Kurniawati Mutmainah
Universitas Sains Al-Qur'an

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Manajemen Kredit, Pengendalian Internal, Kinerja Pengelola Kredit Terhadap Resiko Kredit: Kasus Pada Koperasi Syariah di Wonosobo Ahmad Guspul; Kurniawati Mutmainah; Yusqi Machfud; Achmad Affandi; Nurma Khusna
Journal of Economic, Management, Accounting and Technology (JEMATech) Vol 6 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jematech.v6i2.4311

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh manajemen kredit terhadap risiko kredit: kasus koperasi syariah di Wonosobo. Populasi dalam penelitian ini adalah 34 orang pengelola kredit pada koperasi syariah di Kabupaten Wonosobo. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria pengawas kredit, dengan alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: terdapat pengaruh negatif prinsip 5C terhadap besarnya risiko kredit. Hal ini dibuktikan dengan tanda (0,001) < α = 0,05 maka H1 diterima. Terdapat pengaruh negatif pengendalian internal terhadap besarnya Risiko Kredit, hal ini dibuktikan dengan tanda (0,006) < α = 0,05 maka H2 diterima. Terdapat pengaruh negatif kinerja manajer kredit terhadap besarnya Risiko Kredit, hal ini dibuktikan dengan tanda (0,000) < α = 0,05 maka H3 diterima. Serta uji F dengan hasil Fhitung>Ftabel dengan tanda (0,000), maka prinsip 5C, pengendalian internal dan kinerja manajer kredit berpengaruh secara bersama-sama terhadap besarnya Risiko Kredit dan H4 diterima.
Pengaruh Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, Perceived Security, Perceived Trust , dan Subjective Norm terhadap Minat Penggunaan Sistem Informasi Akuntansi Berbasis E-Commerce pada Aplikasi Tiktok dengan Technology Acceptance Model (TAM) (Studi K Dina Ratih Febrianti; Kurniawati Mutmainah
TRIPUTRA : Sosial, Ekonomi dan Hukum Vol. 3 No. 02 (2026): Mei
Publisher : CV Nature Creative Innovation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58641/triputra.v3i02.207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi secara mendalam mengenai berbagai determinan yang menjadi pendorong minat mahasiswa program studi akuntansi di Universitas Sains Al-Qur’an dalam mengadopsi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) berbasis e-commerce melalui platform TikTok. Kajian ini difokuskan pada pengujian empiris terhadap beberapa variabel kunci yang diprediksi memengaruhi perilaku pengguna, di antaranya adalah perceived usefulness (persepsi kegunaan), perceived ease of use (persepsi kemudahan penggunaan), perceived security (persepsi keamanan), perceived trust (persepsi kepercayaan), serta subjective norm (norma subjektif). Metodologi yang diterapkan dalam riset ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran instrumen kuesioner kepada mahasiswa aktif. Melalui prosedur purposive sampling, diperoleh sampel sebanyak 116 responden yang memenuhi kriteria sebagai sumber data primer. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik SPSS versi 25 untuk menguji signifikansi pengaruh antar variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan adanya pola pengaruh yang bervariasi di antara variabel-variabel tersebut. Temuan penelitian membuktikan bahwa dimensi perceived usefulness, perceived ease of use, serta perceived security memiliki pengaruh positif terhadap minat mahasiswa dalam memanfaatkan SIA berbasis e-commerce di aplikasi TikTok. Sebaliknya, variabel perceived trust dan subjective norm menunjukkan hasil yang tidak signifikan, yang berarti bahwa tingkat kepercayaan individu maupun pengaruh lingkungan sosial tidak menjadi faktor penentu utama dalam penggunaan platform tersebut. Secara teoretis, hasil ini memberikan kesimpulan bahwa efisiensi fungsional, kemudahan operasional, dan jaminan perlindungan data merupakan pertimbangan fundamental bagi mahasiswa dibandingkan tekanan sosial maupun faktor kepercayaan subjektif.