Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS DESKRIPTIF KINERJA PETUGAS PENDAFTARAN DAN DUPLIKASI PENOMORAN REKAM MEDIS DI RSUD dr.R.SOEDARSONO KOTA PASURUAN: KINERJA PETUGAS PENDAFTARAN DAN DUPLIKASI PENOMORAN REKAM MEDIS Maulia Yasmin; Fitria Rakhmawati; Titis Eka Gusti
JRMIK Vol 4 No 2 (2023): JOURNAL OF MEDICAL RECORDS AND HEALTH INFORMATION
Publisher : Malang: Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58535/jrmik.v4i2.54

Abstract

Angka kinerja petugas dan duplikasi penomoran rekam medis di Indonesia masih tergolong rendah. Salah satunya terjadi di RSUD dr.R.Soedarsono Kota Pasuruan. Dimana hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa selama empat bulan terakhir yaitu pada bulan Juli sampai bulan Oktober sebanyak 46 berkas rekam medis yang mengalami duplikasi dan untuk petugas pendaftaran masih banyak yang lulusan SMA. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kinerja petugas pendaftaran dan duplikasi penomoran rekam medis di Rumah Sakit Soedarsono Kota Pasuruan. Jenis penelitian adalah kuantitatif deskriptif dengan metode pendekatan studi retrospektif. Sampel penelitian ini berjumlah 148 berkas rekam medis pasien baru pada bulan Juli sampai Oktober dan 16 petugas pendaftaran. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner, wawancara, observasi dan analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan kinerja petugas tidak baik 81,3% (13 petugas), dan baik 18,7% (3 petugas). Sedangkan duplikasi penomoran rekam medis 31,1% (46 berkas), dan tidak duplikasi 68,9% (102 berkas). Kesimpulan penelitian ini adalah kinerja petugas pendaftaran dan duplikasi penomoran rekam medis di RSUD dr.R.Soedarsono Kota Pasuruan masih cukup tinggi.
GAMBARAN DUPLIKASI PENOMORAN REKAM MEDIS DI RSUD Dr. R. SOEDARSONO KOTA PASURUAN Maulia Yasmin Kusuma Aninditya; Fitria Rakhmawati; Titis Eka Gusti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18690

Abstract

Duplikasi penomoran rekam medis merupakan masalah yang masih sering terjadi di RSUD Dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan. Studi pendahuluan yang dilakukan pada bulan November mencatat bahwa sebagian besar pasien memiliki nomor rekam medis ganda. Hal ini memunculkan berbagai permasalahan administrasi dan mengganggu pelayanan kesehatan yang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kasus duplikasi penomoran rekam medis di RSUD Dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan dengan harapan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang sifat dan penyebab masalah ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain studi retrospektif. Sampel penelitian terdiri dari 148 berkas rekam medis yang dipilih menggunakan teknik quota sampling. Data dikumpulkan melalui lembar observasi yang dirancang khusus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 148 berkas rekam medis yang diteliti, sebanyak 46 berkas mengalami duplikasi penomoran rekam medis. Duplikasi ini menciptakan ketidakpastian dalam pengelolaan data pasien dan berpotensi mengganggu proses perawatan pasien. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar RSUD Dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan mengambil langkah-langkah konkret untuk mengatasi masalah duplikasi penomoran rekam medis. Beberapa langkah yang dapat diambil termasuk mengubah aplikasi pendaftaran online untuk pasien lama saja, melakukan promosi dan edukasi kepada pasien tentang sistem pendaftaran online, menampilkan banner yang menjelaskan SOP pendaftaran di depan pintu masuk rumah sakit, dan melakukan perbaikan sistem agar tidak terjadi kesalahan saat melakukan registrasi pasien. Tindakan ini diharapkan dapat mengurangi insiden duplikasi penomoran rekam medis dan meningkatkan efisiensi administrasi serta pelayanan kesehatan di RSUD tersebut.
Analisis Korelasi Kualitas Sistem dan User Satisfaction Aplikasi SiFat di Rumah Sakit menggunakan Uji Spearman Rank Mochammad Malik Ibrahim; Titis Eka Gusti; Ayu Wulandari
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan (JMIAK) Vol. 9 No. 1 (2026): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v9i1.7975

Abstract

The digitalization of healthcare services has encouraged hospitals to adopt app-based registration systems to improve service effectiveness and patient comfort. The SiFat application was developed as an online registration medium at the Obstetrics and Gynecology Clinic of Aisyiyah Siti Fatimah Hospital, Tulangan. However, its implementation still encountered various technical obstacles and barriers to use by patients. This study aims to identify the relationship between system quality and user satisfaction levels of the application. The research used a quantitative method with a cross-sectional design. The population was 206 outpatients using the SiFat application, with a sample of 135 respondents determined through purposive sampling. The research instrument was a questionnaire compiled based on the DeLone and McLean information system success model, covering the dimensions of system quality and user satisfaction. Analysis of the relationship between variables was conducted using the Spearman Rank correlation test. The results showed that the majority of respondents rated the system quality as moderate (77%), while user satisfaction was dominated by the quite satisfied category (75.6%). The statistical test produced a p-value <0.05 with a correlation coefficient of r = 0.501, indicating a positive relationship with moderate strength between system quality and user satisfaction. These findings confirm that improving system reliability, ease of use, security, and stability has the potential to increase patient satisfaction with online registration services. Continuous system evaluation and development are necessary to optimize the implementation of digital services in hospitals.