Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENCEGAHAN PENYAKIT TBC DENGAN PUZZLE SIMULATOR TB Bayu Akbar Khayudin; Mei Fitria Kurniati; Mohamad Roni Al Faqih; Yusuf Efendi; Errix Kristian Julianto
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal HUMANIS
Publisher : LPPM STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Desa Bulu yang termasuk dalam wilayah Kecamatan Balen memiliki 3 Dusun, yaitu Dusun banaran, bangle, Ngantulan. Di Desa Bulu program pencegahan penyakit menular khusunya TBC belum berjalan dengan baik, berdasarkan informasi dari kader kesehatan, belum optimalnya program ini di Desa tersebut selain karena faktor jarak yang terlalu jauh antara tempat tinggal dan lokasi dikarenakan pendidikan, kualitas pengetahuan, sikap perilaku dan lingkungan kesehatan masyarakat. Hal ini dapat memicu ketidaktahuan masyarakat tentang penyakit menular. Kejadian penyakit menular yang paling banyak pada saat ini adalah penyakit TBC. Masyarakat harus memiliki Tindakan dari segi pengetahuannya, penyebabnya, pencegahannya dan minimal mengetahui cara penangangannya, sehingga dengan kapasitas masyarakat yang adekuat dalam menggapi permasalahan yang terjadi dilingkungan sekitarnya. Ada beberapa cara yang umum digunakan untuk mencegah penularan penyakit, diantaranya adalah mengoptimalkan penyuluhan dengan media yang berbeda yaitu dengan puzzle simulator TBC. Kegiatan ini dilakukan pada 16 KK Di Desa Bulu. Kegiatan ini dilakukan selama 6 kali pertemuan atau kunjungan, dimulai dengan pengkajian, pembuatan PoA, menyusun intervensi dan melaksanakan implementasi serta evaluasi.
Pengaruh Edukasi Menarche Dengan Media Buku Pop Up Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Di Sdi Luqman Al Hakim Bojonegoro Yusuf Efendi; Fitria Rizky Kurniawati; Dian Trie Handayani
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/sevnkz15

Abstract

Menarche merupakan tanda pubertas pada remaja putri yang sering kali menimbulkan kecemasan dan kebingungan jika tidak disertai dengan pemahaman yang baik. Edukasi mengenai menarche sangat penting agar remaja putri dapat mempersiakan secara fisik dan mental. Salah satu media edukasi yang efektif adalah buku pop up, dengan desain yang interaktif yaitu memliki unsur tiga dimensi serta memiliki visualisasi yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh edukasi menarche dengan media buku pop up terhadap pengetahuan pada remaja putri. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan pra eksperiment. Populasi dalam penelitian ini adalah 78 remaja putri yang terdiri dari kelas V dan VI di SDI Luqman Al Hakim Bojonegoro. Sampel penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria belum mengalami menarche yaitu sejumlah 36 responden. Data dianalisis dengan Wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara pre test dan post test dengan nilai pvalue = 0,003 < 0,05 yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Maka dapat disimpulkan secara statistik adanya pengaruh pemberian edukasi menarche dengan media buku pop up terhadap tingkat pengetahuan remaja putri. Kesimpulan pada penelitian ini adalah pemberian edukasi menarche dengan media buku pop up merupakan cara yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai menarche.
Digital-Based Education to Increase Knowledge in Healthy and Clean Environmental Management in Pagerwesi Trucuk Village, Bojonegoro Ferawati Ferawati; Yusuf Efendi; Fitria Rizky K; Rafika Nurmalita Sari; Nur Isni Rohmatin
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal HUMANIS
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Healthy and clean environmental management is a crucial effort in improving public health, particularly among adolescents as agents of behavioral change. This Community Service Program aims to increase community knowledge, awareness, and digital literacy in healthy and clean environmental management through digital-based education. The program was conducted in Pagerwesi Village, Trucuk District, Bojonegoro Regency on June 24, 2025, primarily targeting adolescents and village health cadres. The implementation method included preparation, implementation, evaluation, and program sustainability, with an educational approach using digital media in the form of animated videos distributed through the WhatsApp platform. Evaluation was conducted through pre-tests and post-tests to measure the increase in participants' knowledge regarding Clean and Healthy Living Behavior (PHBS). The results of the activity showed an average increase in participant knowledge of 77.3%, categorized as good. Participants also demonstrated a positive attitude, high enthusiasm, and commitment to implementing PHBS in school and community environments. In addition, this program strengthened collaboration between universities, village governments, and external partners in community-based health development efforts. Digital-based education has proven effective as an innovation in community service to increase understanding and awareness of sustainable healthy and clean environmental management.
SEHATI PROGRAM (Integrated Digital Education and Health Services System) in Sogo Village, Kedung District, Tuban Regency, Blora Regency, Central Java, and Ngampel Village, Kapas District, Bojonegoro Regency, East Java. Frestina Bhakti Herwidyaningsih; Cipnal Muchlip; Aziz Safi&#039;i; Yusuf Efendi; Angger Anugerah Hadi Sulistyo
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal HUMANIS
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The SEHATI Program (Integrated Digital Education and Health Service System) is a community empowerment initiative utilizing digital technology to improve health literacy and access to health services in Sogo Village, Kedungtuban District, Blora Regency, Central Java, and Ngampel Village, Kapas District, Bojonegoro Regency, East Java. This program integrates digital health education, community assistance, and the use of health information systems to support effective and sustainable health services. The implementation methods include socialization activities, digital media training, and collaboration with local health workers. The results indicate increased community knowledge, improved access to health information, and strengthened community participation in maintaining independent health practices. The SEHATI Program is expected to serve as a model for integrated digital health services in rural areas.