Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rancangan Storyline Museum Perjoangan Bogor di Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat Muhammad Luis Arnando; Ni Ketut Puji Astiti Laksmi; Kristiawan
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 10: September 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i10.2205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merekomendasikan rancangan storyline yang ideal untuk Museum Perjoangan Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dan menggunakan metode pendekatan tematik. Data diperoleh melalui empat cara yaitu observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori museum dan ekshibisi dari Dean (2002). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pameran Museum Perjoangan Bogor masih belum optimal dalam menginterpretasikan informasi koleksinya kepada pengunjung. Dalam penelitian ini menggunakan beberapa konsep seperti narrative document (dokumen narasi), outline of the exhibition (garis besar pameran), list of titles, sub-titles and text (daftar judul, sub judul, dan teks) serta a list of collection objects (daftar objek koleksi). Berdasarkan empat elemen tersebut, rancangan storyline dibagi menjadi dua tema yaitu "Pengantar: Kabupaten Bogor & Arsip Penting Tempo Doeloe" dan "Memori Perjuangan Bangsa dan Sejarah Masa Revolusi di Keresidenan Bogor". Tema tersebut disesuaikan dengan tujuan museum yang menjadi dasar untuk mempermudah dalam menentukan sebuah rancangan storyline yang lebih ideal, interpretatif dan komunikatif untuk Museum Perjoangan Bogor. Rancangan storyline ini yang membuat pameran Museum Perjoangan Bogor lebih terkonsep dan efektif dalam menginterpretasikan koleksinya.
Pengamanan Museum Berdasarkan Tingkat Kerentanan Bangunan dan Koleksi di Museum Semarajaya Ni Wayan Destiena Marella Apsari; Kristiawan; Ni Wayan Herawathi
PANALUNGTIK Vol. 6 No. 2 (2023): Vol 6 (2) Desember 2023
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/panalungtik.2023.3610

Abstract

Old buildings that are converted into museum buildings tend to be vulnerable to damage and can threaten the integrity of both the museum building and the collections stored in the building.  This research refers to the vulnerability of building materials and collections in the Semarajaya Museum, Klungkung Regency, Bali Province. This research was conducted to answer the problem level of vulnerable building materials and museum collections, as well as museum security based on this level of vulnerability. This research combines qualitative and quantitative. Data collection techniques in this research include observation, interviews, and literature study. The collected data is processed using vulnerability level analysis and museum security theory to assist in obtaining appropriate research results. Results of this research show that most of the materials in the buildings and collections at the Semarajaya Museum are at "high", "medium", "low" and "very low" levels of vulnerability. Overall, building materials and museum collections are susceptible to several destructive agents such as fire, pollution, incorrect temperature, water, incorrect relative humidity, and light. Apart from that, the analysis of the level of vulnerability of materials requires the existence of security efforts or actions which include actions to avoid, block, detect, respond, and treat/repair.