Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Introduksi Teknologi Pasca Panen dan Pemasaran Pada Kelompok Tani Penghasil Buah Tomat di Kecamatan Bontolempangan Kabupaten Gowa Hasriani Hasriani; Sitti Arwati; Rahma Yuniartie Asih; Muh. Arief Alamsyah
Madaniya Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.479

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi melimpahnya produksi buah tomat dan minimnya pengetahuan petani mengenai teknologi pasca panen dan pemasarannya. Di sisi lain, permintaan buah tomat cukup tinggi, namun dalam proses penanganan pasca panen mengalami banyak susut yang menimbulkan kerugian. Pemasaran yang dilakukan juga melibatkan lembaga pemasaran yang panjang. Kelompok Tani Batu Donggia di Desa Bontotangga Kecamatan Bontolempangan Kabupaten Gowa menghadapi masalah dalam bidang pascapanen dan pemasaran pada usaha tani buah tomat. Pengabdian ini secara umum bertujuan memberikan introduksi penerapan teknologi pasca panen dan pemasaran bagi petani tomat untuk mengurangi besarnya susut pasca panen dan harga tomat yang tidak stabil. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini yaitu introduksi dalam bentuk penyuluhan dan pelatihan (ceramah dan demonstrasi). Kegiatan dimulai dengan penyuluhan mengenai pelaksanaan sortasi dan grading buah tomat segar sesuai SNI 01-3162-1992 dan pengenalan serta pengaplikasian wadah penunjang pasca panen, seperti keranjang plastik dan kotak kayu. Dilanjutkan dengan pelatihan packaging dan labeling buah tomat sebelum dipasarkan yang diikuti dengan pembuatan media sosial serta marketplace. Terakhir dilakukan pelatihan pembuatan produk saos tomat dan kurma tomat. Hasil pengbadian pada masyarakat ini yakni mitra sasaran yang sudah memamahami serta lanjut mempraktekkan materi pelatihan yang telah diberikan untuk dijadikan program pengembangan usaha kelompok tani.
Peran Gender dalam Kegiatan Usaha Tani Buah Tomat di Kabupaten Gowa Hasriani; Sitti Arwati; Rahma Yuniartie Asih; Ferdimastiar
Jurnal Galung Tropika Vol 14 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v14i2.1289

Abstract

Gender provides a conceptual reference for social relations between men and women and the differences in function and role of both. Bontotangnga Village, Bontolempangan District, Gowa Regency, is one of the centers of large tomato producers. The division of roles based on gender is still carried out because of the influence of social and cultural aspects that are very strong in the area. This study aims to determine the division of roles and decision-making based on gender in tomato farming activities. The main sample consisted of 18 farmer households with tomato farming businesses. The sampling method was purposeful sampling. Data collection used open and direct questionnaires. The primary and secondary data obtained were then analyzed qualitatively. The role of gender in managing tomato farming in Bontotangnga Village, Bontolempangan District, Gowa Regency, is dominated by the farmer's husband in every series of farming activities. This shows gender inequality due to the imbalance in the division of roles in tomato farming activities. Gender equality has begun to be applied to decision-making in managing farming businesses. Demonstrated by openness, exchanging suggestions and opinions between husband and wife farmers.