Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Representasi Bhakti dan Sradha dalam Tari Sekar Sanjiwani Riza Wulandari; Putu Setyarini; I Wayan Gede Lamopia
SOSIETAS Vol 11, No 2 (2021): Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.774 KB) | DOI: 10.17509/sosietas.v11i2.41613

Abstract

Seni pertunjukan merupakan media dalam merepresentasikan makna kehidupan baik secara tertulis maupun tidak tertulis. Lunturnya pengetahuan para generasi muda dalam memaknai nilai yang telah ditanamkan leluhur perlu mendapat perhatian khusus. Penelitian ini bertujuan sebagai representasi makna Bhakti dan Sradha yang dalam Tari Kreasi Sekar Sanjiwani. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menggeneralisasikan representasi dari esensi Bhakti dan Sradha. Hasil dari penelitian ini adalah tercipta sebuah kreasi tari pertunjukan yang merepresentasikan penanaman Bhakti Sradha bahwa tindakan manusia harus menimbulkan dan menciptakan masyarakat yang berbudi sehingga akan terwujudnya suatu suasana dan kondisi yang harmonis, selaras dan serasi. Serta memiliki keyakinan kuat terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Pelestarian Tari Tresna Semara Melalui Media Pembelajaran Digital Berbasis Aplikasi Android Putu Setyarini; Ni Luh Ratniasih; Nyoman Ayu Nila Dewi; Ni Komang Sri Julyantari
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 5 No 3 (2025): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v5i3.980

Abstract

Pelestarian seni tari tradisional merupakan upaya penting dalam menjaga identitas budaya di tengah arus globalisasi dan kemajuan teknologi. Salah satu bentuk seni yang terancam keberlanjutannya adalah Tari Tresna Semara, yang memiliki nilai filosofis dan estetika tinggi namun belum banyak dikenal oleh generasi muda. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melestarikan Tari Tresna Semara melalui pendekatan edukatif dan teknologi, yaitu dengan memberikan pelatihan tari secara langsung kepada anak-anak di sanggar tari serta mengembangkan media pembelajaran digital berbasis aplikasi Android. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan, pelatihan gerakan tari dasar, perancangan aplikasi pembelajaran interaktif, hingga uji coba dan evaluasi penggunaan aplikasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak peserta pelatihan lebih antusias dan mudah memahami gerakan tari dengan bantuan media visual dan audio dari aplikasi. Selain itu, aplikasi ini menjadi sarana belajar mandiri yang dapat diakses kapan saja. Kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan teknologi sebagai alat bantu pelestarian budaya, tetapi juga meningkatkan literasi digital pada anak-anak di lingkungan sanggar. Kegiatan pengabdian ini berkontribusi secara nyata terhadap upaya pelestarian budaya lokal melalui integrasi teknologi dan pendidikan. Luaran kegiatan pengabdian ini adalah 100% telah terimplementasi kedalam teknologi berbasis android. Peningkatan pemahaman mitra 100% dalam menggunakan teknologi.
Symbolism of Movement in Widya Prakrti Dance: A Phenomenological Analysis of Cultural and Spiritual Interpretation I Wayan Gede Lamopia; Riza Wulandari; Putu Setyarini
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol. 9 No. 2 (2025): GONDANG: JURNAL SENI DAN BUDAYA, DECEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gondang.v9i2.67771

Abstract

Artistic and cultural degradation has recently emerged amidst the rapid spread of digitised information. This research aims to anticipate the degradation of the understanding of the art of cultural identity by finding historical records, symbols and meanings in the Widya Prakrti Dance owned by the maestro of the island of Bali. It is essential to conduct an in-depth study that has an impact on the millennial generation in the digital era not to leave the tradition of meaning symbols in their cultural identity. The method used in this research is qualitative phenomenology. Data collection techniques in the form of in-depth interviews, documentation and literature studies and studied using George Herbert Mead's theory of symbolic interactionism. The participants are divided into 2 groups, namely key informants of 2 people and companion informants of 13 people who will complete the data presentation. The findings of this study examine the history, meaning and symbols of the Widya Prakrti dance. The sacredness of this dance is a manifestation of love for God and Lord Vishnu as the strength and balance of life.