Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tinjauan Pelaksanaan Retensi Berkas Rekam Medis Rawat Inap In-Aktif Di Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek Kabupaten Pasuruan Tahun 2022 Tania Septiana Amalia; Fitria Rakhmawati; Ayu Wulandari
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 01 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v5i8.58

Abstract

Retensi merupakan proses pengurangan jumlah rekam medis yang berada di rak aktif dengan memilah rekam medis in-aktif, memindahkannya ke ruang penyimpanan rekam medis in-aktif dan melakukan penilaian pada dokumen rekam medis yang masih memiliki nilai guna (Rahmawati et al., 2019). Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Jumlah informan sebanyak 7 petugas. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Brimob, Watukosek, Kabupaten Pasuruan, tanggal 1-28 februari 2023. Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Brimob, yang berdiri sejak tahun 2011 baru melaksanakan retensi tahun 2021. Proses retensi berkas rekam medis rawat inap di Rumah sakit Bhayangkara Pusdik Brimob hanya sampai pada tahap pemilahan dan pemindahan berkas rekam medis in-aktif, dan belum pernah melakukan penilaian pada formulir yang masih memiki nilai guna. Kendala yang menghambat pelaksanaan retensi, terbatasnya jumlah petugas, belum memiliki jadwal retensi arsip, belum memiliki scanner dan belum disediakan anggaran khusus. Kegiatan retensi yang belum dilakukan dengan maksimal, mengakibatkan penumpukan ruang penyimpanan dokumen aktif serta akan banyak berkas yang rusak karena penjagaan dokumen kurang maksimal. Masukan bagi Rumah Sakit, perlu penambahan petugas khusus retensi, perlu adanya pembaruan SOP retensi yang dijelaskan secara menyeluruh, perlu membuat JRA dan diharapkan dapat menyediakan anggaran khusus untuk menunjang pelaksanaan retensi.
Analisis Korelasi Kualitas Sistem dan User Satisfaction Aplikasi SiFat di Rumah Sakit menggunakan Uji Spearman Rank Mochammad Malik Ibrahim; Titis Eka Gusti; Ayu Wulandari
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan (JMIAK) Vol. 9 No. 1 (2026): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v9i1.7975

Abstract

The digitalization of healthcare services has encouraged hospitals to adopt app-based registration systems to improve service effectiveness and patient comfort. The SiFat application was developed as an online registration medium at the Obstetrics and Gynecology Clinic of Aisyiyah Siti Fatimah Hospital, Tulangan. However, its implementation still encountered various technical obstacles and barriers to use by patients. This study aims to identify the relationship between system quality and user satisfaction levels of the application. The research used a quantitative method with a cross-sectional design. The population was 206 outpatients using the SiFat application, with a sample of 135 respondents determined through purposive sampling. The research instrument was a questionnaire compiled based on the DeLone and McLean information system success model, covering the dimensions of system quality and user satisfaction. Analysis of the relationship between variables was conducted using the Spearman Rank correlation test. The results showed that the majority of respondents rated the system quality as moderate (77%), while user satisfaction was dominated by the quite satisfied category (75.6%). The statistical test produced a p-value <0.05 with a correlation coefficient of r = 0.501, indicating a positive relationship with moderate strength between system quality and user satisfaction. These findings confirm that improving system reliability, ease of use, security, and stability has the potential to increase patient satisfaction with online registration services. Continuous system evaluation and development are necessary to optimize the implementation of digital services in hospitals.