Edukatif Celengan dalam Meningkatkan Literasi Keuangan Siswa Sekolah Dasar di SDN Sukaharja 03 Lise Purnamasari; Zayeha Azzahra; Mina Marlina; Adlan Rafiqi; Muhamad Ibnu Darda; Nurul Azizah Mutmainnah; Muhammad Fauzan Kamil; Wahyu Laksamana Herandi; Nur Asiyah Jamil Ismaya; Putri Septiana
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Educivilia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v7i1.21486

Abstract

Kemampuan literasi, termasuk literasi keuangan, merupakan keterampilan penting yang perlu dikuasai generasi abad ke-21 sebagai bekal menghadapi perkembangan zaman. Namun, literasi keuangan siswa sekolah dasar masih rendah, salah satunya karena kurangnya pemahaman tentang pengelolaan uang saku secara bijak. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan syariah pada siswa melalui edukasi berbasis media interaktif. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dengan tahapan: persiapan, pelaksanaan sosialisasi, diskusi, praktik pengelolaan uang saku, serta refleksi bersama. Kegiatan ini melibatkan siswa sekolah dasar yang diberikan pemahaman mengenai konsep menabung, alokasi uang saku, serta pentingnya pengendalian konsumtif sesuai prinsip syariah. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran siswa dalam mengelola uang secara sederhana namun tepat sasaran, terlihat dari kemampuan mereka merancang alokasi kebutuhan pokok, tabungan, dan hiburan. Diskusi kelompok juga memperlihatkan antusiasme dan partisipasi aktif siswa dalam menyampaikan pendapat dan pengalaman pribadi. Simpulan dari kegiatan ini adalah literasi keuangan syariah dapat ditanamkan sejak dini dengan pendekatan kontekstual, menyenangkan, dan sesuai usia anak. Saran yang diajukan adalah perlunya keberlanjutan program dengan dukungan guru dan orang tua agar literasi keuangan tidak hanya dipahami dalam kegiatan pembelajaran, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.