Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Rekrutmen Calon Guru Madrasah Ibtida’iyah Terpadu Amaanatul Ummah Ponorogo sebagai Aktualisasi UU Sidiknas No.20 Tahun 2003 Tentang Pendidik dan Tenaga Kependidikan Demas Mahardhika Fauzi Ramadhan; M. Wasith Achadi
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 1 No. 1 (2024): science for life
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang aktualisasi UU Sidiknas No.20 tahun 2003 tentang pendidik dan tenaga kependidikan melalui rekrutmen dan seleksi calon guru di MI Terpadu Amaanatul Ummah Ponorogo. Peranan guru sangat menentukan keberhasilan proses pendidikan. Guru yang digugu dan ditiru mengutamakan intelektualitas, kepandaian, kecerdasan, keahlian berkomunikasi, kebijaksanaan dan kesabaran yang tinggi. Tidak semua orang dapat menekuni profesi guru dengan baik karena jika seseorang tampak pandai dan cerdas bukan penentu keberhasilan orang tersebut menjadi guru. Dalam hal ini, guna mencapai visi dan value yang ditawarkan, madrasah sangat menaruh perhatian pada jajaran gurunya. Mengingat seorang pendidik adalah unsur terpenting dalam pendidikan. Untuk itu, rekrutmen dan seleksi calon guru di MI Terpadu Amaanatul Ummah Ponorogo berlangsung cukup ketat. Artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menemukan bahwa rekrutmen dan seleksi calon guru merupakan aktualisasi daripada UU Sidiknas No.20 tahun 2003 tentang pendidik dan tenaga kependidikan. Mengingat seorang pendidik adalah unsur terpenting bagi kelangsungan pendidikan dan lembaganya. Hal yang sama, kualitas pendidikan dan lembaganya juga sangat dipengaruhi oleh pendidiknya. Tidak bisa dipungkiri, kualitas peserta didik sebagai output, kualitas pendidikan, maupun kualitas lembaganya, semua sudah terlingkar satu mata rantai yang terikat pada kualitas pendidiknya. Dengan demikian, lembaga pendidikan perlu menaruh perhatian besar pada rekrutmen dan seleksi guru sebagai aktualisasi UU Sidiknas No.20 tahun 2003 tentang pendidik dan tenaga kependidikan.
The Principal’s Strategy in Instilling Religious Values in the Independent Curriculum at SMP Muhammadiyah 1 Depok Hukma Fikria Adira; M. Wasith Achadi
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 2 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i2.6594

Abstract

Tujuan penelitian dari penelitian ini, ialah hanyalah ingin mengetahui pada strategi kepala sekolah dalam menanamkan nilai keagamaan dalam kurikulum merdeka di SMP Muhammadiyah 1 Depok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Sehingga dengan metode ini dapat menginterpretasikan objek penelitian sesuai dengan situasi yang terjadi di lapangan. Kemudian untuk pengumpulan data yang diperlukannya, maka penulis menggunakan dua metode. Pertama, penulis melakukan wawancara dengan kepala sekolah SMP Muhammadiyah 1 Depok, serta guru-guru disana yang berperan sebagai narasumber. Penulis tetap mengadopsi pendekatan wawancara terbuka dalam proses ini. Metode kedua adalah pencatatan lapangan yang melibatkan data hasil wawancara dan observasi terhadap objek penelitian. Selanjutnya untuk analisis data yang digunakan oleh penulis, ialah menggunakan pendekatan yang berisfat mereduksi data atau menyederhanakan data untuk kemudian menguraikan informasi yang terkandung dalam data tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang digunakan oleh kepala sekolah dalam menanamkan nilai keagamaan dalam kurikulum merdeka di SMP Muhammadiyah 1 Depok terdapat lima hal. Pertama Integrasi Nilai-Nilai agama dalam Materi Pelajaran. Kedua Pengembangan Mata Pelajaran Keagamaan. Ketiga pengembangan kegiatan ekstrakurikuler berbasis agama. Keempat kolaborasi dengan Komunitas Keagamaan. Kelima terakhir, ialah adanya pembinaan karakter melalui bimbingan dan konseling dan penanaman etika dan sikap positif
Character Education Values in the Great Grebeg Tradition of Demak City: Historical and Normative Perspective Faizah Naily; M. Wasith Achadi
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 2 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i2.6770

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk menggali nilai-nilai pendidikan karakter yang tertanam dalam tradisi Grebeg Besar di Kota Demak. Grebeg Besar merupakan suatu bentuk kesenian hasil akulturasi budaya Islam Jawa dengan budaya Arab, yang bertujuan untuk menghormati perjuangan para wali dalam menyebarkan agama Islam di tanah Jawa khususnya di Demak Bintoro yang diprakarsai oleh Sunan Kalijaga. Sosialisasi global saat ini menyebabkan masyarakat memiliki sikap individual dan egois serta menghargai uang atau money centric. Pengaruh media massa yang menyebarkan konsumerisme, pewarisan nilai secara instan, dan internalisasi nilai-nilai global menyebabkan hilangnya nilai-nilai tradisional. Penelitian menggunakan pendekatan historis dan normatif yaitu berkaitan dengan objek penelitian. Metode historis digunakan untuk memahami Islam dari sudut pandang sosial-historis, sedangkan metode normatif digunakan untuk memahami Islam dari sudut pandang doktrinal-teologis. Lokasi penelitian berada di Kabupaten Demak yang merupakan pusat tradisi Grebeg Besar. Data penelitian diperoleh dari pihak pengelola Masjid Agung Demak, pihak pengelola makam Sunan Kalijaga, dan masyarakat sekitar. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan karakter yang tertanam dalam tradisi Grebeg Besar Kota Demak adalah kepemimpinan, gotong royong, estetika, dan religiusitas. Tradisi Grebeg Agung dapat menjadi media pembelajaran bagi siswa sekolah dasar untuk memahami dan menerima nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam tradisi tersebut.
Integration of Science and Religion Umti Fatonah; M. Wasith Achadi; Mike Dewi Kurniasih
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 2 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i2.7342

Abstract

Sains dan agama adalah satu keilmuan yang saling berkaitan dan juga merupakan satu keilmuan yang utuh. Al-Qur’an dan hadis yang tidak ada keraguan di dalamnya tidak akan pernah lepas dari pengetahuan. Tujuan dari penelitian ini, tidak lain hanyalah untuk mengetahui pada integrasi sains dan agama. Metode penelitian ini menggunakan library riset, yang data yang digunakan dalam penelitian ini terpaku pada kajian literarur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya keterkaitan antara sains dan agama. Sejatinya al-Qur’an sudah menjelaskan segala sesutau yang berhubungan dengan sains. Melaui jiwa dan perasaan, Islam akan menyeimbangkan akal, pikiran dan logika manusia berdasarkan sains. Banyak sekali ilmu sains yang berkaitan dengan agama Islam. Dalam al-Qur’an sudah banyak penjelasan-penjelasan tentang sains, mulai dari ilmu kesehatan, kedokteran sampai astronomi