Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PREFERENSI IBU BALITA TERHADAP MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) BERBASIS IKAN LOKAL DAN IMPOR DI KOTA PALEMBANG: KAJIAN DESKRIPTIF Venny Agustin; Willy Wijayanti; Ilham Wahyu Pamungkas; Andi Dahlan; Abraham Horisanto; Amperawan
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/vhfx5q76

Abstract

Pemenuhan gizi pada masa pertumbuhan anak usia 6–24 bulan merupakan periode krusial yang menentukan perkembangan fisik dan kognitif secara optimal. Ikan lokal di Kota Palembang merupakan sumber protein hewani yang mudah diperoleh, bergizi, dan relatif terjangkau. Namun demikian, sebagian ibu menunjukkan preferensi terhadap ikan impor karena dianggap lebih praktis, higienis, dan memiliki nilai gizi yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan preferensi ibu balita dalam memilih ikan lokal maupun impor sebagai bahan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI), serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pilihan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner daring yang disebarkan kepada ibu balita di Kota Palembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (98,3%) menggunakan ikan lokal dalam penyusunan MP-ASI, sementara 68,3% responden juga menggunakan ikan impor. Faktor utama yang mendorong pemilihan ikan lokal meliputi harga yang terjangkau, ketersediaan yang mudah, serta rekomendasi tenaga kesehatan. Adapun pemilihan ikan impor didasarkan pada aspek kepraktisan dan persepsi kemudahan pengolahan. Media sosial menjadi sumber informasi utama yang memengaruhi persepsi dan keputusan ibu dalam memilih bahan pangan. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi gizi berbasis pangan lokal serta pengembangan produk MP-ASI berbahan ikan lokal yang lebih praktis guna meningkatkan status gizi anak dan mendukung ketahanan pangan rumah tangga.