Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementation of UPBJJ-UT Governance Policy Innovations Based on the Indonesian National Qualifications Framework in East Nusa Tenggara Province: Strategic Collaboration Approach Perspective Agus Joko Purwanto; Rulinawaty; Setyo Kuncoro; Jasrial
International Journal of Science and Society Vol 5 No 4 (2023): International Journal of Science and Society (IJSOC)
Publisher : GoAcademica Research & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/ijsoc.v5i4.827

Abstract

Government policy in improving the quality of higher education and the quality of graduates through the Ministry of Research, Technology, and Higher Education's policies continues to experience significant development. One of the innovation policies for Higher Education governance is the realization of the Indonesian National Qualifications Framework (KKNI) which adapts to current developments in the current era of digitalization. This research seeks to see how the strategic collaboration approach is in developing the capacity of "quality UPBJJ-UT Governance Innovation based on KKNI" with the UPBJJ-UT analysis unit in East Nusa Tenggara. This research was carried out using a mixed method, where the methods used in this research were qualitative and quantitative. The results of the research gave birth to a recommendation model for the implementation of quality UPBJJ-UT Higher Education development policy innovations in East Nusa Tenggara Province.
Implementasi Kebijakan Penanggulangan Bencana Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kalimantan Utara Sefryan Ardi Saputra; Yaya Mulyana; Agus Joko Purwanto
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 6 No. 3 (2026): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v6i3.7954

Abstract

Indonesia memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi akibat kondisi geografis, geologis, dan klimatologis yang kompleks, termasuk di Provinsi Kalimantan Utara sebagai daerah otonom baru yang menghadapi ancaman banjir, kebakaran hutan dan lahan, tanah longsor, gempa bumi, dan bencana sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan penanggulangan bencana di Provinsi Kalimantan Utara serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma interpretatif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan belum berjalan optimal dan masih bersifat reaktif, ditandai dengan belum tersusunnya dokumen analisis risiko bencana yang komprehensif, belum adanya peta kawasan rawan bencana yang ditetapkan secara resmi, keterbatasan sumber daya manusia, anggaran, dan sarana prasarana, serta lemahnya koordinasi antarorganisasi perangkat daerah. Faktor pendukung meliputi adanya kerangka hukum daerah, komitmen pemerintah daerah, serta potensi kolaborasi multipihak. Disimpulkan bahwa penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya, dan integrasi pengurangan risiko bencana dalam perencanaan pembangunan daerah menjadi kebutuhan mendesak untuk mewujudkan tata kelola penanggulangan bencana yang efektif dan berkelanjutan di Provinsi Kalimantan Utara.