Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH JUS TOMAT (SOLANUM LYCOPERSICUM) TERHADAP TEKANAN DARAH LANSIA : STUDI LITERATUR Fitria Rizky Kurniawati; Ahmad Aziz Wisudawan
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v13i2.282

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan masalah kesehatan serius yang sering diderita lansia. Jumlah lansia hipertensi diindonesia umur 45-54 tahun 45,3%, umur 55-56 tahun 55,2%, umur 65-74 tahun 63,2%, umur 75+ tahun 69,5%. Jus tomat berperan dalam menurunkan tekanan darah yang mempunyai kandungan likopen dan kalium. Tujuan literature review ini untuk mengatahui pengaruh jus tomat (Solanum lycopersicum) terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi dengan literature review. Penelitian ini menggunakan desain literatur riview, melalui basis data elektronik Google scholar, PMC, dan SINTA yang dipublikasikn tahun 2018-2022 dengan kata kunci pencarian sesuai Jus tomat or Juice tomato and blood pressure or tekanan darah and lansia or elderly Hasil penelitian artikel ditemukan 10 artikel yang sesuai dengan topik dan melaui peninjauan diketahui menunjukkan bahwa semua jurnal membahas tentang jus tomat dengan tkanan darah pada lansia. Sebelumnya responden diukur tekanan darah dan setelah itu responden diberikan perlakuan jus tomat. Selajutnya peneliti melakukan pengukuran lagi tekanan darah untuk megethau hasilnya. Sehingga pengetahuan post-test lebih baik di bandingkan pengetahuan sebelum atau pre-test. Kesimpulan bahwa adanya pengaruh jus tomat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi
Pengaruh Edukasi Menarche Dengan Media Buku Pop Up Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Di Sdi Luqman Al Hakim Bojonegoro Yusuf Efendi; Fitria Rizky Kurniawati; Dian Trie Handayani
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/sevnkz15

Abstract

Menarche merupakan tanda pubertas pada remaja putri yang sering kali menimbulkan kecemasan dan kebingungan jika tidak disertai dengan pemahaman yang baik. Edukasi mengenai menarche sangat penting agar remaja putri dapat mempersiakan secara fisik dan mental. Salah satu media edukasi yang efektif adalah buku pop up, dengan desain yang interaktif yaitu memliki unsur tiga dimensi serta memiliki visualisasi yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh edukasi menarche dengan media buku pop up terhadap pengetahuan pada remaja putri. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan pra eksperiment. Populasi dalam penelitian ini adalah 78 remaja putri yang terdiri dari kelas V dan VI di SDI Luqman Al Hakim Bojonegoro. Sampel penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria belum mengalami menarche yaitu sejumlah 36 responden. Data dianalisis dengan Wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara pre test dan post test dengan nilai pvalue = 0,003 < 0,05 yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Maka dapat disimpulkan secara statistik adanya pengaruh pemberian edukasi menarche dengan media buku pop up terhadap tingkat pengetahuan remaja putri. Kesimpulan pada penelitian ini adalah pemberian edukasi menarche dengan media buku pop up merupakan cara yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai menarche.
Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di SMK Ponpes Abu Dzarrin Bojonegoro Ahmad Zainal Abidin; Fitria Rizky Kurniawati; Hemi Sulistiawati
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/8rch5h84

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang ditandai dengan penurunan kadar hemoglobin dari batas normal (Kristianti & Metere, 2021). Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, prevalensi anemia di kalangan remaja adalah 32%, menunjukkan sekitar 3-4 dari setiap 10 remaja menderita anemia. Remaja putri lebih beresiko terkena anemia, karena remaja putri merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan sehingga sangat membutuhkan asupan zat gizi yang lebih tinggi. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMK Ponpes Abu Dzarrin Bojonegoro. Desain penelitian yang digunakan peneliti untuk penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri di SMK Ponpes Abu Dzarrin Bojonegoro sebanyak 39 siswi. Teknik sampling menggunakan total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner IPAQ- long form untuk mengukur aktivitas fisik dan pengambilan sampel darah menggunakan EasyTouch GcHb untuk mengukur kadar hemoglobin. Hasil analisis menggunakan uji chi square diperoleh bahwa nilai p-value = 0,004 < ? =0,05. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMK Ponpes Abu Dzarrin Bojonegoro.