Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Otonomi Pelajar Dalam Pembelajaran Daring di Masa Endemi Covid-19 Surianto B Mappangara; Muhammad Alwi; Rosidah Rosidah
Jurnal Pendidikan Terapan Vol 1, No 3, September (2023)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/jupiter.v1i3.169

Abstract

Tahun 2020 adalah tahun penuh tantangan dengan pandemi COVID-19 yang melanda seluruh dunia, mengubah banyak aspek kehidupan termasuk pendidikan. Indonesia, dengan populasi sekitar 270 juta orang tersebar di 34 provinsi di seluruh kepulauan besar, tidak luput dari dampaknya. Pandemi ini memaksa guru untuk menghadapi tantangan adaptasi dan transformasi yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan pembelajaran daring menjadi solusi utama. Pembelajaran daring memungkinkan pengiriman materi instruksional dan kegiatan melalui alat digital, memberikan fleksibilitas dalam hal waktu dan tempat, meningkatkan komunikasi, dan mengurangi biaya. Namun, keberhasilan dalam pembelajaran daring sangat tergantung pada kemampuan peserta didik untuk mengambil inisiatif, mengelola waktu, dan beradaptasi dengan perubahan, sehingga menjadikan otonomi sebagai faktor kunci dalam kesuksesan pendidikan di masa pandemi ini. Meskipun penting, penelitian tentang otonomi peserta didik dalam konteks pembelajaran daring masih terbatas, dan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami dampaknya terhadap adaptasi, motivasi, dan keterlibatan peserta didik, terutama di masa pandemi COVID-19
Toraja Architectural Wisdom as a Catalyst for Contemporary Design Innovation Andi Abidah; Andi Yusdy Dwiasta; Surianto B Mappangara; Ivan Fachrul Marsa
The Future of Education Journal Vol 4 No 8 (2025): Continued
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i8.1199

Abstract

This study examines the architectural wisdom embedded in Toraja vernacular traditions and its potential to inspire culturally grounded contemporary design innovation. Using a qualitative interpretive approach that combines field observation, architectural documentation, and interviews with cultural experts, the research identifies the morphological, symbolic, and ecological principles that define the Tongkonan, the traditional Toraja house. The results show that Toraja architecture demonstrates advanced environmental adaptation through elevated timber structures, aerodynamic saddle-shaped roofs, and passive ventilation strategies. Equally significant is its symbolic spatial ordering, which reflects Toraja cosmology and kinship systems, revealing architecture as both a material and cultural construct. The study finds that these vernacular principles align strongly with contemporary design agendas related to sustainability, low-carbon construction, participatory design, and identity-driven architecture. Furthermore, the communal building practices associated with Tongkonan construction illuminate culturally embedded models of social collaboration that hold contemporary relevance. The findings suggest that when interpreted critically and respectfully, Toraja architectural wisdom can function as a catalyst for innovative design solutions that integrate tradition with modern needs. The study concludes that indigenous knowledge should not be viewed as static heritage but as an active resource for shaping contextually meaningful architectural futures. Keywords: Toraja architecture; vernacular wisdom; Tongkonan; contemporary design innovation; cultural sustainability