Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) dengan Menggunakan Handout untuk Meningkatan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 12 Pekanbaru Tahun Ajaran 2017/2018 Lusiani; Sri Amnah; Desti
Biology and Education Journal Vol. 1 No. 2 (2020): Biology and Education Journal
Publisher : Universitas Islam Riau (UIR) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/baej.2020.14477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dengan menggunakan handout pada siswa kelas VIII.1 di SMP Negeri 12 Pekanbaru Tahun Ajaran 2017/2018. Penelitian tindakan kelas dimulai dari bulan September sampai dengan Oktober 2017 di kelas VIII.1 SMP Negeri 12 Pekanbaru Tahun Ajaran 2017/2018. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII.1 SMP Negeri 12 Pekanbaru yang berjumlah 24 orang siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Data dianalisis secara deskriptif,dengan melihat daya serap, ketuntasan individual dan ketuntasan klasikal. Hasil analisis data dari penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan menggunakan handout untuk nilai kognitif diperoleh daya serap siswa mengalami peningkatan (4%) dari sebelum PTK yaitu (76,8%) menjadi (80,8%) pada Siklus I, dan mengalami peningkatan sebesar 4,8% menjadi 85,6% setelah siklus II. Daya serap siswa untuk nilai KI mengalami peningkatan 4,6% dari sebelum PTK yaitu 78.4% menjadi 83,0% pada Siklus I, dan mengalami peningkatan sebesar 4.7% menjadi 87,7% setelah siklus II. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipeTGT dengan menggunakan handout dapat meningkatkan hasil belajar biologi siswa kelas VIII.1 di SMP Negeri 12 Pekanbaru Tahun Ajaran 2017/2018.
Analisis Media Pembelajaran Yang Digunakan Guru Di SMKN Pertanian Terpadu Provinsi Riau Nabila Yenanta; Desti; Nurkhairo Hidayati
Jurnal Ilmu Pendidikan Biologi dan IPA Vol. 2 No. 1 (2026): MUBIPA - Januari
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/mubipa.v2i1.1173

Abstract

This study aims to analyze the use of instructional media by teachers in science learning at SMKN Pertanian Terpadu Provinsi Riau. The research employed a descriptive method with data collected through questionnaires and interviews. The questionnaire was administered to 20 eleventh-grade students to identify students’ perceptions of the instructional media used, while interviews were conducted with a science teacher to obtain more in-depth information regarding the implementation of instructional media in the classroom. The data were analyzed using descriptive quantitative and qualitative techniques. The results indicate that the instructional media used by teachers are generally appropriate to the learning material and easy for students to access; however, the media are considered less engaging and have not provided an optimal impact on students’ understanding. In addition, the interview results reveal that the use of instructional media has not been fully optimized due to several constraints. Therefore, the development of more engaging and student-oriented instructional media is needed to support more effective science learning.
EDUKASI NEURO-LOGIC JUNIOR: PANCAINDRA & SISTEM SARAF SEBAGAI WAHANA CRITICAL THINKING Sepita Ferazona; Suryanti; Cindy Amelia; Siti Robiah; Ibnu Hajar; Tengku Ritawati; Laila Witra; Desti
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): Desember 2025 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v3i3.124

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk mengembangkan pemahaman komprehensif mengenai pancaindra dan sistem saraf sebagai wahana penguatan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Artikel ini membahas hasil pengabdian kepada masyarakat berupa Edukasi bertema Edukasi Neuro-Logic Junior: Pancaindra & Sistem Saraf sebagai Wahana Critical Thinking, pada 14 November 2025. Metode kegiatan meliputi penjelasan materi, diskusi, dan partisipasi aktif dari siswa. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi, dengan peningkatan pemahaman tentang Edukasi Neuro-Logic Junior: Pancaindra & Sistem Saraf sebagai Wahana Critical Thinking. Dampak positif dari kegiatan ini terlihat pada kesadaran siswa terhadap pancaindra dan sistem saraf sebagai wahana penguatan kemampuan berpikir kritis. Kegiatan ini diharapkan berkelanjutan dengan partisipasi aktif dari sekolah dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan mendukung. Selain itu, hasil kegiatan dipublikasikan sebagai referensi akademik untuk program serupa di masa mendatang.