Kafrawi Yunus
Program Studi Manajemen, Program Pascasarjana, Universitas Bosowa

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Penerapan Era Digital 4.0 (Revolusi Industri) Pada Pendidikan Di SD Negeri 228 Lagaroang Kabupaten Luwu Timur Anwar Sada; Muhlis Ruslan; Kafrawi Yunus
Jounal of Primary Education Vol 2 No 2 (2022): Bosowa Journal of Education, Juni 2022
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v2i2.1479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan era Digital 4.0 (Revolusi Industri) Pada Pendidikan di SD Negeri 228 Lagaroang. Metode yang digunakan peneliti adalah metode penelitian kualitatif. Penelitian ini mengambil tempat di SD Negeri 228 Lagaroang Kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timur. Sampel dalam penelitian ini diambil dari guru dan siswa. Metode pengumpulan data menggunakan teknik-teknik kualitatif seperti wawancara, observasi, dokumentasi. Alat analisa data menggunakan deskriftif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di SD Negeri 228 Lagaroang, pelaksanaan pembelajaran sudah dilaksanakan dengan baik. Hal ini terlihat dari penyajian pembelajaran di kelas yang dilakukan oleh guru sudah menggunakan media pembelajaran yang menarik serta kemampuan guru dalam menggunakan teknologi digital pada penggunaan media pembelajaran berupa alat peraga digital sudah dalam kategori baik. Sehingga siswa dapat mengikuti pembelajaran dengan baik dan menyenangkan serta mampu meningkatkan motivasi belajar siswa yang berujung pada peningkatan hasil belajar siswa sesuai dengan yang diharapkan.  Adapun kesimpulkan dari penelitian ini adalah Penerapan Era Digital 4.0 terhadap pendidikan Pada SD Negeri 228 Lagaroang sudah dilaksanakan dengan baik. Hal ini terlihat dari meningkatnya motivasi siswa karena siswa merasa tertarik dengan penyajian pembelajaran yang berbasis digital yang sangat menarik yang diberikan oleh guru. This research aims to analyze the application of the Digital era 4.0 (Industrial Revolution) in Education in SD Negeri 228 Lagaroang. The method used by researchers in qualitative research methods. This research took place in SD Negeri 228 Lagaroang District Malili East Luwu Regency. Samples in the study were taken from teachers and students. Data collection methods used qualitative techniques such as interviews, observations, and documentation. Data analysis tools used qualitative descriptive. The results showed that in SD Negeri 228 Lagaroang, the implementation of learning had been carried out well. This was seen from the presentation of classroom learning conducted by teachers already using interesting learning media and the ability of teachers in using digital technology for learning media in the form of digital props already in the good category. It made students could follow the learning well and had fun. The use of digital props were able to increase student learning motivation which led to improve student learning outcomes expected. The conclusion of this research is the application of digital era 4.0 to education in SD Negeri 228 Lagaroang has been implemented well. It can be seen in the great motivation of students as they feel interested in digital-based learning presentation provided by teachers
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DAN KEPUASAN MASYARAKAT: PENDEKATAN SERVQUAL PADA KANTOR KELURAHAN MASALE KECAMATAN PANAKKUKANG KOTA MAKASSAR Waode Alfiani; Kafrawi Yunus; Farida Farida
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Business and Management, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i1.7819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lima dimensi SERVQUAL kehandalan, ketanggapan, empati, jaminan, dan bukti langsung terhadap kepuasan masyarakat pada Kantor Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar. Menggunakan metode kuantitatif dengan regresi linear berganda, penelitian ini melibatkan 60 responden yang dipilih melalui accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya dimensi bukti langsung yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat, sedangkan keempat dimensi lainnya tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara parsial. Secara simultan, kelima dimensi kualitas pelayanan mampu menjelaskan 71% variasi kepuasan masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa aspek-aspek fisik pelayanan, seperti fasilitas ruang tunggu, kebersihan, dan pemanfaatan teknologi, merupakan faktor paling menentukan dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap kualitas layanan kelurahan. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pemerintah lokal dalam merancang prioritas perbaikan layanan publik berbasis bukti. This research aims to analyze the effect of the five dimensions of SERVQUAL—reliability, responsiveness, empathy, assurance, and tangible evidence—on customer satisfaction at the Masale Sub-district Office, Panakkukang District, Makassar City. Using a quantitative method with multiple linear regression, this study involved 60 respondents selected through accidental sampling. The results indicate that only the tangibles dimension has a positive and significant effect on public satisfaction, while the other four dimensions do not show a significant partial effect. Simultaneously, the five dimensions of service quality explain 71% of the variation in public satisfaction. These findings confirm that physical aspects of service, such as waiting room facilities, cleanliness, and technology utilization, are the most decisive factors in shaping public perception of subdistrict service quality. This research provides practical contributions for local governments in designing evidence-based public service improvement priorities.
DETERMINASI ADOPSI APLIKASI JAMSOSTEK MOBILE (JMO): INTEGRASI TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) DAN KEPERCAYAAN Yanuar Ardy Kurniawan; Haeruddin Saleh; Kafrawi Yunus
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Business and Management, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i1.7820

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi adopsi Aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) dengan mengintegrasikan konstruk utama Technology Acceptance Model (TAM) dan variabel Kepercayaan. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM), penelitian melibatkan 300 pengguna JMO untuk menguji pengaruh Persepsi Kemudahan Penggunaan, Persepsi Kebermanfaatan, Kepercayaan, serta variabel demografi sebagai kontrol terhadap adopsi aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi Kemudahan Penggunaan, Persepsi Kebermanfaatan, dan Kepercayaan berpengaruh signifikan terhadap Adopsi Aplikasi, sementara variabel demografi tidak menunjukkan pengaruh yang berarti. Persepsi Kebermanfaatan juga terbukti memediasi hubungan antara Persepsi Kemudahan Penggunaan dan Adopsi Aplikasi. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan adopsi layanan publik digital lebih ditentukan oleh persepsi kognitif dan tingkat kepercayaan pengguna daripada perbedaan karakteristik demografis. Implikasi praktis penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan kualitas antarmuka, stabilitas sistem, dan keamanan data untuk memperkuat kepercayaan serta memaksimalkan pemanfaatan aplikasi JMO. This research aims to analyze the factors that influence the adoption of the Jamsostek Mobile Application (JMO) by integrating the main constructs of the Technology Acceptance Model (TAM) and the variable of trust. Using a quantitative approach with the Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) technique, the study involved 300 JMO users to test the influence of Perceived Ease of Use, Perceived Usefulness, Trust, and demographic variables as controls on application adoption. The results show that perceived ease of use, perceived usefulness, and trust significantly influence application adoption, while demographic variables do not show a significant influence. Perceived usefulness is also proven to mediate the relationship between perceived ease of use and application adoption. These findings confirm that users' cognitive perceptions and trust levels determine the success of digital public service adoption more than demographic differences. The practical implications of this study emphasize the importance of improving interface quality, system stability, and data security to strengthen trust and optimize the use of the JMO application.