Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fractal analysis to determine JRC on sandstones and its correlation to SRF, Ende-Lianunu Regency, East Nusa Tenggara Province, Indonesia Tien Veny Vera; Sari Bahagiarti Kusumayudha; Singgih Saptono; Kurniawan Kurniawan
International Journal of Advances in Applied Sciences Vol 12, No 3: September 2023
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijaas.v12.i3.pp214-225

Abstract

The study area is located in Ende-Lianunu Regency, East Nusa Tenggara Province, Indonesia, with mountainous and hilly morphology, and is part of the Kiro Formation which is composed of tuffaceous sandstones. Discontinuities in the sandstone are in the form of bedding planes and joints, which affect the mechanical properties of the rock mass, reduce its strength, and affect slope stability. The discontinuity condition that affects mechanical behavior is surface roughness. This research aims to define the fractal dimension value of surface roughness using a box-counting method, joint roughness coefficient (JRC), and simulate the strength reduction factor (SRF) value on slopes that have a certain JRC. The fractal dimension of fine-grained samples = 1.0010 and coarse-grained = 1.0056. The average JRC value is 6.25 (Range 4-6). Simulation at JRC 0-20, gives different SRF values. On slopes with JRC = 0, the critical SRF = 1.35. If JRC = 20, the critical SRF = 1.47. It can be inferred, that the fractal dimension of the roughness of the sliding plane correlates with JRC and SRF. As the fractal dimension value increases, so do the JRC and SRF values, resulting in more stable slope conditions.
Analisis kestabilan lereng dan zonasi rawan longsor di Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara, Jawa Tengah Gilang Pamungkas; Sari Bahagiarti Kusumayudha
Jurnal Geoparks Vol 1, No 01 (2026): Jurnal Geoparks Volume 01 Nomor 01 April 2026
Publisher : Department of Geological Engineering, Faculty of Engineering, Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jgp.v1i01.17774

Abstract

Daerah penelitian, secara administratif berada pada Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada koordinat (UTM) 342475-347475 mT 9195858-9201858 mU. Kondisi geomorfologi berupa perbukitan yang tersusun atas batuan vulkanik dan batuan lempungan. Perbedaan karakteristik antara material vulkanik yang memiliki tingkat permeabilitas tinggi yang menumpang di atas material dengan permeabilitas yang rendah menjadikan daerah penelitian sangat berpotensi mengalami longsor. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kestabilan lereng dan membangun zonasi kerawanan longsor berdasarkan aspek geologi,  dan geologi teknik. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa geomorfologi daerah penelitian bervariasi mulai dari dataran hingga perbukitan. Stratigrafi dari dari tua ke muda yaitu, Satuan batulempung Merawu, Satuan batupasir-tufan Penyatan, Satuan lava Kumbang Satuan intrusi andesit, Satuan breksi Ligung, Satuan endapan aluvial. Struktur geologi meliputi kekar, lipatan dan sesar. Sesar di daerah penelitian terdiri dari Sesar Beji, Sesar Pringamba, Sesar Pasegeran, dan Sesar Lawen. Nilai faktor keamanan lereng di daerah penelitian adalah 1.09 (kritis) untuk lereng 1, nilai 1.84 (stabil) untuk lereng 2, nilai 1.74 (stabil) untuk lereng 3, nilai 1.19 (kritis) untuk lereng 4, dan nilai 1.93 (stabil) untuk lereng 5. Zona Kerawanan longsor sangat rendah terdapat pada Dusun Sigeg, Zona Kerawanan Rendah terdapat pada Dusun Gelaran, Dusun Lempeng dan Desa Beji, Zona Kerawanan Sedang meliputi Dusun Semampir, Desa Pagerengan, dan Desa Pringamba, Zona Kerawanan, Zona Kerawanan tinggi terdapat pada Desa Sirongge, sebagian Desa Bodas, sebagian Desa Beji, dan sebagian Desa Lawen. Zona Kerawanan sangat tinggi terdapat pada Desa Pasegeran dan Desa Pringamba.